Sinonim : Sauropus albicus BL. Sauropus sumatranus Miq Sauropus indicus Wight.

1.Pendahuluan

Katu atau Katuk dalam bahasa Inggrisnya disebut star gooseberry atau sweet leaf, adalah tanaman perdu yang tumbuh di daerah tropis. Di Malaysia disebut cekur manis, sayur manis, atau asin-asin. Orang Thailan menyebutnya pak waan, sedangkan di Cina disebut mani cai1.

Tumbuhan ini bisa diperbanyak dengan biji dan stek, namun dengan stek lebih cepat dan lebih disukai. Batang dewasa sepanjang 30 cm dengan tiga ruas ditanam separuhnya2.

Agar tumbuh subur maka perlu disiram dengan air yang cukup banyak. Pada musim hujan, apabila tidak hujan dua hari saja sudah kelihatan layu sebagian daunnya.

2.Kandungan daun Katu

Dalam 100 grams daun Katu mengandung bermacam senyawa diantaranya3:

  • Protein 4.8 grams
  • Lemak (Lipida) 1.0 grams
  • Karbohidrat (hidrat arang) 11.0 grams
  • Kalsium 204 mg (Ca)
  • Fosfor  83 mg (P)
  • Zat besi 2.7 mg  (Fe)
  • Vitamin A 10 370 SI
  • Vitamin B10 = 10 mg
  • Vitamin C 239 mg
  • Air  81 grams

Mineral tembaga (Cu) juga ditemukan dalam daun Katuk4.

Daun Katuk juga mengandung vitamin K dan alkaloid papaverin1. Kandungan lainnya adalah  Flavonoid (golongan Flavon, Flavonol dan Isiflavon), golongan Steroid dan Terpenoid baik dalam bentuk glokosida saponin ataupun dalam bentuk bebas (aglikonnya), Minyak Atsiri, senyawa Polifenol dan Tanin tipe Tanin terhidrolisis5.

3.Manfaat daun Katu

3.1.Katu dapat dimakan sebagai sayur, lalapan atau salad

3.2.Sebagai obat tradisional daun Katu biasanya dipakai untuk3:

3.2.1.Melancarkan ASI

3.2.2.Menurunkan demam

3.2.3.Menurunkan berat badan

3.2.4.Sebagai obat luar bisa untuk luka dan infeksi ringan

4.Penelitian

Beberapa hasil penelitian termuat dalam kepustakaan nomer 3 dan 6. Kebanyakan peneliti menggunakan mencit sebagai  binatang coba, untuk meneliti pengaruh pemberian air rebusan daun Katu terhadap produksi air susu maupun qualitasnya yang mana menghasilkan data yang positif.

5.Cara pemakaian

Untuk melancarkan ASI : Daun Katu segar beberapa helai, dibuat sayuran. Sebagai informasi tambahan untuk memperlancar ASI, selain daun Katu dapat digunakan daun Bayam, daun Lembayung, daun Sawi, Kacang Panjang, Kacang Koro, Jantung Pisang, buah Labu Air, buah Labu Merah, dan lain lain. Semua itu dijadikan sayuran dan dimakan secara bergantian6. Kacang kedele goreng juga baik sebagai “camilan”.

6.Efek samping

Terlalu banyak makan daun Katuk (mentahan, makan 150 gram tiap hari selama dua minggu, terjadi di Taiwan) dapat menyebabkan sulit tidur, nafsu makan berkurang, dan kelainan paru yang ditandai dengan sesak nafas. Keadaannya bisa membaik kembali, tapi apabila memakannya lebih dari 22 bulan, parunya akan mengalami kerusakan permanen3.

7.Bahan Pustaka

1.http://en.wikipedia.org/wiki/Sauropus_androgynus

2.http://www.echonet.org/content/100underutilized/776

3.Katuk%20leaf,%20in%20addition%20to%20the%20benefits,%20be%20aware%20of%20side%20effects%20_%20Pelem%20Sewu.htm

(Katuk leaf, in addition to the benefits, be aware of side effects _ Pelem Sewu.htm)

4.http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21615278

5.http://herbal2007.blogspot.com/2011/03/tanaman-katuk-sauropus-androginus.html

6.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=297

1.Pendahuluan

Nama daerah: Aceh: Bungong roja, Batak karo: Bunga-bunga, Nias: Soma-soma, Mentawai: Bekeju, Betawi: Kembang sepatu, Sunda: Kembang wera, Jawa Tengah: Kembang sepatu, Madura: Bunga rebong, Bali: Waribang, Sangir: Embuhanga, Timor: Bunga cepatu, Gorontalo: Ulange, Buol: Kulango, Makasar: Bunga cepatu, Bugis: Bunga bisu, Ternate: Ubu-ubu, Tidore: Bala bunga.

Tanaman ini berasal dari Cina (a native of China), dapat tumbuh di daerah tropis dan sub tropis di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Ditanam di halaman sebagai tanaman hias dan sebagai pagar hidup.

2.Kandungan fitokimia

Bunga, daun dan akarnya mengandung  hibisetin (flavonoid). Selain hibisetin, daunnya juga mengandung saponin dan polifenol, bunganya mengandung polifenol, sedangkan akarnya mengandung juga tanin, saponin, cleomiscosin A, dan cleomiscosin C.

3.Manfaat kembang sepatu sebagai obat tradisional

            Daun dan bunganya,  baik  yang masih segar atau yang telah dikeringkan, dapat dipakai  sebagai obat anti radang, peluruh kencing, peluruh dahak, dan menormalkan siklus haid (menstruasi).

Bunganya sering digunakan untuk pengobatan batuk, mimisan,  dan haid tidak teratur.

Sebagai obat luar  daunnya juga digunakan untuk  radang kulit (inflamasi), menyuburkan rambut, gondongan (mump) dan mimisan.

4.Penelitian

4.1.Özmen* Ali dari Adnan Menderes Üniversitesi, Fen-Edebiyat Fakültesi, Biyoloji Bölümü Aydın, Turkey. Dalam tulisannya yang berjudul Cytotoxicity of Hibiscus rosa-sinensis fl ower extract yang dimuat dalam majalah CARYOLOGIA Vol. 63, no. 2: 157-161, 2010, membuktikan ekstrak air dari bunga kembang sepatu dapat menghambat pertumbuhan akar dan mengusulkan bahwa dapat pula menghambat pembelahan sel dimana saja selain akar. Dalam tulisan tersebut banyak disitir hasil penelitian dari ekstrak bunga kembang sepatu yang bermanfaat diantaranya untuk menurunkan tekanan darah tinggi, sebagai anti fertilitas (anti kesuburan), sebagai obat luar untuk menyuburkan rambut. Disamping itu bisa sebagai anti oksidan yang mana dapat mencegah penyakit degeneratif (lihat tulisan saya tentang oksidan dan anti oksidan).

4.2.Archana Sachdewa and L. D. Khemani (2003). Department of Chemistry, Faculty of Science, Dayalbagh Educational Institute, Dayalbagh, Agra 282 005, India. Ekstrak etanol bunga kembang sepatu yang diberikan per oral pada tikus percobaan dapat menurunkan gula darah, total kholestrol dan trigliserida, serta menaikkan HDL kholestrol.

4.3.S.K. Sharma, Department of Pharmaceutical Sciences, Guru Jambheshwar University of Science and Technology, Hisar 125001, India (2007). Ekstrak etanol bubuk akar kembang sepatu yang diberikan setelah dipertemukan (dikawinkan) dapat menghambat kehamilan pada tikus percobaan.

4.4.Sukirti Misra Upadhyay1*, Prashant Upadhyay1, Ashoke K Ghosh, 1 Vijayender  Singh2  and Vinod K Dixit3. Effect of ethanolic extract of Hibiscus rosa sinensis L., flowers on hair growth in female wistar rats. Der Pharmacia Lettre, 2011: 3 (4) 258-263. Dalam penelitian ini ekstrak etanol bunga kembang sepatu malah menghambat pertumbuhan rambut. Dianjurkan diberikan pada tempat dimana tidak menginginkan rambut tumbuh!

(http://scholarsresearchlibrary.com/archive.html).

5.Cara pemakaian

            Untuk obat minum, sebanyak 15 – 30 gram daun atau bunga segar dididihkan dengan satu liter air, dibiarkan hingga menjadi setengah liter. Diminum separuh pagi dan yang separuh di malam hari. Apabila menggunakan daun atau bunga kering sekitar 5 – 10 gram.

6.Efek samping

Tikus yang diberi dosis sebanyak sepuluh kali dosis percobaan tidak menunjukkan tanda-tanda keracunan.

7.Bahan bacaan

1.http://en.wikipedia.org/wiki/Hibiscus_rosa-sinensis

2.http://www.aseanbiodiversity.info/Abstract/51011468.pdf

3.Health_Systems_Strengthening_Guideline_Herbal_Medicine_6._Annex.pdf

4.kea_hibiscus_rosa-sinensis_(kembang_sepatu).pdf

5.http://scholarsresearchlibrary.com/DPL-vol3-iss4/DPL-2011-3-4-258-263.pdf

1.Pendahuluan

Diphtheria atau difteri adalah penyakit infeksi yang menyerang selaput mukosa hidung dan tenggorokan. Penyakit ini dapat menyancam jiwa penderitanya. Dapat pula pertama kali menyerang kulit penderita.

Toksin yang dikeluarkan bakteri tersebut dapat menyebabkan gangguan terhadap fungsi jantung dan syaraf, yang dapat menyebabkan kematian.

2.Penyebab penyakit

Difteri disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae, yang dikenal ada dua macam yaitu:

-Toxigenic Corynebacterium diphtheriae

-Non-toxigenic Corynebacterium diphtheriae

Yang toksigenic ada 4 strain, tergantung keganasannya. Dengan metode penentuan yang baru bisa ditentukan apakah bakterinya tergolong toksigenic atau tidak dalam waktu 18 jam, namun tidak semua Rumah Sakit mempunyai fasilitas ini.

3.Faktor resiko

Seseorang akan mudah terjangkit penyakit Difteri diantaranya :

3.1.Apabila immunisasinya tidak lengkap

3.2.Apabila tinggal di daerah padat penduduk yang kurang higenis

3.3.Apabila mengalami kekebalan tubuh yang rendah (compromised immune system)

3.4.Bepergian ke daerah endemik Difteri.

4.Perjalanan Penyakit

Secara umum bakteri ini tidak infasif dan jarang masuk ke dalam aliran darah, tapi berkembang biak lokal pada selaput mukosa atau pada jaringan yang mati. Toksin yang dihasilkan dapat masuk aliran darah dan menyebar keseluruh tubuh.

Waktu bakteri berkembang biak dan mengeluarkan toksin, menyebabkan kematian sel, dan dengan fibrin, leukosit (sel darah putih), serta komponen darah lainnya membentuk selaput yang bisa berwarrna putih, kuning, atau agak abu-abu.. Bersamaan dengan terjadinya pembengkaan, maka dapat menimbulkan penyumbatan saluran nafas, yang bisa fatal.

Toksin bisa mencapai Jantung, dengan mekanisme tertentu dapat menghambat protein sintesis dalam sel jantung dan kerusakaan mitokhondria. Hal ini seterusnya dapat menyebabkan “fatty infiltration” yang diikuti oleh terjadinya fibrosis, selanjutnya fungsi jantung akan tergannggu. Kematian bisa terjadi

Toksin juga dapat menyebabkan kerusakan myelin sheath (pembungkus sel syaraf) dan sel syarafnya sendiri juga bisa rusak. Dibandingkan dengan syaraf sensori, syaraf motorik lebih mengalami kerusakan, selanjutnya fungsi syaraf tersebut terganggu.

5.Gejala dan Tanda-tanda Penyakit

            Disini hanya akan diterangkan gejala penyakit difteri yang menyerang tenggorokan dan tonsil saja dan bisa menjalar ke bagian paru yang lain. Gejala timbul dua sampai lima hari setelah terpapar penyakit, diantaranya:

5.1.Nyeri tenggorokan dan suara parau

5.2.Sakit kalau menelan

5.3.Kelenjar submandibular membengkak (lehernya kelihatan membesar)

5.4.Adanya selaput agak abu-abu menutupi tenggorokan dan tonsil (amandel)

5.5.Susah bernafas, atau nafasnya cepat

5.6.Keluar cairan dari hidung yang purulen (bernanah).

5.7.Panas dan atau dingin

5.8.Badan terasa lemah.

5.9.Ada kejala pre shok. Keluar keringat dingin, nadi cepat, pucat, dan lemah.

6.Diagnosis

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan klinis dan laboratorium. Gejala klinis merupakan pegangan utama dalam menegakkan diagnosis, karena setiap keterlambatan dalam pengobatan dapat menimbulkan resiko pada penderita.

Secara klinis diagnosis dapat ditegakkan dengan melihat adanya membran yang tipis yang berwarna keabu-abuan, seperti sarang laba-laba dan mudah berdarah bila diangkat.

Pemeriksaan Laboratorium termasuk, Gram stain, kultur hapusan hidung dan tenggorokan untuk mengidentifikasi  Corynebacterium diphtheriae.

7.Pencegahan penyakit

7.1.Rutin immunisasi pada waktu bayi dan anak, serta booster pada waktu tertentu (ada jadual).

7.2.Menghindari bepergian kedaerah dimana terjadi “out break” (kejadian luar biasa) difteri.

7.3.Anak dan orang yang dekat dengan penderita difteri (close contacts) hendaknya diperiksakan ke dokter.

7.4.Pada waktu kejadian luar biasa, apa bila ada anak/orang yang mengeluh sakit tenggorokan hendaknya diperikan ke dokter secepatnya.

8.Pengobatan

Pengobatan dilakukan di Rumah Sakit. Biasanya diberi anti biotik Penicilin apabila tidak alergi, Eritromisin apabila alergi pada Penicilin. Selain itu mungkin memerlukan:

  • Cairan melalui infus set
  • Oxygen
  • Bed rest
  • Memonitor keadaan jantung
  • Pemasangan tubal intra trachea
  • Koreksi terhadap gangguan jalan nafas

9.Jadual Immunisasi

Biasanya pemberian immunisasi difteri bersamaan dengan immunisasi penyakit lain (kombinasi).

Di bawah ini adalah jadual immunisasi lengkap yang terbaru:

Untuk melihat diagram click di bawah ini !

Diagram Jadual immunisasi

DTP diberikan pada umur 2, 4, dan 6 bulan. Booster pada umur 18 – 24 bulan, dan pada unuur 5 tahun.

Setelah umur 7 tahun bisa diberi DT (Td, hanya difteri dan tetanus)

9.Efek samping pemberian vaksin

Setelah pemberian vaksin anak bisa mengalami rasa sakit di tempat injeksi dan terlihat agak kemerahan.

Anak lesu, temperaturnya meningkat, kehilangan nafsu makan, dan muntah.

Yang lebih berat namun jarang terjadi adalah reaksi alergi, temperatur meningkat tinggi dan mengalami kejang.

10.Bahan bacaan

10.1.http://www.mayoclinic.com/health/diphtheria/DS00495

10.2.http://health.nytimes.com/health/guides/disease/diphtheria/overview.html

10.3.http://www.usu.ac.id/id/files/artikel/Dipteri.pdf

10.4.http://en.wikipedia.org/wiki/DPT_vaccine

10.5.http://www.ayahbunda.co.id/imunisasi

(Di “down load” tgl. 8-11 s/d 6-12-2011)

1.Pendahuluan
Jintan Putih dengan nama local Jinten Putih (Jawa), Ginten (Bali); Jinten Bodas (Sunda), Jhinten pote (Madura); Jeura engkut, Jeura putih (Aceh), Jinten pute (Bugis), dapat tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim sejuk, seperti di daerah India utara dekat kaki pegunungan Himalaya. Di Indonesia meskipun dapat tumbuh, tetapi pada umumnya kurang baik1.
Diperkirakan orang Persia adalah yang pertama menanam Jintan Putih. Di Mesir kuno Jintan Putih selain dipakai untuk bumbu masak dan obat tradisional, juga sebagai salah satu komponen dari bahan untuk membuat mummi. Bukti Arkheologi pemakaian Jinten Putih di Mesir tercatat sejak abad ke 16 Sebelum Masehi2.
Jintan Putih sering disamakan dengan “Caraway” (Jintan=Jintenjemuju), dan merupakan bumbu terpopuler kedua di dunia setelah lada hitam3.
Dewasa ini pengekspor utama dunia adalah India (90%), dari daerah Rajasthan dan Gujarat.

2.Kandungan Jintan Putih
Biji Jintan putih mengandung unsur minyak menguap (terbang) sebanyak kurang dari 8%. Minyak menguap tersebut diperoleh dari biji jintan putih dengan cara disuling1.
Dalam 100 gr Jintan Putih mengandung :
Energi 1,567 kJ (375 kcal). Karbohidrat 44.24 g. Serat 10.5 g. Lipida (lemak) 22.27 g. Lemak jenuh 1.535 g. Protein 17.81 g. Air 8.06 g. Vitamin A equiv. 64 μg (8%). Riboflavin (vit. B2) 0.327 mg (27%). Niasin (Niacin) (vit. B3) 4.579 mg (31%). Vitamin B6 0.435 mg (33%). Asam Folat (vit. B9) 10 μg (3%). Vitamin C 7.7 mg (9%). Vitamin E 3.33 mg (22%). Vitamin K 5.4 μg (5%). Calcium 931 mg (93%). Zat Besi 66.36 mg (510%). Magnesium 366 mg (103%). Phosphorus 499 mg (71%). Potassium (Kalium) 1788 mg (38%). Sodium (Natrium) 168 mg (11%). Zinc 4.8 mg (51%). (persentase dari kebutuhan orang Amerika yang direkomendasikan oleh otoritas USA)3.
Dalam minyak terbang (volatile oil) mengandung 30% hingga 50% cuminaldehyde, sedikit -pinene, -pinene, phellandrene,cuminic alcohol, hydrated cuminaldehyde dan hydro cuminine4.
Selain itu Jinten Putih mengandung cuminol, cymino, hellandren, carvone dan cuminique alcohol5.

3.Pemakaian sebagai Obat Tradisional
Sebagai obat tradisional Jintan Putih telah lama dipakai untuk penyakit Saluran Pencernaan, penyakit Kandungan, penyakit Saluran Nafas (obat batuk anti tusif, asma), untuk anti inflamasi, untuk relaksasi otot, menurunkan gula darah, menurunkan lipida darah, obat jantung dan untuk mengatasi sulit tidur1,5. Selain itu Jintan Putih terbukti mempunyai efek anti bakteri, anti oksidan, anti karsinogenik dan larvasidal6.

4.Penelitian
4.1.Jintan Putih setara dengan kodein dalam menahan batuk pada tikus percobaan5.
4.2.Minyak terbang Jintan Putih, mempunyai anti inflamasi setera denngan diclofenac4.
4.3.Minyak terbang Jintan Putih mempunyai efek anti inflamasi tapi tidak mempunyai efek anti nyeri6.
4.4.Percobaan menggunakan mencit menunjukkan air ekstrak biji Jintan Putih bisa memperpanjang wakttu berenang dan lebih tahan terhadap keadaan anaerobik7.

5.Efek samping
Minyak terbang Jintan Putih mempunyai efek toksis sangat kecil ( lebih dari 47 kali dosis yang diperlukan untuk penngobatan)8.

6.Contoh pemakaian Jintan Putih
Sebagai contoh saya ambil di Kepustakaan no. 1, untuk mengatasi sulit tidur:
Bahan: 1 sendok the biji jintan putih, 3 potong kangkung sayur, 2 lembar daun pegagan
¼ sendok makan ketumbar.
Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

7.Kepustakaan
1.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=3
2.http://www.naturalstandard.com/index-abstract.asp?create-abstract=patient-cumin.asp&title=Cumin
3.http://en.wikipedia.org/wiki/Cumin
4.http://scholarsresearchlibrary.com/DPL-vol2-iss1/DerPharmaciaLettre-%202010-2-1-22-24.pdf
5.http://nopr.niscair.res.in/bitstream/123456789/7964/1/NPR%205(4)%20266-269.pdf
6. Jinten (Cuminum cyminum L.) « CCRC FARMASI UGM.htm
7.http://www.ijapronline.org/admin/images/20110217_venkatalakshmi%20et%20al%20IJAPR_2.pdf
8.http://www.sid.ir/en/VEWSSID/J_pdf/84920020408.pdf

1.Pengantar

Termasuk tanaman perdu, batang utama tidak nampak jelas (percabangan simpodial). Bentuk daun bulat telur ujung runcing, berwarna ungu tua atau hijau. Bunga majemuk, muncul dari ujung batang (terminalis). Buah kotak sejati (capsula), lonjong, warna ungu kecoklatan, bentuk biji bulat berwarna putih1.

Tanaman ini banyak ditanam di India di perkebunan. Ada dua varitas yang mereka sebut ‘white adulsa’ dan ‘black adulsa’2. Di Filipina daunnya hijau ada warna putih ditengahnya3.

Di Indonesia biasanya tumbuh liar dipedesaan atau ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat, daun ungu cocok tumbuh di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1250 meter di atas permukaan laut4.

In Indosesia dikenal dengan banyak nama daerah, Daun Ungu (Indonesia), Demung, Tulak, Wungu (Jawa); Daun Temen-temen, Handeuleum (Sunda), Temen (Bali); Karotong (Madura), Daun Putri, Dongora (Ambon); Kobi-kobi (Ternate)4.

2.Kandungan Kimia

Daun ungu memiliki kandungan kimia, antara lain alkohol, Pektin, Asam formiat4.  Selain itu juga mengandung Alkaloid,  Glikosida, Steroid, Saponin, dan Tanin5.

3.Manfaat Daun Ungu

Sebagai obat tradisional biasanya dipakai untuk1,2,3,4,5:

3.1.Ambeien,(wasir=hemorrhoid)

3.2.Rematik

3.3.Anti radang, anti bengkak, anti sakit. (seperti habis terkilir)

3.4.Melancarkan buang air besar (BAB)

3.5.Melancarkan buang air seni

3.6.Melancarkan haid

Sebagai obat luar untuk:

3.7.Luka, bisul dan rematik

4.Penelitian

4.1.Oxytocic and anti-implantation activities of the leaf extracts of Graptophyllum pictum (Linn.) Griff. (Acanthaceae). Stella O. Olagbende-Dada et al. Afr. J. Biotechnol. Vol. 8 (21), pp. 5979-5984, 2 November, 2009. Hasil penelitian ini menyokong obat tradisional Daun Ungu untuk merangsang kelahiran, dan bisa digunakan untuk kontra sepsi yang efeknya menghalangi implantasi, sel telur yang sudah dibuahi sperma6 (kerjanya seperti IUD).

4.2.ALKALINE PHOSPHATASE ACTIVITY OF GRAPTOPHYLLUM PICTUM AND SPHILANTHES ACMELLA FRACTIONS AGAINST MC3T3E1 CELLS AS MARKER OF OSTEOBLAST DIFFERENTIATION CELLS. RETNO WIDYOWATI (2011). Int J Pharm Pharm Sci, Vol 3, Suppl 1, 3437. Tulisan ini mau membuktikan bahwa Daun Ungu dapat mencegah osteoporosis.

5.Cara penggunaan

5.1.Untuk ambeien

Bahan: 3-7 lembar daun ungu.

Cara membuat: direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring.

Cara menggunakan: Minum 1 kali setiap pagi secara teratur.

Cara lain. ± 20 gram daun segar Graptophyllum pictum, direbus dengan 2 gelas air selama 25 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.

5.2.Reumatik/ Encok

Bahan:  1-2 genggam daun ungu

Cara membuat:  ditumbuk sampai halus

Cara menggunakan:  dioleskan pada bagian yang sakit sebagai param.

6.Efek samping

   Untuk ibu yang hamil dilarang minum ramuan ini. Bisa menyebabkan keguguran.

7.Bahan rujukan

7.1.http://kambing.ui.ac.id/bebas/v12/artikel/ttg_tanaman_obat/depkes/buku1/1-136.pdf

7.2.http://en.wikipedia.org/wiki/Graptophyllum_pictum

7.3.http://www.stuartxchange.org/Kalpueng.html

7.4.http://iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=11

7.5. http://dhuwuh.blogspot.com/2009/01/khasiat-tanaman-herbal-daun-ungu.html

7.6.http://www.ajol.info/index.php/ajb/article/viewFile/66084/53799

1.Pendahuluan

Pegagan mempunyai banyak nama, tergantung dimana anda berdomisili. Secara umum di Indonesia dikenal dengan nama daun kaki kuda, disebut juga Pegaga (Ujung Pandang); Antanan gede, Antanan rambat (Sunda), Dau tungke (Bugis); Pegagan, Gagan-gagan, Rendeng, Kerok batok (Jawa); Kos tekosan ( Madura), Kori-kori (Halmahera)(1).Pengagan merupakan jenis tanaman liar, terdapat di seluruh Indonesia, berasal dari Asia bagian tropis. Hidup di tanah yang agak lembab dan cukup mendapat sinar matahari atau teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, sawah, dan sebagainya. Kadang-kadang di tanam sebagai penutup tanah di perkebunan atau sebagai tanaman sayuran (sebagai lalab), terdapat sampai ketinggian 2.500 m di atas permukaan laut(1). Di Cina, India, Sri Langka, Afrika dan Oseania sering ditanam sebagai sayuran atau obat tradisional(2).Pegagan tidak mempunyai batang, tetapi dengan rimpang pendek yang merayap dengan panjang 10 cm – 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, bertangkai panjang sekitar 5 cm – 15 cm berbentuk ginjal. Bunga berwarna putih atau merah muda, tersusun dalam karangan berupa payung, tunggal atau 3-5 bersama-sama keluar dari ketiak daun. Tangkai bunga 5 mm – 50 mm. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 – 2,5 mm, baunya wangi dan rasanya pahit(1).

2.Kandungan kimia

Pegagan mengandung bermacam-macam senyawa. Penelitian pendahuluan menemukan 70 senyawa termasuk golongan saponin, poliasetilin (polyacetylenes), flavonoid (flavones), sitosterol dan lipida. Penelitian lebih lanjut menemukan diantaranya: Asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, zat samak. Senyawaan glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside(1,2).

3.Manfaat Pegagan

Sebagai obat tradisional Pegagan digunakan untuk : Hepatitis, hipertensi, Campak, Demam, Amandel (Tonsilis), Sakit tenggorokan; Bronkhitis, Infeksi dan Batu saluran kencing, Mata merah, Wasir; Keracunan, Muntah darah, Batuk darah, mimisan, Cacingan, Lepra(1). Di Asia Tenggara selain Indonesia dipakai juga untuk rematik (rheumatism), epilepsi, histeri, dan diare. Di Eropa dipakai sebagai obat untuk luka baru atau yang khronik berupa ulkus(2).

Asiacoside diperkirakan senyawa aktif yang dapat membunuh kuman lepra. Sedangkan sitosterol dan tannin diyakini dapat membunuh protozoa dan sebagai anti spasmodik (perut melilit, sakit waktu menstruasi)(3). Bersama-sama asiacoside, asiatic acid, dan madecassic acid disebut triterpenes diduga dapat mempercepat penyembuhan luka dengan merangsang sintesis collagen(4).

4.Pengolahan

Kebanyakan pegagan dikonsumsi segar untuk lalapan, tetapi ada yang dikeringkan untuk dijadikan teh, diambil ekstraknya untuk dibuat kapsul atau diolah menjadi krem, salep, obat jerawat, maupun body lotion(5).

5.Efek samping

Percobaan pada binatang menyimpulkan ekstrak murni asiacoside cukup aman. Per oral pada binatang coba hingga 1 gram per kilogam tidak menyebabkan  efek samping(4).

Penelitian  lainnya yang menggunakan tikus, pemberian ekstrak daun Pegagan menghasilkan kesimpulan bahwa Pegagan tidak mengganggu fungsi hepar(6).

6.Contoh penggunaan sebagai pengobatan alternatif (herbal)

6.1.Darah tinggi (hipertensi):

20 lembar daun pegagan ditambah 3 gelas air, direbus sampai menjadi 3/4-nya.  Sehari diminum  3 x 3/4 gelas.

6.2.Wasir:

4-5 batang pegagan berikut akar-akarnya direbus dengan 2 gelas air selama ± 5 menit.  Minum rebusan ini selama beberapa hari.

6.3.Pembengkakan hati (hepatittis) :

240 gram – 600 gram pegagan segar direbus, minum secara rutin.

Kecuali 6.2. pengobatan di atas belum didukung oleh penelitian.

6.Bahan bacaan

1.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=50

2.http://www.mdpi.com/1420-3049/11/9/661/pdf

3.http://openmed.nic.in/2039/01/Microsoft_Word_-_Centella_asiatica.pdf

4.http://www.indena.com/pdf/centella.pdf

5.http://id.wikipedia.org/wiki/Pegagan

6.http://alumni.unair.ac.id/kumpulanfile/101829882_abs.pdf

( Di down load tgl. 7 Desember 2010 )

Lupus adalah penyakit radang khronik yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organnya (paru, ginjal, sistem pencernaan dll) sendiri. Sistem kekebalan tubuh adalah suatu sistem yang kompleks dalam tubuh yang berguna untuk memerangi infeksi karena virus atau bakteri. Penderita Lupus membuat anti bodi yang tidak normal dan malah menyerang tubuhnya sendiri bukan bakteri atau virus yang diserang. Karena anti bodi dapat menyebabkan inflamasi/radang dari bagian tubuh dimana saja, maka Lupus dapat menimbulkan tanda dan gejala yang bermacam-macam. Apabila hanya kulit yang diserang maka tipe ini disebut “discoid lupus”. Apabila organ tubuh seperti ginjal, sistem pencernaan, paru,  organ atau sistem lainnya yang diserang, tipe ini disebut “systemic lupus erythematosus (SLE)”. Ada Lupus yang timbul setelah mengkonsumsi obat tertentu, seperti hidralazine, quinidine, isoniazid, chlorpromazine, methyl dopa, interferon alfa, procainamide dan kemungkinan hydantoin dan oral kontrasepsi. Lupus tipe ini disebut ”drug induced lupus”, yang meliputi sekitar 5% dari penderita Lupus. Ada tipe lain yaitu yang diderita oleh bayi yang baru lahir. Tipe ini disebut “neonatal lupus”.

2.Apa penyebab Lupus?

Penyebab sebenarnya penyakit ini belum diketahui. Namun genetik, virus, sinar ultra violet dan obat tertentu turut berperan dalam penyakit ini. Lupus bisa diderita terutama oleh wanita (perbandingan antara wanita muda dan laki-laki  = 7:1), yang berumur antara 10 hingga 50 tahun. Di Amerika orang yang berkulit hitam lebih banyak menderita Lupus dibandingkan dengan yang berkulit putih, demikian pula turunan Hispanik dan Asia.

Kehamilan dapat memicu kambuhnya penyakit ini (flare) pada sebagian penderita SLE. Wanita yang menderita Lupus apabila hamil beresiko mengalami keguguran. Di Amerika diperkirakan 2 dari 10 kehamilan pada penderita Lupus mengalami tekanan darah tinggi (preeclampsia), dan 1 dalam 4 mengalami kelahiran prematur.

3.Kapan seseorang dinyatakan menderita Lupus

“The American College of Rheumatology (ACR)” telah membuat kriteria berdasarkan klinik dan pemeriksaan laboratorium untuk membantu menegakkan diagnosis. Apabila seseorang menderita atau memiliki 4 dari 11 kriteria pada waktu yang bersamaan atau tidak bersamaan namun menderita atau memilikinya dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, maka kemungkinan orang tersebut menderita penyakit Lupus (SLE). Ke sebelas kriteria tersebut adalah:

3.1.”Face rash”. Bercak merah pada kedua pipi yang dihubungkan dengan bercak pada hidung hingga kelihatan seperti kupu-kupu (malar rash = butterfly shape).

3.2.”Discoid rash”. Bercak merah dengan hiper atau hipo pigmentasi yang dapat menimbulkan parut kulit.

3.3.”Sun-related rash”. Bercak merah yang timbul setelah terpapar sinar matahari.

3.4.Timbul luka di dalam mulut (sariawan) yang tidak sakit.

3.5.Dua atau lebih persendian bengkak dan terasa sakit.

3.6.Bengkak dari bagian yang melapisi paru atau jantung.

3.7.Penyakit ginjal.

3.8.Penyakit yang menyerang syaraf sentral dengan adanya kejang-kejang atau psikosis.

3.9.Pada pemeriksaan darah didapatkan hitung sel darah merah yang rendah, rendah jumlah thrombosit atau rendah jumlah sel darah putih (leukopenia).

3.10.Pemeriksaan anti bodi terhadap inti sel yang positif (ANA test positive). Pemeriksaan ini apabila positif menunjukkan adanya penyakit auto immun.

3.11.Pada pemeriksaan darah lainnya yang menunjukkan adanya penyakit auto immun, seperti “positive double-stranded anti-DNA test, positive anti-Sm test, posotive anti-phospholid anti body test” atau “false-positive syphilis test”.

4.Apa gejala lainnya yang mungkin timbul pada penderita Systemic Lupus Erythematosus?

Adapun gejala atau tanda-tanda lainnya yang belum tercantum di atas, yang timbul akibat kelainan organ atau sistem atau gabungan keduanya adalah diantaranya:

4.1.Panas

4.2.Merasa lelah (fatigue)

4.3.Penurunan berat badan

4.4.Rambut rontok

4.5.Bernafas terasa berat

4.6.Sakit dada

4.7.Mudah mengalami perdarahan bawah kulit (bruising)

4.8.Menderita kecemasan atau depresi

4.9.Menjadi pelupa

4.10.Kuku tangan atau kaki menjadi pucat atau biru kalau kena dingin

4.11.Muka dan pergelangan kaki membengkak

5.Usaha yang dapat meringankan penderita Lupus

5.1.Penderita Lupus harus beristirahat yang cukup. Malam cukup tidur dan siang juga tidur seperlunya.

5.2.Hindari sinar matahari diantaranya dengan memakai topi yang lebar, lengan panjang, celana panjang dan memakai sun block pada bagian yang bisa terpapar sinar matahari, misalnyya telinga, dan punggung tangan

5.3.Melakukan olah raga ringan yang teratur

5.4.Jangan merokok

5.5.Makan makanan yang sehat (healthy diet). Makanan sehat ini menekankan perlunya buah dan sayuran. Demikian pula untuk menghindari tepung atau dari bahan yang dipoles berlebihan. Hindari makanan yang dapat memperburuk gejala Lupus. Namun demikian belum ditemukan makanan khusus yang dapat memperburuk gejala Lupus.

5.6.Hasil Penelitian terbatas menunjukkan bahwa minyak ikan (mengandung omega tiga) memberi harapan untuk penderita Lupus.

6.Prognosis

Dalam tahun-tahun terakhir keadaan penderita Lupus semakin membaik.  Di Amerika penderita Lupus yang bisa bertahan hidup 2 tahun sejak di diagnose menderita SLE mencapai antara 90  – 95%. Sedangkan 82 -90% bisa hidup 5 tahun, 71 – 80% hidup 10 tahun, 63 – 75% hidup 20 tahun. Namun demikian ada banyak faktor yang dapat memperpendek harapan hidup penderita SLE, diantaranya tingginya serum creatinin darah, tekanan darah tingi, anemi, protein urin 24 jam lebih dari 2,6 gram dan lain-lain. Apabila penderita SLE mengalami keadaan di atas, maka hanya 50% saya yang bisa hidup hingga 10 tahun.

Penyebab kematian tertinggi penderita SLE adalah infeksi dan gagal ginjal.

7.Bahan bacaan

1.http://www.mayoclinic.com/health/lupus/DS00115

2.http://www.medicinenet.com/systemic_lupus/article.htm

3.http://emedicine.medscape.com/article/332244-overview

4.http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000435.htm

5.Harrison’s Principles of Internal Medicine 15 Edition (311).

Di malam hari
Aku sendiri

Terpapar angin malam
Tiada cahaya, gelap kelam

Sunyi sepi
Tiada bunyi

Detak nadi
Terasa, teratur, terjaga rapi

Jantungku berpacu masih
Karena Engkau, Tuhanku Yang Pengasih

Aku bersyukur
Setelah lama aku bertafakkur

Dalam kesendirianku
Aku ingat akan Tuhanku

Ya Allah, hanya kepada-Mu ku sandarkan
Hari depan, setelah kematian

1.Sejarah halal bihalal

Asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri.

Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam, dengan istilah halal bihalal. Kemudian instansi-instansi pemerintah/swasta juga mengadakan halal bihalal, yang pesertanya meliputi warga masyarakat dari berbagai pemeluk agama1.

2.Makna Halal bi halal.

2.1.Menurut Dr. Quraish Shihab, kata halal memiliki dua makna. Pertama, memiliki arti ‘diperkenankan’. Dalam pengertian pertama ini, kata halal adalah lawan dari kata haram. Kedua, berarti kebaikan. Jadi, dalam hal ini, ukuran halal yang patut dijadikan pedoman, selain makna diperkenankan, adalah yang baik dan yang menyenangkan2.

2.2.Dari segi bahasa, berarti “menyelesaikan problem”, “meluruskan benang kusut”, “melepaskan ikatan”, dan “mencairkan yang beku”3.

3.Hubungannya dengan Idul Fitri

3.1.Makna Idul Fitri

3.1.1.Salah satunya adalah kembali kepada fitrah, atau naluri religius. Hal ini sesuai dengan Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa tujuan puasa adalah agar orang yang melakukannya menjadi orang yang takwa atau meningkat kualitas religiusitasnya1.

3.1.2.Arti yang lain adalah kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanyalah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya2.

3.1.3.Menurut ustat Drs. Fauzan (pengajian di Masjid Nurul Iman tgl. 5 September 2011), Id artinya hidangan mengambil sumber Al Qur’an 5:114. Tafsir Jalalain, Isa Putra Maryam berdoa, “Ya Tuhan kami! Turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit yang hal itu bagi kami) artinya pada hari turunnya hidangan itu (menjadi hari raya) yang kami hormati dan kami muliakan (bagi orang-orang sezaman dengan kami dan bagi orang-orang yang datang sesudah kami) orang-orang yang akan datang sesudah kami (dan menjadi tanda kekuasaan Engkau) yang menunjukkan akan kekuasaan-Mu dan kenabianku (berilah kami rezeki) dengan hidangan tersebut (dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama.”). Fitri artinya Agama, Sunnah Allah, dan Ketetapan Allah (QS.30:030, 42:013, 33:038) Setelah kita digembleng selama satu bulan, kita menjadi orang yang bertaqwa (QS.3:134-135), diantaranya melaksanakan ketetapan Allah (perintah Allah), kita merayakan dengan makan-makan dari hidangan yang disediakan.

3.2.Dalam perjalanan hidupnya karena banyak faktor manusia berbuat kesalahan. Kesalahan dengan sengaja atau tidak. Kesalahan terhadap Allah, diantaranya karena melanggar aturan Allah atau tidak melaksanakan perintah Allah. Kesalahan terhadap sesama manusia. Dalam rangka untuk menghapus dosa atas kesalahan terhadap sesama inilah diadakan Halal bi halal.

KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam Tradisi Lebaran, Tradisi Melebur Dosa (2006), dosa  yang berkaitan dengan sesama kita, antar kita, maka ampunan Allah bergantung pada pemaafan masing-masing yang bersangkutan. Apabila anda saya sakiti atau saya zalimi dan anda tidak memaafkan saya, Allah pun tidak akan mengampuninya sampai anda mau memaafkan saya4. (QS.3:148-149, 42:39-43, dan 49:12).

4.Modal untuk saling memaafkan.

Agar kita bisa saling memaafkan, kita harus memiliki sifat atau jiwa yang pemaaf. Mustahil kita bisa memaafkan seseorang apabila dalam hati kita masih bercokol, tersisa rasa dendam atau amarah. Kita menjalani perintah puasa agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Bertaqwa artinya diantaranya adalah bisa menahan amarah, bisa memaafkan kesalahan orang lain (QS.3:134).

5.Acara malam ini.

Marilah kita saling memaafkan dengan ikhlas, hapus segala macam dendam kesumat diantara kita. Marilah kita melihat kedepan, melupakan yang telah lalu yang telah membuat kita berselisih.

6.Bahan rujukan

Al Qur’anul Karim

1.http://tanbihun.com/sejarah/sejarah-asal-mula-halal-bihalal/

2.http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=986&Itemid=4

3.http://buletin.melsa.net.id/lebaran1425/halalbihalal.html

4.http://moslembeliefs.info/halal-bi-halal/

Noble character becomes an important aspect in human life, both in his position as individuals, members of the community and as a nation. Strengthening of noble character considered strategic to address the moral problems amid the complexities of social life. Besides noble character can be a barometer of  pious in the face of the Divine and others, so a noble  person will get the name as pious person1.

What is morality? And what is the noble character?

According to Imam al-Ghazali, morality is a trait that is embedded in the soul of man, from which of good deeds formed easily. If the act is good and commendable by Islam Law it is called noble spirit and vice versa2.

Who has the noble character? What is one of the duties of our Prophet (Muhammad SAW.)?
QS.68: 4. “And in fact you really have a certain character that noble”3.

QS.68: 4.” And verily, thou Muhammad on morals supreme”4. (“And lo! thou art of a tremendous nature”)4.

“Indeed, I was sent to perfect moral nobility”, (the main reason) (Hadith) 4.

What are noble character traits ?

The characteristics of people who have noble personality that include:

• Giving up his life in the world and the hereafter and is satisfied only by God.
• There was never hostile or despised by others.
• Not affected by the crimes of others.
• Not having goals other than God.
• Always act sweet face, honest, and faithful in friendship.
• Friendly face.
• Easy to forgive others.
• May hold grudges.
(From reference 3)
• Generous.
• Able to keep the mouth and genitalia (for good purpose and in married only).
• Can be left lying even though he was joking (never say lie even a white lie).
• Not arrogant.
• Tawaddu ‘(humble self).
• Knowledgeable (Al-Quran and Hadith, especially) and do not hide it but practice it, teach it.
• Keep their promises.
• Trusteeship
• Istiqamah, upright in his stance not to be afraid and do not worry.
• Tolerance.
• Be grateful. …. give thanks to Me (God) and to your parents (QS.31: 12.14).
• Hope and fear Allah.
• Devoted, shy and wara ‘Wara’ = to leave something that is not valuable5.
• Resignation (submission to Allah).
• Full of affection.
• Prioritize others.
• Fair in word and deed.
(From reference 4)

References:

1.http://stain-samarinda.ac.id/rektorat/pena.pdf  Dr. Zurqoni, M.Ag (down load 21-8-2011)

2.http://www.jpm.gov.my/userfiles/file/Akhlak%20Mulia%20Peribadi%20Terpuji%20-%2016%20Februari%202011.pdf (down load 21-8-2011).

3.Syekh Abdul Qadir Jaelani, 2010. Bekal yang Cukup Menuju Allah Azza wa Jalla. Cetakan kedua. P.T. Sahara Intisain. Jakarta. hal 518-520.

4.Izzudin Bulyqe, 1987. Pedoman orang Saleh. Cetakan pertama. P.T. Bina Ilmu. Surabaya. hal 300-462

5.http://ponpesariwani.blogspot.com/2010/01/arti-wara.html (down load 21-8-2011)

 

March 2012
M T W T F S S
« Feb    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kesehatan, Obat Tradisional, Sosial Politik Agama, dan Bahan Kuliah Ilmu Biokimia.

Artikel yang sudah ditulis

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.