You are currently browsing the category archive for the ‘Obat Tradisional’ category.

Nama lain: Celery (Inggris), Celeri (Perancis), Seleri (Italia); Selinon, Parsley (Jerman), Seladri, Seladri (Indonesia); Sledri (Jawa), Saledri (Sunda)1
1.Pendahuluan
Tanaman ini berasal dari daratan rendah Itali, kemudian menyebar ke Swedia, Mesir, Algeria, Ethiopia, India, dan akhirnya menyebar juga ke Indonesia, Australia dan ke benua lainnya2.
Di Eropa dan daerah Laut Tengah ditanam sudah lebih dari 3000 tahun3. Tanaman Seladri tumbuh subur pada tanah lempung (loamy) yang mempunyai pH tanah sekitar 5 – 7, dengan temperatur udara berkisar antara 12 -25 derajat Celcius2.
2.Kandungan mineral dan phytokimia
2.1.Daun Seladri mengandung air 88,0%, protein 6,3%, karbohidrat 8,6%, dan mineral 2,1%4.
Biji kadang disebut buah Seladri mengandung 5-11% air, Protein 0,8%, karbohidrat 41,4%, minyak mudah menguap 1,5-3%, minyak tidak mudah menguap 5,8-14,2%, abu (mineral) 6,9-11%1,2.
Dalam 100 gram daun atau batang / tangkai Seladri mengandung:
Serat 1,2-1,4%, total mineral 0,9-2,1%, Kalsium 0,23-0,3%, Fosfor 0,14-0,4%, Zat besi 0,05-0,06%, vit.A 5800-7500 IU, vit C 62,6%. Jumlah kalori 18-64 Kal2.
2.2.Kandungan fitokimia
Kandungan fitokimia Seladri (tidak dirinci apakah dalam daun, batang atau biji):
Isoimperatorin, isoquercitrin, linoleic acid, p-cymene, guaiacol, terpinene-4-ol, 3-N-butyl-phthalide, umbelliferone, dihydrocarvone, phthalides, ligustilide, sedanolide, and sedanenolide. bergapten, isopimpinellin, apiumoside and celeroside, 3-butyl-4,5 dihydrophthalide, coumarins (seselin, osthenol, apigravin, celerin), furanocoumarins (including bergapten), flavonoids (apigenin, apiin), phenolic compounds, choline and unidentified alkaloids4.
Untuk tanaman yang bisa dijumpai di lima benua, biasanya kandungan kimia dan fitokimianya sudah diteliti secara mendalam.
3.Manfaat Seladri sebagai herbal untuk kesehatan
Seladri secara tradisi dipakai sebagai obat untuk5,6:
3.1.Meningkatkan nafsu makan
3.2.Mengatur pencernaan
3.3.Mengontrol gas yang ada dalam usus
3.4.Infeksi saluran kencing
3.5.Meningkatkan nafsu seks
3.6.Memicu menstruasi
3.7.Menghambat sekresi air susu ibu (ASI)
3.8.Untuk sakit kepala
3.9.Mengurangi kegelisahan, membantu relaksasi dan tidur
3.10.Untuk mengurangi nyeri sendi
Manfaat Seladri lainnya7:
3.11.Untuk menurunkan tekanan darah tinggi
3.12.Mencegah kanker lambung dan usus besar
3.13.Mencegah timbulnya batu empedu dan batu dalam saluran kencing
3.14.Menurunkan total kholesterol dan LDL kholesterol
3.15.Menagatur pH darah, dengan jalan mengurangi keasaman darah.
3.16.Dalam musim panas, jus saledri (daun dan tangkai), dapat membantu mengatur susu tubuh
3.17.Jus seladri baik untuk atlit yang baru olah raga berat untuk mengembalikan stamina
3.18.Sodium dan Kalium dalam jus seladri dapat membantu mengatur keseimbangan air dalam tubuh.
Bisa juga untuk8
3.19.Menurunkan asam urat
3.20.Melancarkan kencing
3.21.Osteoartritis
4.Penelitian
4.1.Madhavi et al. (2013). A Pilot Study to Evaluate the Antihypertensive Effect of a Celery Extract in Mild to Moderate Hypertensive Patients. Natural Medicine Journal. April, Vo. 5 . Issue 4. Pada penelitian ini dibuktikan ekstrak seladri dengan memakai tiga macam campuran solven dapat menurunkan tekanan darah pada tikus percobaan9.
4.2.Popovie M. et al. (2006). Effect of celery (Apium graveolens) extracts on some biochemical parameters of oxidative stress in mice treated with carbon tetrachloride. Phytotyherapy research. vol. 20, no7, pp. 531-537 (abstract). Ektrak daun dan akar seladri dapat melindungi pengaruh toksisitas CCl4 terhadap liver10.
4.3.M Bursac et al (2006). Antipyretic effect of celery (Apium graveolens) extracts in mice. Pharmaceutical Biology, Volume 44, Issue 8 October 2006 , pages 581 – 584. Jurnal tidak tersedia.
4.4.Pada bahan bacaan no. 10 dan 11 banyak daftar kepustakaan penelitian seladri. Bagi yang ingin mendalami silakan. Tulisan ini bertajuk Philippine Medical Plant. Isinya padat dan singkat, termasuk didalamnya ada penggunaan seladri sebagai obat tradisional. Ada juga daftar nama seladri di berbagai negara di dunia.
4.5.Asif H.M.et al. (2011). Monograph of Apium graveolens Linn. Journal of Medicinal Plants Research Vol. 5(8), pp. 1494-1496, 18 April, 2011. Dalam monograf ini disimpulkan, bahwa pemberian seladri dalam bentuk tablet terbukti efektif, misalnya untuk anti radang, menurunkan asam urat, melancarkan kencing, osteo artritis, dan untuk rematik8.
5.Cara membuat sediaan
Untuk beberapa penyakit tertentu, pengalaman membuat sediaan seperti berikutg8:
5.1.Hipertensi
Bahan: daun seladri secukupnya
Cara membuat: diperas dengan air masak secukupnya kemudian disaring;
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 2 sendok makan, dan dilakukan secara teratur.
Catatan : penggunaan berlebihan berbahaya, tekanan darahnya harus dimonitor
5.2.Untuk obat mata yang memiliki khasiat mengatasi sakit mata kering (xerophthalmia) atau kekurangan vitamin A .
Bahan: 2 tangkai daun seladri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai daun kemangi.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan: di minum biasa.
5.3.Reumatik
Bahan: 1 tangkai daun seladri
Cara menggunakan: dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.
Bisa juga dibuat jus menggunakan daun dan batang, ukuran disesuaikan dengan kebutuhan dengan memperhatikan cara 5.1. s/d 5.3.
6.Efek samping7
6.1.Alergi (karena mengandung psoralen)7
6.2.Tekanan darah rendah
7.Bahan bacaan (dawnload Desember 2009 – Januari 2016)
1.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=127
2.Fazal S.S., and Singla R. K. Indo Global Journal of Pharmaceutical Sciences, 2012; 2(1): 36-42. (3.-Fazal-Singla-2012.pdf)
http://iglobaljournal.com/wp-content/uploads/2012/05/3.-Fazal-Singla-2012.pdf
3.http://www.uni-graz.at/~katzer/pictures/apiu
4.Asif H.M. et al. Journal of Medicinal Plants Research Vol. 5(8), pp. 1494-1496, 18 April, 2011
http://www.academicjournals.org/journal/JMPR/article-full-text-pdf/6E9834C17386
5.http://www.aidwort.com/index.php?option=com_content&view=article&id=57:celery-apium-graveolens&catid=34:herbology&Itemid=55
6.http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-882-CELERY.aspx?activeIngredientId=882&activeIngredientName=CELERY
7.http://juicing-for-health.com/health-benefits-of-celery.html
8.https://www.researchgate.net/profile/Akhtar_Naveed/publication/260211038_Monograph_of_Apium_graveolens_Linn/links/0f3175302f504333f5000000.pdf?inViewer=0&pdfJsDownload=0&origin=publication_detail
9.http://www.naturalmedicinejournal.com/journal/2013-04/pilot-study-evaluate-antihypertensive-effect-celery-extract-mild-moderate
10.http://cat.inist.fr/?aModele=afficheN&cpsidt=17909953
11.http://www.stuartxchange.org/Kintsay.html

Advertisements

1.Pendahuluan
Kelor berasal dari barat laut India, kemudian ditanam di daerah tropis dan subtropis. Buah muda dan daunnya dipakai sebagai sayur. Selain sebagai sayur, daun, bunga, batang, serta akarnya sering dipakai sebagai herbal terutama di India, Pakistan, Banglades, Afrika, dan negara Asia lainnya1.

Selanjutnya agar pengaturan halaman dan tabel tidak berubah, makalah saya up load dalam format pdf.

Untuk membaca secara lengkap click judul di bawa ini!

Kelor Moringa Oleifera makalah

Bahasa Sunda cangkaleng1, orang Malaysia bilang buah kabung2.
1.Pendahuluan
Kolang-kaling adalah buah dari pohon aren. Kolang-kaling kerap ditemui sebagai pelengkap es. Saat puasa, buah ini menjadi sajian buka utama1.
Kolang kaling dapat diperoleh dari inti biji buah aren yang setengah masak. Tiap buah aren mengandung tiga biji buah. Buah aren yang setengah masak, kulit biji buahnya tipis, lembek dan berwarna kuning, inti biji (endosperm) berwarna putih agak bening dan lembek, endosperm inilah yang diolah menjadi kolang-kaling3.
Untuk membuat kolang-kaling, para pengusaha kolang kaling biasanya membakar buah aren sampai hangus, kemudian diambil bijinya untuk direbus selama beberapa jam. Biji yang sudah direbus tersebut kemudian direndam dengan larutan air kapur selama beberapa hari sehingga terfermentasikan. Kandungan karbohidrat yang dimiliki kolang kaling bisa memberikan rasa kenyang bagi orang yang mengonsumsinya, selain itu juga menghentikan nafsu makan dan mengakibatkan asupan makanan jadi menurun, sehingga cocok dikonsumsi sebagai makanan diet4.
Buah kolang kaling sudah tersebar di seluruh Nusantara dan banyak dijumpai di pasar tradisional maupun pasar modern. Buahnya berbentuk lonjong, pipih (karena di tumbuk), berwarna putih bening dengan tekstur padat, lunak, dan kenyal. Buah ini banyak diolah sebagai manisan, campuran es buah, atau dimasak bersama kolak5.
2.Kandungan kimia kolang kaling
2.1.Kadar air mencapai 93,8 – 94 % (dalam 100 gr ada 93,8 – 94 gram air)
2.2.Karbohidrat 4 – 6 %
2.3.Protein 0,4 – 0,69 %
2.4.Lemak/lipida 0,2 %
2.5.Serat 0,95 – 1,6 %
2.7.Kalsium (Ca++) 91 mg
2.8.Fosfor 243 mg
2.9.Zat besi (Fe) 0,5 mg (kebutuhan laki dewasa 8,5 mg, gadis 21,4 mg per hari18)
2.10.Galaktomannan 4, 15 %17
Setiap 100 gram mengandung 27 Kal. (kkal.)1.
3.Manfaat medis
Menurut tulisan dari kepustakaan no.1 (LPTP Kepulauan Riau, Badan Litbang Pertanian-RI), yang bersumber dari Tabloid Sinar Tani (2013), dan banyak tulisan yang memakai Majalah Trobus sebagai sumber untuk tulisannya (Khasiat Kuat Kolang-Kaling. Trubus Edisi 512 Juli 2012/XLIII halaman 62-65), misalnya kepustakaan no.6; ada juga yang menulis:”Penelitian Departemen Pertanian menunjukkan beberapa khasiat utama kolang kaling bagi kesehatan tubuh”7. Selama ini banyak tulisan yang menyatakan kolang kaling bermanfaat untuk1,3,5,6,7:
3.1.Mengatasi radang sendi.
Menurut tulisan tersebut, galaktomannan yang ada dalam kolang kaling mempunyai kasiat analgesik (mengurangi sakit), sehingga bisa untuk mengobati nyeri sendi.
Sebenarnya dengan memakan kolang kaling tidak akan bisa mengurangi nyeri sendi. Pembahasan tentang hal ini yaitu bahwa kolang kaling yang dimakan tidak dapat dipakai untuk mengobati nyeri sendi, ada di bagian akhir tulisan ini (5.4).
3.2.Melancarkan pencernaan.
Kandungan serat dalam kolang kaling dapat membantu melancarkan buang air besar.
3.3.Memperkuat tulang.
Kalsium dalam kolang kaling dianggap dapat memperkuat tulang. Kita memerlukan kalsium sebanyak 800 mg perhari (ibu hamil perlu 1200 mg). Dalam 100 gr kolang kaling ada 91 mg kalsium. Berat 12 biji kolang kaling masak yang sudah disimpan di dalam lemari es ukuran sedang sekitar 50 grm. Untuk memperoleh 91 mg kalsium kita harus makan sekitar 23-25 biji atau rata-rata 24 biji kolang kaling. Agar kita mendapatkan kalsium sebanyak 800 mg maka memerlukan sekitar 24/91 x 800 = 211 biji kolang kaling, atau sekitar 211/24 x 100 gram = 879 gram.
Sebagai perbandingan, dalam bubuk susu merek tertentu yang rendah lemak tinggi kalsium, satu takaran untuk sekali minum sebesar 35 gram mengandung 600 mg kalsium.
Dalam susu cair merek tertentu (kemasan doss) siap minum, satu takaran 250 ml mengandung sekitar 350 mg.
3.4.Makanan diet.
Serat yang ada dalam kolang kaling memberi rasa kenyang hingga dapat mengurangi asupan makanan yang lain, agar tidak menjadi gemuk.
4.Manfaat makan kolang kaling
Dari literatur yang bisa dikumpulkan, ternyata manfaat galaktomannan yang ada dalam kolang kaling yang kita makan adalah sebagai bertikut:
4.1.Dapat menurunkan gula darah.
Galaktomannan dapat menghambat kerja enzim alfa amilase, maltase, sukrase, dan laktase8,10. Dalam usus karena adanya hambatan oleh galaktomannan, karbohidrat yang kita makan sebagian tidak bisa dicerna, demikian pula gula dapur (sukrose) dan karbohidrat dalam susu (laktose), hal ini dapat menurunkan kadar gula darah. Dalam pengobatan medis kerjanya mirip dengan acarbose (Glucobay) yang menghambat kerja enzim-enzim yang mencerna karbohidrat, namun dengan cara yang berbeda.
4.2.Dapat menurunkan LDL kholesterol dan menaikkan HDL kholesterol8,9.
4.3.Dapat menurunkan trigliserida (TG)9.
Galaktomannan dapat menghambat enzim lipase pankreas, sehingga penyerapan trigliserida dihambat. Selanjutnya dalam perjalanannya akan menyebabkan LDL kholesterol menurun.
4.4.Dapat melindungi fungsi hepar8.
4.5.Dapat melindungi fungsi ginjal pada tikus Diabetes Mellitus buatan8.
Pada tikus diabetes yang diberi galaktomannan fungsi hepar dan ginjalnya membaik.
4.6.Dapat mengontrol berat badan, sebagai diet.
Serat dalam kolang kaling bersama-sama dengan galaktomannan (soluble fibers) dapat meningkatkan gerakan peristalsis sehingga memudahkan untuk buang air besar. Serat juga dapat menimbulkan rasa kenyang, sehingga asupan makanan menjadi berkurang. Ini baik untuk menjaga berat badan.
4.7.Dapat melancarkan pencernaan
4.8.Sebagai sumber kalsium dan fosfor untuk pembentukan tulang
5.Galaktomannan (galactomannan)
5.1.Struktur Galaktomannan
Galaktomannan adalah polisakarida yang tersusun dari mannose sebagai rantai utama dan galaktose sebagai gugus samping. Perbandingan antara mannose dan galaktose berkisar 1:1 sampai 4:1 tergantung dari sumber galaktomanan. Ikatan antara mannose melalui beta ( 1  4 ) dan galaktose terikat pada C yang ke 6 dari mannose11.
5.2.Galaktomannan tidak bisa dicerna oleh usus
Karena ikatan beta inilah maka galaktomannan tidak bisa dicerna oleh enzim pankreas maupun enzim-enzim yang ada di usus manusia.
5.3.Galaktomannan dalam darah
Kadar galaktomannan dalam darah bisa terdeteksi apabila seseorang terinfeksi jamur Aspergillus. Pemeriksaan untuk mendeteksi galaktomannan sudah tersedia di USA dengan metode Enzyme Immunoassay (EIA) yang telah diakui oleh FDA11,12.
5.4.Dengan menginjeksikan kedalam persendian galaktomanan dapat mengurangi nyeri sendi.
Castro R. R. et al (2007) dalam Clinical Rheumatology, melakukan penelitian dengan memakai tikus13. Galaktomannan (Hylan G-F 20) disuntikkan kedalam persendian kaki tikus ternyata dapat berfungsi sebagai analgesik, yaitu dapat mengurangi rasa sakit.
Mungkin dari sinilah semua pernyataan bahwa kolang kaling dapat mengurangi rasa sakit untuk arthritis atau radang sendi. Kolang kaling mengandung galaktomannan, galaktomannan dapat mengurangi rasa sakit pada percobaan yang menggunakan tikus tersebut dengan cara menyuntikkan kedalam persendiannya.
Karena galaktomannan tidak diserap oleh usus, maka kalau kita makan kolang kaling, galaktomannan yang ada di dalamnya tidak akan sampai kedalam persendian, jadi tidak akan bisa mengurangi nyeri sendi.
5.5.Galaktomannan dalam industri makanan
Galaktomannan dalam bentuk tepung telah lama diproduksi sebagai Locust Bean Galactomannan (LBG) yang dipakai untuk campuran pembuatan eskrim, keju krim (cheese spreads), salad creams, processed meat products, and pie fillings14. Produksi galaktomannan disini bukan untuk pengobatan nyeri sendi tapi sebagai bahan tambahan untuk makanan. Ditambahkan untuk pembuatan eskrim agar air tidak mengkristal pada temperatur rendah sehingga eskrim terasa lembut bukan sebagai krital es. Ditambahkan kedalam makanan yang lain sebagai stabilisator emulsi, misalnya dalam krim salad, juga dalam daging olahan dan banyak lagi.
Galaktomannan dipakai juga dalam pabrik farmasi misalnya untuk membuat tablet sustain release, dalam kosmetik untuk tissu basah, pabrik cat sebagai emilgator15.
5.6.Galaktomanan juga dipakai sebagai campuran produk obat mata16.
6.Kesimpulan
Kolang kaling mengandung Galaktomannan, serat, dan kalisum yang diyakini berguna untuk mengatasi radang sendi (3.1), melancarkan pencernaan (3.2), memperkuat tulang (3.3), dan makanan diet (3.4). Manfaat medis ini dikutip oleh banyak blogger dan penulis lainnya dari kepustakaan no.1 dan banyak tulisan lain yang memakai referensi majalah Trobus (Khasiat Kuat Kolang-Kaling. Trubus Edisi 512 Juli 2012/XLIII halaman 62-65).
Yang tidak benar adalah manfaat kolang kaling untuk mengatasi radang sendi, sebab galaktomannan yang ada dalam kolang kaling tidak diserap oleh usus. Percobaan yang membuktikan galaktomannan dapat mengurangi nyeri sendi dilakukan dengan menyuntikkan galaktomannan kedalam sendi lutut kaki tikus.
Galaktomannan dapat mengurangi gula darah, memperbaiki profil lipida (lemak) darah, juga dapat memperbaiki fungsi hepar dan ginjal. Pertanyaan, berapa banyak kolang kaling yang harus dimakan agar bermanfaat seperti di atas? Jawabannya, penulis tidak lebih tahu dari yang membaca tulisan ini! Kalau boleh mengira-ngira, 100 (seratus) gram lebih.    Kebanyakan herbal belum sampai ketaraf penelitian klinis, atau memakai manusia sebagai objek percobaan. Salah satu faktornya adalah sangat mahal. Pabrik obat jarang yang mau menjadi sponsor penelitian, karena mungkin khawatir uangnya tidak bisa kembali!
7.Bahan bacaan
1.http://kepri.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/berita/5-seminarlokakarya/758-khasiat-tersembunyi-kolang-kaling
2.http://linapg.blogspot.co.id/2011/10/buah-kabungkolang-kaling-sirap-rose.html
3.http://www.tanobat.com/aren-ciri-ciri-tanaman-serta-khasiat-dan-manfaatnya.html
4.http://id.wikipedia.org/wiki/Kolang-kaling
5.http://kesehatantubuh-tips.blogspot.com/2014/11/8-manfaat-dan-khasiat-buah-kolang-kaling.html
6.http://simbolonmanachembegin.blogspot.co.id/2013/11/manfaat-kolang-kaling.html
7. http://www.dream.co.id/fresh/khasiat-kolang-kaling-untuk-kesehatan-140723s.html
8.http://link.springer.com/article/10.1007%2Fs12257-009-3037-9
9.http://www.academicjournals.org/app/webroot/article/article1380733852_Ramulu%20et%20al.pdf
10.http://www.aensiweb.com/old/jasr/jasr/2008/1893-1897.pdf
11.https://en.wikipedia.org/wiki/Galactomannan
12.http://www.testcatalog.org/show/ASPAG
13.Castro R.R. (2007). Analgesic activity of a polysaccharide in experimental
osteoarthritis in rats. Clin Rheumatol 26:1312–1319
(http://www.cof.org.cn/pdf/2007/8/Analgesic%20activity%20of%20a.pdf)
14. http://www.chemtotal.com/galactomannans.html
15.http://www.lucidcolloids.com/pdf/8617_glimpses-of-galactomannans.pdf
16.http://www.google.com/patents/US6403609
17.Juliati BR. Tarigan (2012). KARAKTERISASI EDIBLE FILM YANG BERSIFAT ANTIOKSIDAN DAN ANTIMIKROBA DARI GALAKTOMANAN BIJI AREN
(Arenga pinnata) YANG DIINKORPORASI DENGAN MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.). Thesis untuk mendapat gelar Doktor.
18.https://id.wikipedia.org/wiki/Zat_besi

Synonim Lagurus cylindricus L., Imperata Arundinaqcea Cirillo
1.Pendahuluan
Alang-alang mempunyai banyak nama, nama-nama sesuai dimana tumbuh yaitu di Eropa, Afrika Timur, Asia, Australia, dan Amerika.
Di Indonesia juga berbagai nama sesuai dimana tumbuh, misalnya : Naleueng lakoe (Aceh); Jih (Gayo); Rih, Ri (Batak); Oo (Nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau); Lioh (Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (Sunda); Alang-alang kambengan (Jawa); Kebut, Lalang (Madura); Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores); Padengo, Padanga (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen (Seram); Weli, Welia, Wed (Ambon). Bahasa Inggrisnya dikenal dengan nama Cogon grass atau satintail1.
Tumbuhan ini dapat mempengaruhi tanaman / kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yang relatif tinggi1. Akar alang-alang mengandung bahan kimia yang memungkinkan tumbuhan ini bisa menghambat tumbuhan lainnya dan alang-alang sendiri tumbuh dengan nyaman. Bahan kimia tersebut diantaranya “2,4-di-tert-butylphenol, iso-eugenol, dan 4-acetyl-2-methoxyphenol”2.
Karena alang-alang ini tumbuh di lima benua (terutama di negara yang sudah maju), maka kandungan fitokimia telah banyak sekali yang sudah ditemukan/ ditentukan.
2.Kandungan Fitokimia dan mineral
Rizoma atau rimpang atau akar alang-alang mengandung banyak sekali senyawa kimia organik dan inorganik. Kandungan fenol dan turunannya yang telah ditemukan sangat banyak. Selain itu senyawa metabolit yang ada di rizoma alang-alng juga sudah banyak yang ditemukan. Diantara senyawa dan termasuk metabolit yang sudah ditemukan adalah: arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ß-sitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam p-kumarat, asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat. Adapun turunan flavonoid diantaranya 3′,4′,7-trihidroksi flavon, 2′,3′-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol1. Selain itu juga sudah ditetapkan adanya senyawa lainnya, diantaranya” iso-Eugenol, iso-ferulic acid, linoleic acid, ferulic acid, vanillin 4-acetyl-2-methoxyphenol, 2,4-di-tert-butylphenol, iso-eugenol, dan 4-acetyl-2-methoxyphenol”2. Selanjutnya peneliti lainnya menemukan senyawa methoxylated flavonoids 1-4 , β-sitosterol-3-0-β-D-glucopyranosyl-6 ‘ -tetradecanoate 5 , 3-hydroxy-4-methoxy¬benzaldehyde 6 , daucosterol, β-sitosterol, dan α-amyrin5.
Dua minearal utama dalam rizoma alang-alang adalah potassium atau kalium dan kalsium1.
3.Manfaat rizoma/rimpang atau akar alang-alang sebagai obat tradisional
Sebagai obat tradisional biasa dipakai untuk1,3,4.
3.1.Menurunkan panas (anti piretik)
3.2.Munurunkan tekanan darah (anti hipertensi)
3.3.Menurunkan gula darah
3.4.Radang/nyeri sendi
3.5.Menghentikan perdarahan, misalnya dari hidung (epistaksis), dari saluran kencing (hematuria), bersama batuk (hemoptisis)
3.6.Melancarkan urinasi (diuretik)
3.7.Obat tidur (sedatif)
3.8.Hepatoprotektif
3.9.Infeksi saluran kencing.
3.10.Obat cacing
3.11.Luka dan infeksi kulit
4.Penelitian
4.1.Gamal A et al. (2009). Chemical Composition and Hepato-protective activity of Imperata cylindrica Beauv. Phcog Mag 2009;5:28-36. Dalam penelitian ini dibuktikan beberapa senyawa yang mereka temukan (isolasi), dapat melindungi hepar dari efek toksik CCl4, dan senyawa-senyawa tersebut dibuktikan juga tidak toksik terhadap hepar. Sebagai indikator SGOT dan SGPT5.
4.2.Antonius satria Jaya, Wisnu Setiari J, dan Ira Arundina (2009). Efek Antipiretik Infusum Batang Alang-Alang {Imperata cylindrica (L.) Beauv}. Journal Media Oral Biology Dental Journal / Vol. 1. No. 1. Infusa batang alang-alang dengan dosis tertentu (sampai dengan 20%) dapat menurunkan temperatur tikus yang dibuat panas dengan menginjeksi vaksin DPT. Dibandingkan dengan paracetamol (dalam abstractnya tidak disebut dosisnya berapa), pengaruh antiperetiknya kalah efektif6.
Catatan. Dalam penelitian di atas bahannya adalah batang (trunk), sedangkan sebagai obat tradisional yang dipakai adalah akarnya yang disebut juga rimpang atau rizoma.
4.3.Duan Du Dat et al. Studies on the individual and combined diuretic effects of four Vietnamese traditional herbal remedies (Zea mays, Imperata cylindrica, Plantago major and Orthosiphon stamineus). Hasil penelitian ini menyimpulkan perlunya direview kembali penggunaan obat tradisional dengan cara tradisional untuk diuretik, karena dengan menggunakan penelitian standar, tanaman tersebut tidak menunjukkan adanya efek diuretik7.
5.Efek samping
5.1.Herbal ini tidak boleh dikonsumsi oleh penderita jantung koroner. Herbal ini dapat meningkatkan pembekuan darah.
5.2.Bagi penderita diabetes mellitus yang sudah menjalani pengobatan harus hati-hati karena gula darahnya bisa makin turun.
5.3.Dapat menurunkan tekanan darah.
5.4.Dapat membuat ngantuk.
6.Cara membuat sediaan
6.1.Untuk membuat seduan herbal dari akar / rhizoma / rimpang rumput alang-alang. Ambillah 30-60 gram akar rumput basah, bisa dikeringkan dulu atau langsung dihaluskan. Direbus dengan satu liter air digadikan sepertiga, disaring kalau perlu. Diminum separuh pagi separuh malam.
6.2.Untuk obat luar. Akar rumput alang-alang yang masih basah dihaluskan dijadikan obat luar.
7.Kepustakaan:
1.http://iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=201
2.http://www.mendeley.com/research/chemical-interaction-invasiveness-cogongrass-imperata-cylindrica-l-beauv/
3.http://www.stuartxchange.org/Kogon.html
4.http://en.wikipedia.org/wiki/Imperata_cylindrica
5.http://www.phcog.com/article.asp?issn=0973-1296;year=2009;volume=5;issue=17;spage=28;epage=36;aulast=Mohamed
6.http://dentj.fkg.unair.ac.id/abstract.php?id=15
7.http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/037887419290048V
8.http://www.epharmacognosy.com/2012/06/imperata-rhizome-baimaogen-imperata.html

Sinonim: Polymnia edulis, P. sonchifolia Nama lain: Yacón, Jicama (Equador), Peruvian ground apple1,2.

1.Pendahuluan

Nama yang paling populer untuk tanaman ini adalah Yacón. Tanaman ini secara tradisional ditanam di daerah Andes Utara hingga ke Andes Tengah, dari Colombia ke Argentina Utara. Tanaman ini tumbuh subur di Australia selatan termasuk Tasmania. Diperkenalkan ke Jepang tahun 1980. Hingga tahun 2000 masih belum dikenal diluar daerah asalnya, namun setelah reportase menyiarkan bahwa di Jepang digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah, mulailah ditanam juga di Korea, Cina dan Filipina serta negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Di dekat negara asalnya menyebar ke Lima dan kota Peru lainnya1.

Tanaman dekat hubungannya dengan bunga matahari  “sunflower”, bunganya sangat mirip.

Umbinya terasa manis, beratnya dari beberapa ratus gram hingga satu kilo per biji1.

2.Kandungan kimiawi dan fitokimia

Umbinya mengandung inulin yang terasa manis, namun senyawa ini tidak bisa dicerna dan tidak bisa diserap oleh usus kita. Dalam umbi daun insulin (Yacón) banyak sekali mengandung fructooligosaccharides yang merupakan prebiotik (makanan untuk bakteri yang menguntungkan dalam usus)1. Telah ditemukan pula 5 derivatif dari Cafeic acid, dua golongan chlorogenic acid {chlorogenic acid (3-caffeoylquinic acid) and 3,5-dicaffeoylquinic acid}. Tiga lagi caffeic acid esters dari altraric acid: 2,4- or 3,5-dicaffeoylaltraric acid, 2,5-dicaffeoylaltraric acid, and 2,3,5- or 2,4,5-tricaffeoylaltraric acid3.

Daunnya mengandung: sonchifolin,  polymatin  A  and  B, uvedalin,  polyphenols,   enhydrin2,  flavonoid quercetin and an unidentified flavonoid

Kandungan senyawa dan mineral lainnya  (click dua kali)

Keterangan: Stem = batang, leaf = daun, dan tuber = umbi

Tiga asam lemak esensial yang ditemukan dalam daunnya adalah: beta-pinene, caryophylene dan y-cadinene4. flavonoid quercetin and an unidentified flavonoid

3.Manfaatnya sebagai obat tradisional

Daun dan umbi Daun Insulin atau Yacón dapat dipakai sebagai5:

3.1.Prebiotics (makanan untuk bakteri yang bermanfaat)

3.2.Anti diabetis (obat penurun gula darah)

3.3.Anti oksidan (anti oxidant)

3.4.Antibiotik

3.5.Hepatoprotektor

3.6.Sebagai makanan yang rendah kalori2.

4.Penelitian

4.1. Xiang Z et.al. (2010). Anti-diabetes constituents in leaves of Smallanthus sonchifolius. Nat Prod Commun. Jan;5(1):95-8 b. Dalam penelitian ini senyawa smallanthaditerpenic acids A, B, C and D yang ada dalam daun Yacón (daun insulin) dapat menghambat alfa glukosidase, suatu enzim yang mencerna amylopectin dan amylose (karbohidrat dalam nasi, kentang dan umbi-umbian dan makanan pokok karbohidrat lainnya). Dengan demikian penyerapan glukose berkurang atau dihambat.

4.2.Valentová K, Truong NT, Moncion A, de Waziers I, Ulrichová J. (2007). Induction of glucokinase mRNA by dietary phenolic compounds in rat liver cells in vitro. J Agric Food Chem. Sep 19;55(19):7726-31. Epub 2007 Aug 23. Dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa inkubasi sel hepar dengan senyawa poli fenol (sama dengan yang ditemukan dalam umbi daun insulin), dapat menurunkan produksi glukose oleh hepar dan dapat meningkatkan kadar enzim glukokinase dengan demikian meningkatkan pemakaian glukose.

4.3.Simonovska B, Vovk I, Andrensek S, Valentová K, Ulrichová J. (2003). Investigation of phenolic acids in Yacón (Smallanthus sonchifolius) leaves and tubers. J Chromatogr A. Oct 17;1016(1):89-98. Dalam penelitian ini, ditemukan kandungan polifenol dan flavonoid dalam daun Yacón (daun Insulin) yang mana dapat bertindak sebagai anti radikal bebas.

4.4.Lin F, Hasegawa M, and Kodama O (2003). Purification and Identification of Antimicrobial Sesquiterpene Lactones from Yacón (Smallanthus Sonchifolius) Leaves. Biosci. Biotechnol. Biochem. 67 (10), 2154-2150. Beberapa senyawa lakton ditemukan dapat berfungsi sebagai anti bakteri.

4.5.Valentová K, Moncion A, de Waziers I, Ulrichová J. (2004). The effect of Smallanthus sonchifolius leaf extracts on rat hepatic metabolism. Cell Biol Toxicol. Mar;20(2):109-20. Dalam air hasil ekstrak daun Yacón (daun insulin) dinyatakan dapat digunakan untuk mencegah dan merawat penyakit akibat oksidan dan radikal bebas terutama pada penderita diabetes mellitus (DM). Dalam penelitian ini dapat ditunjukkan pemulihan fungsi liver (glukoneogenesis) setelah pemberian air ektraks daun Yacón.

4.6.Acela Inés Arnao-Chambers et al. (2012). Hepatoprotective effect of Smallanthus sonchifolius (Yacón) in an Aqueous extract acetaminophen intoxication model. An Fac Med. V.73 n.3 Lima jul. Dalam penelitian in ditunjukkan pengaruh ekstrak menggunakan air daun Yacón (daun insulin) dapat menyembuhkan pengaruh keracuan paracetamol yang setara dengan silymarin sebagai hepatoprotektor.

5.Cara meramu atau membuat sediaan.

5.1.Umbinya bisa dimakan langsung atau dimasak. Terasa manis. Dimakan sebagai camilan, atau dibuat sirup pengganti gula dapur, bagi yang sedang diet rendah kalori dan penderita diabetes mellitus.

5.2.Untuk diabetes mellitus. Daunnya, 5 – 10 lembar direbus (jangan menggunakan aluminium) dengan 6 gelas air, dijadikan 3 gelas. Diminum 2 – 3 kali sehari. Dosisnya disesuaikan dengan kadar gula darahnya dan diperiksa hasilnya dengan cek gula darah.

5.3.Untuk keracunan (ada peningkatan SGOT SGPT, muntah-muntah), 5 lembar daun Yacón direbus dengan 6 gelas air dijadikan 3 gelas dan diminum tiga kali sehari.

6.Efek samping

Tidak ada efek sampning yang menonjol6

Apabila dalam perawatan dengan Yacón merasa lemas, gemetar dan keluar keringat dingin (tanda-tanda gula darah turun),  cepat minum air gula.

Untuk melihat fotonya di click dua kali di bawah ini!

Foto Yacón

7.Bahan bacaan

1.http://en.wikipedia.org/wiki/Yac%C3%B3n

2.http://ejfa.info/index.php/ejfa/article/viewFile/16667/8974

3.http://yadda.icm.edu.pl/yadda/element/bwmeta1.element.elsevier-eae6148b-2fa9-3d1c-bada-60f802b82085

4.[J Chromatogr A. 2005] – PubMed – NCBI.htm

5.Kateřina Valentová, Jitka Ulrichová Biomed. Papers 147(2), 119–130 (2003) Biomed.Papers_bio-200302-0001.pdf

6.Ray Sahelian, MD. Yacón root, herb and syrup research studies, health benefits.htm

 

Synonyms:  Mimosa tetrandra Humb. & Bonpl. ex Willd.

Mimosa pudica L. var. tetrandra(Willd.) DC.

Mimosa unijuga Duch. & Walp.

Mimosa pudica L. var. unijuga (Duch. & Walp.) Griseb1.

Nama lain: si kejut, rebah bangun, akan kaget;sensitive plant (bahasa Inggris), Han xiu cao (China)2; paklab, sampeas (Cambodia),  mala malu (Malaysia), makahiya (Philippines), mai yarap (Thailand) mac co (Vietnam)3

1.Pendahuluan

Putri malu mungkin asalnya memang tersebar di daerah tropis, namun pertama kali diteliti di Brazilia1. Dapat tumbuh liar di halaman, tanah lapang, di pinggir jalan dan dapat berkembang biak dengan cepat. Tumbuh tidur di tanah, kadang-kadang tegak. Batang bulat, berbulu dan berduri. Daun kecil-kecil tersusun majemuk, bentuk lonjong dengan ujung lancip, warna hijau (ada yang warna kemerah-merahan). Bila daun disentuh akan menutup (sensitif plant). Bunga bulat seperti bola, warna merah muda, bertangkai (lihat foto)2.

2.Kandungan fitokimia

Dalam ekstrak etanol Putri malu mengandung : Steroids, Carbohydrates, Saponins, dan Tannin4.

Putri malu terutama bijinya mengandung Mimonsine, suatu asam amino yang dapat menyebabkan rambut rontok1,2.

3.Manfaat sebagai obat tradisional atau obat alternatif

Sebagai obat alternatif  Putri malu bisa untuk1,2:

3.1.Penenang (tranquiliser), anti depresi

3.2.Antitusive (anti batuk), peluruh dahak (expectorant)

3.3.Analgesik (mengurangi nyeri)

3.4.Anti inflamasi (anti radang)

3.5.Diuretik (peluruh air seni)

3.6.Mengurangi gejala/jumlah  menstruasi  (menorrhagi)

3.7.Anti bakteri dan anti jamur 4

3.8.Menurunkan profil lipida8

3.9.Semua bagian tanaman bersama-sama, menghancurkan batu di kandung kencing9

3.10.Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)9

4.Penelitian

4.1.Tamilarasi T. and Ananthi T (2012). Phytochemical Analysis and Anti Microbial Activity ofMimosa pudica Linn. Res.J.Chem.Sci. Vol. 2(2), 72-74. Kesimpulan: Putri malu berpotensi sebagai sumber bahan baku sebagai anti bakteri dan anti jamur. Senyawa yang terdapat dalam Putri malu yang mempunyai aktifitas sebagai anti bakteri dan anti jamur diperkirakan adalah suatu alkaloid dan tannin4.

4.2.Vinothapooshan G. and Sundar K. (2010). Anti-ulcer activity of Mimosa pudica leaves against gastric ulcer in rats. Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences. Oct. – Dec.  2010 RJPBCS 1(4), 606-614. Kesimpulan: Aktivitas anti mag yang terdapat dalam Putri malu, terutama karena modulasi melalui mekanisme defensif dan hambatan sekresi asam lambung5.

4.3.Muthukumaran P., Shanmuganathan P. dan Malathi C. (2011). In Vitro Antioxidant Evaluation of Mimosa pudica. Asian J. Pharm. Res.  Vol. 1: Issue 2, Pg 44-46. Kesimpulan: Ekstrak metanol daun Putri malu mempunyai efek anti oksidan6.

4.4.Rajendran R. Et al. (2009). Hepatoprotective activity of Mimosa pudicaleaves against Carbontetrachloride induced toxicity. Journal of Natural Products, Vol. 2:116-122. Kesimpulan: Flavonoid, glikosida, dan alkaloid yang diperoleh dari ekstrak metanol tanaman Putri malu mempunyai efek hepatoprotektif7.

4.5.Rajendran R., dan Krishnakumar E (2010). Hypolipidemic Activity of Chloroform Extract of Mimosa pudica Leaves. Avicenna J Med Biotech; 2(4): 215-221. Kesimpulan: Flavonoid, glikosida, dan alkaloid yang diperoleh dari ekstrak khloroform tanaman Putri malu mempunyai efek menurunkan lipida darah (total kholesterol, LDL kholsterol, TG, dan VLDL) dan meningkatkan HDL kholesterol(kholesterol baik)8.

4.6.Karthikeyan M. dan Deepa M.K. (2009). Antinociceptive Activity of Mimosa pudicaLinn. IRANIAN JOURNAL OF PHARMACOLOGY & THERAPEUTICS. 1735-2657/10/91-11-14. Kesimpulan: Air seduhan Putri malu dapat mengurangi sakit (analgesik). Pada mencit dengan pemberian  hingga 10 kali dosis yang diperlukan tidak menunjukkan tanda-tanda keracunan (efek samping)10.

5.Cara membuat sediaan

Untuk obat dalam (yang diminum):

5.1.Sebanyak 20-30 gr semua bagian tanaman (daun, batang dan akar) direbus pelan-pelan dengan tiga gelas air, diuapkan hingga menjadi  satu gelas. Setelah dingin disaring kalau perlu dan air rebusannya diminum. Bisa dilakukan dua atau tiga kali sehari2,10.

Pemakaian luar

5.2.Luka, radang kulit benanah (piodermi), herpes; Tanaman segar dilumatkan, ditempelkan di tempat yang sakit2.

6.Efek samping

Dapat menyebabkan ngantuk, menurunkan tekanan darah, dan bijinya dapat menyebabkan rambut rontok.

Untuk orang hamil, keamanannya belum bisa dijamin.

Untuk orang dengan tekanan darah rendah harus berhati-hati.

Juga orang dengan penyakit jantung koroner, kemungkinan dapat mengurangi kelancaran darah.

Foto Putri malu Foto Putri malu

7.Bahan bacaan

1.http://www.fs.fed.us/global/iitf/pdf/shrubs/Mimosa%20pudica.pdf

2.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=52

3.http://aciar.gov.au/files/node/2160/MN26%20Part%208.pdf

4.http://www.isca.in/rjcs/Archives/vol2/i2/10.pdf

5.http://www.rjpbcs.com/pdf/2010_1%284%29/%5B67%5D.pdf

6.http://www.asianpharmaonline.org/AJPR/5_AJPR_1_2_2011.pdf

7.http://www.journalofnaturalproducts.com/Volume2/17_Res_paper-16.pdf

8.http://www.ajmb.org/PDF/En/FullText/49.pdf

9.http://www.irjponline.com/admin/php/uploads/836_pdf.pdf

10.http://www.sid.ir/en/VEWSSID/J_pdf/101020100103.pdf

Sinonim :
Phylanthus alatus, Bl. P. cantonensis, Hornem. P. echinatus, Wall. P. lepidocarpus, Sieb.et Zucc P. leprocarpus, Wight.

Nama lain: Child pick a back (Inggris), Kilanelli (India), Meniran (Jawa); Zhen chu cao, Ye xia zhu (Cina), Gasau madungi (Ternate)1

1.Pendahuluan

Meniran, tumbuh subur di daerah tropis seperti di China,  India Selatan, Amerika latin2. Tanaman ini bisa didapatkan juga di daerah tropis lainnya seperti di Sri Lanka, Pakistan,  Laos, Camboja, Myanmar, Thailan, Taiwan, Filipina, Malaysia, Indonesia, Papua New Guinea, Cuba, Guam, Micronesia, dan Nigeria3.

Meniran tumbuh liar di hutan-hutan, ladang-ladang, kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah; pada umumnya tidak dipelihara, karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Meniran tumbuh subur ditempat yang lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut1.

Meniran sudah lama digunakan sebagai obat tradisional di negara-negara tersebut di atas untuk bermacam-macam kelainan.

2.Kandungan fitokimia

Diantara senyawa yang banyak ditemukan dalam Meniran adalah: flavonoid, triterpenoid dan tannin4. Didapatkan juga alkaloid, coumarin, cinnamic acid,  lignan, phenolic, dan steroid5. Lebih detil lagi telah ditentukan pula senyawa seperti gallic acid (GA), corilagin (Cor) and ellagic acid (EA)6. Ada lagi empat senyawa lignan telah di identifikasi yaitu 5-demethoxy-niranthin, urinatetralin, dextrobursehernin, urinaligran7.

3.Manfaatnya sebagai obat herbal

Sebagai obat alternative Meniran bisa dipakai untuk1,4,8,9,10,12,13:

3.1.Anti piretik1

3.2.Hepatitis1

3.3.Obat batuk1

3.4.Obat untuk diare1

3.5.Menorrhagi (haid berlebih) 1

3.6.Menurunkan gula darah (diabetes mellitus)4

3.7.Dapat menurunkan Trigliserida, total Kholesterol dan menaikkan HDL Kholesterol4

3.8.Obat malaria8

3.9.Penghancur batu ginjal dan batu empedu9

3.10.Untuk kanker10

3.11.Mengurangi pengaruh keracunan Paracetamol12

3.12.Melonggarkan saluran nafas13

3.13.Obat luar untuk, luka bakar dan infeksi1

4.Penelitian atau artikel

4.1.Garg Munish and Garg Chancha (2012). Effect of Phyllanthus Urinaria in Biochemical Profile of  Experimental Hyperglycemic Albino Rats. Res. J. Pharmaceutical Sci. Vol. 1(1), 2-6, September. p 2-5. Peneliti menyimpulkan pemberian ekstrak Meniran dapat memperbaiki tidak hanya kadar gula darah, namun juga memperbaiki profil lipid, fungsi hepar dan ginjal akibat diabetes mellitus yang dibuat dengan intra peritonial alloxan monohydrate4.

4.2.Huang Sheng-Teng, MD, PhD. Et al. (2010). Review Article. Anti-cancer Effects of Phyllanthus urinaria and Relevant Mechanisms. Chang Gung Med J;33:477-87. Dalam tulisan ini diterangkan bahwa ekstrak Meniran dalam laboratorium (in vitro) bisa untuk kanker paru, kanker liver, dan leukemia. Diterangkan juga mekanisme kerjanya10.

4.3.Xu M. Et al. (2007). Phenolic antioxidants from the whole plant of Phyllanthus urinaria. Chemistry & biodiversity 4:9. Sep pg 2246-52. Abstrak penelitian ini menerangkan kandungan dari ekstrak Meniran (beberapa senyawa) dan aktifitas sebagai anti radikal bebas11.

4.4.Anoname. Ekstrak meniran dapat mengurangi efek keracunan dari paracetamol12

4.5.Huang Sheng-Teng et al. (2003). Phyllanthus urinariatriggers the apoptosis and Bcl-2

down-regulation in Lewis lung carcinoma cells. Life Sciences 72:1705–1716. Ekstrak Meniran dapat menginduksi apoptosis pada sel kanker paru14.

4.6.Gunawan Putri, Kato E. And Kawabata J. (2011). α-Amylase inhibitors from an Indonesian medicinal herb, Phyllanthus urinaria. J Sci Food Agric. Sep 23. doi: 10.1002/jsfa.4615. Abstrak. Ekstrak Meniran dapat menghambat kerja enzim amilase pankreas, mungkin bisa digunakan untuk diabetes ringan15.

5.Cara membuat sediaan1

5.1.Sakit Kuning (jaundice)

5.1.1.Bahan Utama: 16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun). Bahan Tambahan: 2 gelas air.       Cara membuat: Tanaman meniran dicuci lalu ditumbuk halus dan direbus dengan 2 air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.Cara menggunakan:  disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiap hari.

5.1.2.Bahan Utama: 7 batang tanaman meniran (akar, Batang dan bunga). Bahan Tambahan: 7 buah. Bunga cengkeh kering,  5 cm rimpang  umbi temulawak, 1 potong kayu manis. Cara Membuat: Seluruh bahan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari.

5.2.Malaria. Bahan utama: 7 Batang tanaman Meniran lengkap. Bahan tambahan: 5 Biji bunga cengkeh kering, 1 potong kayu manis. Cara membuat:  Seluruh  bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan:   disaring dan diminum 2 kali sehari.

5.3.Batuk. Bahan Utama: 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, bunga). Bahan tambahan:  Madu secukupnya. Cara membuat:  Bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata. Cara menggunakan:  diminum  sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari

5.4.Haid berlebihan. Bahan Utama: 3 – 7  potong akar Meniran kering. Bahan tambahan: 1 gelas air tajin. Cara membuat: bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air  sampai mendidih, kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata.Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5.5.Disentri. Bahan Utama: 17 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga ). Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5.6.Luka koreng. Bahan Utama:  9 – 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga). Cara membuat:  Bahan Utama dicuci Bersih dan ditumbuk halus.  Kemudian direbus dengan 1 cerek air. Cara menggunakan: dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.

5.7.Jerawat. Bahan Utama:  7 Batang tanaman meniran. Bahan Tambahan:  1 Rimpang umbi kunyit (4 cm). Cara membuat:  Seluruh  bahan dicuci sampai bersih dan ditumbuk  sampai halus, kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: disaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.

6.Efek samping

Tulisan mengenai efek samping minum ramuan Meniran belum ketemu, namun dengan minum 5 gram “teh” Meniran (menambahkan air panas pada daunnya tapi tidak dididihkan) yang dijadikan 3 kali ( tiap kali 1/3 x 5 gram) selama beberapa minggu tidak akan menimbulkan efek samping.

Untuk jangka panjang dosisnya separuhnya16.

Untuk amannya, bagi yang menderita stroke karena pembekuan atau gumpalan darah atau thrombus dan yang menderita penyakit jantung koroner yang minum obat pngencer darah (salisilat dan lainnya) lebih baik jangan minum ramuan dari Meninran, dikhawatirkan mengganngu usaha untuk mengencerkan darah (pendapat pribadi).

Apabila ingin melihat foto Meniran “click” dibawah ini.

Foto Meniran 

7.Bahan bacaan:

1.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=18

2.http://www.erbeofficinali.org/dati/nacci/studi/PHYLLATHUS%20provoca%20APOPTOSI%20su%20tumori.pdf

3.http://flowers.la.coocan.jp/Euphorbiaceae/Phyllanthus%20urinaria.htm

4.http://www.isca.in/IJPS/Archive/v1i1/1.ISCA-RJPcS-2012-002.pdf

5.http://books.google.co.id/books?id=ordQCHqPy9gC&pg=PA134&lpg=PA134&dq=phyllanthus+urinaria+phytochemistry&source=bl&ots=i1pHCEtMSB&sig=tDnnHGa08jAYh3wcyK1y9D_1gQE&hl=en&sa=X&ei=qkwpUdCiGIOMrgfJloGwBg&redir_esc=y#v=onepage&q=phyllanthus%20urinaria%20phytochemistry&f=false

6.http://www.academicjournals.org/ajpp/pdf/pdf2011/8%20November/Mahdi%20et%20al.pdf

7.http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12877924

8.Mustofa, Eti Nurwening Sholikhah,Subagus Wahyuono (2007).  Anti plasmodial activity of fractions isolated from methanolic extract ofmeniranherb (Phyllanthus niruriL) traditionally used to treat malariaBerkala/lmuKedokteran Vol.39, No.1, Maret: 7-13

9.http://www.stuartxchange.com/Ibaibaan.html

10.http://memo.cgu.edu.tw/cgmj/3305/330501.pdf

11.http://www.unboundmedicine.com/medline/citation/17886844/Phenolic_antioxidants_from_the_whole_plant_of_Phyllanthus_urinaria_

12.http://www.thefreelibrary.com/Phyllanthus+urinaria+extract+attenuates+acetaminophen+induced…-a0221083824

13.http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.2042-7158.1996.tb03913.x/abstract

14.http://www.erbeofficinali.org/dati/nacci/studi/PHYLLATHUS%20provoca%20APOPTOSI%20su%20tumori.pdf

15.http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22095704

16.http://www.phyllanthus.net/phyllantus-dosage.htm

1.Pendahuluan

Dari sekitar 43 herbal atau tanaman obat yang sudah saya pelajari, ada 16 diantaranya secara turun temurun (tradisional) dipakai untuk menurunkan gula darah (diabetes mellitus).

Identik dengan pemakaian obat modern (bahan kimia maupun ekstrak murni dari tanaman obat) maka kombinasi dari beberapa macam tanaman obat, secara sinergis (bersama-sama) bekerja untuk tujuan yang diinginkan. Dengan mengkombinasi beberapa herbal atau tanaman obat maka dapat mengurangi jumlah/dosis (kebutuhan) masing-masing tanaman/herbal, yang mengakibatkan akan menurunkan efek sampingnya apabila ada.

Secara tradisi, biasanya seduhan jamu dibuat dengan mendidihkan pelan-pelan daun, bunga, batang atau akar tanaman obat dengan sejumlah air ( satu liter atau tiga gelas)  dijadikan sepertiganya (sepertiga liter atau satu gelas).

Biasanya memakai alat pendidih yang terbuat dari lempung (tanah), namun bisa diganti dengan stainless steel, dan tidak boleh memakai aluminium. Karena dalam herbal mengandung senyawa yang dapat melarutkan aluminium, sedangkan aluminium sendiri bisa berbahaya terutama bagi penderita gagal ginjal.

2.Herbal untuk Diabetes Mellitus (untuk menurunkan kadar gula darah)

Adapun tanaman obat (herbal) yang dapat menurunkan kadar gula darah diantaranya adalah:

1.Brotowali  (daun dan batang) 9.Meniran

2.Jinten hitam                     10.Mahkota dewa

3.Kayu manis                       11.Pare

4.Kembang sepatu             12.Salam (daun salam)

5.Kersen (keres)                 13.Sambiloto

6.Krokot                                14.Sambung nyawa

7.Lidah buaya                    15.Sarang semut

8.Mahoni                              16.Tapak dara.

3.Efek hipotensi (menurunkan tekanan darah)

Hendaknya diingat bahwa diantara herbal atau tanaman obat di atas  dapat juga menurunkan tekanan darah (brotowali, kembang sepatu, mahoni, meniran, sambung nyawa, tapak dara). Oleh karena itu apabila darahnya sudah rendah ( kurang dari 100/70) maka hindari memakai herbal yang dapat menurunkan tekanan darah tersebut.

4.Memilih herbal atau tanaman obat

Hendaknya memilih tanaman atau herbal yang paling mudah didapat di daerahnya masing-masing. Jumlah tiap herbal bisa dikurangi hingga menjadi sepertiganya (apabila tiga atau lebih kombinasi herbal).

5.Cara meramu atau meracik herbal

Khusus untuk herbal yang sudah tersedia dalam bentuk serbuk (kayu manis) maka bisa dimasukkan kapsul (no. 00, bisa beli di Apotek). Bahkan seperti jinten hitam sudah banyak tersedia dalam bentuk kapsul.

Contoh meracik jamu untuk Diabetes Mellitus yang kadar gulanya puasa sekitar 160 mg/dl dan 2 jam setelah makan 200 mg/dl dan belum minum obat dari dokter karena satu dan lain hal.

1.Brotowali (batang) kering atau basah 10 cm dan 10 lembar daun Brotowali

2.Daun Keres atau Kersen 20 lembar

3.Daun Salam 10 lembar

4.Daun Tapak dara 10 lembar

Daun dan batang (brotowali) di potong-potong.

Dididihkan dengan 1 liter air dijadikan sepertiganya (± 300 ml), disaring kalau perlu. Diminum separuhnya (dijadikan dua hari) pagi hari  lima menit sebelum makan pagi atau bersamaan dengan makan pagi.

Apabila tidak ada tanda-tanda gula darah terlalu rendah, diteruskan hingga dua minggu. Hasilnya harus dilihat dari pemeriksaan gula darah di laboratorium. Apabila belum turun dosisnya dinaikkan seperlunya.

Apabila sudah minum obat dari dokter dan perlu untuk menurunkan gula darahnya lebih lanjut, sebaiknya obat-obatan tersebut diteruskan dan ditambah jamu dengan dosis yang disesuaikan, artinya dosis jamunya dikurangi dan sering dimonitor gula darahnya hingga normal dan diteruskan; namun hati-hati hendaknya ingat akan tanda-tanda kalau kadar gula darahnya terlalu rendah! Ini berlaku juga untuk bubuk kayu manis dan kapsul jinten hitam.

6.Gejala gula darah rendah dan gula darah tinggi

6.1.Kalau gula darahnya terlalu rendah akan timbul gejala:

keluar keringat, gemetaran, merasa lapar, detak jantung meningkat, merasa lemah dan bisa semaput dan tidak sadarkan diri. Hendaknya minum air gula secepatnya dan secukupnya!

6.2.Sebaliknya kalau kadar gulanya tinggi sering timbul gejala:

sering haus dan sering kencing, mudah ngantuk. Sering menderita infeksi kulit (bakteri atau jamur). Merasa sakit semua, terutama otot. Kalau sudah terjadi komplikasi maka timbul gangguan penglihatan, sering kesemutan. Kalau lebih parah lagi alat peraba kulit terutama di kaki berkurang. Bisa menurunkan fungsi ginjal bahkan bisa menderita gagal ginjal.

7.Peristiwa nyata

Terjadi pada teman kami. Karena minum rebusan daun keres terlalu banyak gulanya drop hingga harus masuk rumah sakit!

8.Informasi tambahan

Hingga tanggal 17  Juli 2014, ada tambahan herbal yang dapat menurunkan gula darah yaitu:

8.1.Meniran

8.2.Daun insulin atau Daun Yacon Smallanthus sonchifolius Philanthus urinaria Linn

8.3.Akar rumput alang-alang Imperata Cylindrica (L) Beauv.

Keterangan lebih jauh bisa dibaca dalam blok ini (cari lewat kotak search dalam blok ini).

9.Bahan bacaan

1.https://mhanafi123.wordpress.com

2.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/?mnu=2

Nama lain: Simalakama (Melayu), makutadewa, makuto mewo, makuto ratu, makuto rojo (Jawa). Nama simplisia Phaleriae Fructus (buah mahkota dewa)1.

1.Pendahuluan

Mahkota Dewa (MD) bisa ditemukan di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Tanaman ini kemungkinan berasal dari Papua. Mahkota Dewa tumbuh subur di tanah yang gembur dan subur pada ketinggian 10-1.200 m dpl. Perdu menahun ini tumbuh tegak dengan tinggi 1-2,5 m1.

2.Kandungan fitokimia

Daun Mahkota Dewa mengandung anti histamin, alkaloid, saponin, dan polifenol (gallic acid, lignan). Kulit buah mengandung alkaloid, saponin, dan flavonoid (kaempferol, myricetin, naringin, dan rutin)1,2,3. Bijinya mengandung fevicordin A4.

3.Manfaat

Secara tradisional Mahkota Dewa biasa dipakai untuk1,2,3:

3.1.Gangguan liver

3.2.Gangguan ginjal

3.3.Gangguan jantung

3.4.Hemorroid (ambeien)

3.5.Diare

3.6.Menurunkan gula darah (diabetes mellitus)

3.7.Impotensi

3.8.Migrain

3.9.Stroke

3.10.Anti radang, dan anti nyeri. (rematik)

3.11.Alergi

3.12.Acne (jerawat), dan penyakit kulit lainnya (psoriasis).

3.13.Kanker

4.Penelitian

4.1.Hendra R. et al. (2011). Antioxidant, Anti-inflammatory and Cytotoxicity of Phaleria macrocarpa(Boerl.) Scheff Fruit. BMC Complementary and Alternative Medicine,11:110. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buah MD, mempunyai aktifitas anti oksidan yang kuat, selain itu juga sebagai anti radang dan anti kanker3.

4.2.Diantini A et al. (2012). Cytotoxicity of fevicordin-A from Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl on P 388, HeLa, CasKi, TE-2, TE-8 andPrepuce’s Fibroblast cells. E3 Journal of Medical Research Vol. 1(1). pp. 001-005. Kesimpulan: Fevicordin yang terdapat dalam biji buah MD berpotensi sebagai obat kanker cervix dan leukemia4.

4.3.Ali R. B. Et al. (2012). Hypoglycemic and anti-hyperglycemic study of Phaleria  macrocarpa fruits pericarp. Journal of Medicinal Plants Research Vol. 6(10), pp. 1982-1990. Penelitian ini menyimpulkan, penggunaan buah MD (pericap) dalam pengobatan tradisional untuk kencing manis (diabetis mellitus) dapat dibenarkan5.

4.4.Faried A. Et al. (2007). Anticancer effects of gallic acid isolated from Indonesian herbal medicine, Phaleria macrocarpa(Scheff.) Boerl, on human cancer cell lines. INTERNATIONAL JOURNAL OF ONCOLOGY 30: 605-613. Kesimpulan: Asam Gallat (gallic acid) yang ada dalam buah MD, berpotensi sebagai obat anti kanker6.

4.5.Fariza Nor et al. (2012). Anti-inflammatory Activity of the Major Compound from Methanol Extract of Phaleria macrocarpa Leaves. Journal of Applied Sciences. Vol 12, 11: 1195-1198. Phalerin yang didapat dengan mengekstrak daun MD memakai metanol mempunyai efek anti radang dengan kekuatan sedang7.

4.6.Tjandrawinata R. et al. (2011). EXTRACT OF PHALERIA MACROCARPA AS AN ANTINEOPLASTIC, ANTI-INFLAMMATORY AND ANTIANGIOGENIC AGENT. Publication date: 2011-04-21 Patent application number: 20110091395. Kesimpulan: Dengan cara yang sudah dipatenkan buah MD diekstrak dan senyawa darinya dapat dipakai untuk menghilangkan radang dan nyeri serta untuk anti kanker dan penyakit wanita lainnya8.

4.7.Suryanto, Teguh (2007) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PHALERIA MACROCARPA TERHADAP INDEKS APOPTOSIS SEL ADENOKARSINOMA MAMMA DAN PERKEMBANGAN MASSA TUMOR PAYUDARA MENCIT C3H. Masters thesis, Diponegoro University. Polifenol yang didapat dari ekstrak MD dapat merangsang pembentukan Interferon. Interferon dapat meningkatkan CTL dan NK-Cell. Selanjutnya senyawa dalam ekstrak dapat meningkatkan apoptosis indeks dan menghambat pertumbuhan sel kanker9.

4.8.Tjandrawinata R. et al. (2011). Symptomatic treatment of premenstrual syndrome and/or primary dysmenorrhea with DLBS1442, a bioactive extract of Phaleria macrocarpa. Int J Gen Med. 2011; 4: 465–476. Kesimpulan: Senyawa ekstrak MD yang dimasukkan kedalam kapsul sebanyak 100 mg dapat mengurangi gejala (nyeri dan lainnya) yang disebabkan oleh  menstruasi10.

5.Cara membuat sediaan

Secara ilmiah sebenarnya untuk beberapa keadaan atau penyakit (kecuali 4.8 di atas sementara ini), dosis yang diperlukan belum diketahui. Oleh karena itu untuk ramuan yang diminum, gunakan beberapa irisan buah kering (tanpa biji), atau beberapa helai daun dipakai beberapa hari, baru dosisnya ditingkatkan sedikit demi sedikit, sampai dirasakan manfaatnya. Untuk penyakit lainnya, misalnya penyakit kulit seperti psoriasis, dosis pemakaiannya kadang harus lebih besar agar mendapat manfaat yang diinginkan. Perhatikan efek samping yang timbul1.

5.1.Untuk disentri (diare bercampur darah).

Rebus kulit buah mahkota dewa yang sudah dikeringkan (15 g) dengan dua gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring kemudian minum airnya sekaligus. Lakukan 2-3 kali dalam sehari1.

5.2. Psoriasis.

Belah buah mahkota dewa segar (tiga buah), bijinya dibuang, lalu iris tipis-tipis dan jemur sampai kering. Rebus simplisia ini dengan satu liter air dengan api besar. Setelah mendidih, kecilkan api dan rebus sampai airnya tersisa seperempatnya. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing separuhnya. Jika timbul gejala keracunan, turunkan dosis atau hentikan penggunaannya1.

5.3.Untuk rematik atau linu lutut.

Antara 10-20 lembar daun MD direbus dengan satu liter air, dijadikan sepertiganya. Diminum separuh pagi dan separuh sore hari. Ingat petunjuk membuat sediaan seperti yang tertulis di atas. Dimulai dengan 10 lembar.

6.Efek samping

Buah, dan terutama bijinya dapat menyebabkan sakit kepala, mabuk, kejang, dan pingsan. Ibu hamil tidak boleh minum ramuan MD1.

Kalau ingin melihat foto Mahkota Dewa “click” di bawah ini!

Foto Mahkota Dewa

7.Bahan bacaan

1.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=238

2.http://www.ijpbs.net/vol-3/issue-3/pharma/51.pdf

3.http://www.biomedcentral.com/content/pdf/1472-6882-11-110.pdf

4.http://www.academia.edu/1528568/Cytotoxicity_of_fevicordin-A_from_Phaleria_macrocarpa_Scheff._Boerl_on_P_388_HeLa_CasKi_TE-2_TE-8_and_Prepuces_Fibroblast_cells

5.http://www.academicjournals.org/jmpr/pdf/pdf2012/16Mar/Ali%20et%20al.pdf

6.http://www.internationalsurgery.org/doi/abs/10.9738/1404.1

7.http://scialert.net/abstract/?doi=jas.2012.1195.1198

8.http://www.faqs.org/patents/app/20110091395

9.http://eprints.undip.ac.id/29412/

10.http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3133514/

1.Pendahuluan

Tannin berasal dari bahasa Prancis “tanin” suatu senyawa yang bersifat “tanning” yang dapat dipergunakan untuk menyamak  kulit hewan dari suatu senyawa organik yang natural1. Ada juga yang mengatakan berasal dari bahasa German kuno yang tinggi (Old High German) “tanna” artinya pohon cemara yang merupakan sumber atau asal-usul suatu senyawa yang bisa dipakai untuk menyamak kulit hewan2.

Agar rumus bangun dan susunan tulisan tetap maka saya harus memuatnya dalam format PDF. Makalah lengkapnya bisa di “click” dibawah ini

Tanin Tannin makalah

Semoga bermanfaat, terutama bagi yang ingin tahu lebih dalam lagi tentang Tanin atau Tannin.

 

September 2017
M T W T F S S
« Nov    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Kesehatan, Obat Tradisional, Sosial Politik Agama, dan Bahan Kuliah Ilmu Biokimia.

Artikel yang sudah ditulis