Bahasa Sunda cangkaleng1, orang Malaysia bilang buah kabung2.
1.Pendahuluan
Kolang-kaling adalah buah dari pohon aren. Kolang-kaling kerap ditemui sebagai pelengkap es. Saat puasa, buah ini menjadi sajian buka utama1.
Kolang kaling dapat diperoleh dari inti biji buah aren yang setengah masak. Tiap buah aren mengandung tiga biji buah. Buah aren yang setengah masak, kulit biji buahnya tipis, lembek dan berwarna kuning, inti biji (endosperm) berwarna putih agak bening dan lembek, endosperm inilah yang diolah menjadi kolang-kaling3.
Untuk membuat kolang-kaling, para pengusaha kolang kaling biasanya membakar buah aren sampai hangus, kemudian diambil bijinya untuk direbus selama beberapa jam. Biji yang sudah direbus tersebut kemudian direndam dengan larutan air kapur selama beberapa hari sehingga terfermentasikan. Kandungan karbohidrat yang dimiliki kolang kaling bisa memberikan rasa kenyang bagi orang yang mengonsumsinya, selain itu juga menghentikan nafsu makan dan mengakibatkan asupan makanan jadi menurun, sehingga cocok dikonsumsi sebagai makanan diet4.
Buah kolang kaling sudah tersebar di seluruh Nusantara dan banyak dijumpai di pasar tradisional maupun pasar modern. Buahnya berbentuk lonjong, pipih (karena di tumbuk), berwarna putih bening dengan tekstur padat, lunak, dan kenyal. Buah ini banyak diolah sebagai manisan, campuran es buah, atau dimasak bersama kolak5.
2.Kandungan kimia kolang kaling
2.1.Kadar air mencapai 93,8 – 94 % (dalam 100 gr ada 93,8 – 94 gram air)
2.2.Karbohidrat 4 – 6 %
2.3.Protein 0,4 – 0,69 %
2.4.Lemak/lipida 0,2 %
2.5.Serat 0,95 – 1,6 %
2.7.Kalsium (Ca++) 91 mg
2.8.Fosfor 243 mg
2.9.Zat besi (Fe) 0,5 mg (kebutuhan laki dewasa 8,5 mg, gadis 21,4 mg per hari18)
2.10.Galaktomannan 4, 15 %17
Setiap 100 gram mengandung 27 Kal. (kkal.)1.
3.Manfaat medis
Menurut tulisan dari kepustakaan no.1 (LPTP Kepulauan Riau, Badan Litbang Pertanian-RI), yang bersumber dari Tabloid Sinar Tani (2013), dan banyak tulisan yang memakai Majalah Trobus sebagai sumber untuk tulisannya (Khasiat Kuat Kolang-Kaling. Trubus Edisi 512 Juli 2012/XLIII halaman 62-65), misalnya kepustakaan no.6; ada juga yang menulis:”Penelitian Departemen Pertanian menunjukkan beberapa khasiat utama kolang kaling bagi kesehatan tubuh”7. Selama ini banyak tulisan yang menyatakan kolang kaling bermanfaat untuk1,3,5,6,7:
3.1.Mengatasi radang sendi.
Menurut tulisan tersebut, galaktomannan yang ada dalam kolang kaling mempunyai kasiat analgesik (mengurangi sakit), sehingga bisa untuk mengobati nyeri sendi.
Sebenarnya dengan memakan kolang kaling tidak akan bisa mengurangi nyeri sendi. Pembahasan tentang hal ini yaitu bahwa kolang kaling yang dimakan tidak dapat dipakai untuk mengobati nyeri sendi, ada di bagian akhir tulisan ini (5.4).
3.2.Melancarkan pencernaan.
Kandungan serat dalam kolang kaling dapat membantu melancarkan buang air besar.
3.3.Memperkuat tulang.
Kalsium dalam kolang kaling dianggap dapat memperkuat tulang. Kita memerlukan kalsium sebanyak 800 mg perhari (ibu hamil perlu 1200 mg). Dalam 100 gr kolang kaling ada 91 mg kalsium. Berat 12 biji kolang kaling masak yang sudah disimpan di dalam lemari es ukuran sedang sekitar 50 grm. Untuk memperoleh 91 mg kalsium kita harus makan sekitar 23-25 biji atau rata-rata 24 biji kolang kaling. Agar kita mendapatkan kalsium sebanyak 800 mg maka memerlukan sekitar 24/91 x 800 = 211 biji kolang kaling, atau sekitar 211/24 x 100 gram = 879 gram.
Sebagai perbandingan, dalam bubuk susu merek tertentu yang rendah lemak tinggi kalsium, satu takaran untuk sekali minum sebesar 35 gram mengandung 600 mg kalsium.
Dalam susu cair merek tertentu (kemasan doss) siap minum, satu takaran 250 ml mengandung sekitar 350 mg.
3.4.Makanan diet.
Serat yang ada dalam kolang kaling memberi rasa kenyang hingga dapat mengurangi asupan makanan yang lain, agar tidak menjadi gemuk.
4.Manfaat makan kolang kaling
Dari literatur yang bisa dikumpulkan, ternyata manfaat galaktomannan yang ada dalam kolang kaling yang kita makan adalah sebagai bertikut:
4.1.Dapat menurunkan gula darah.
Galaktomannan dapat menghambat kerja enzim alfa amilase, maltase, sukrase, dan laktase8,10. Dalam usus karena adanya hambatan oleh galaktomannan, karbohidrat yang kita makan sebagian tidak bisa dicerna, demikian pula gula dapur (sukrose) dan karbohidrat dalam susu (laktose), hal ini dapat menurunkan kadar gula darah. Dalam pengobatan medis kerjanya mirip dengan acarbose (Glucobay) yang menghambat kerja enzim-enzim yang mencerna karbohidrat, namun dengan cara yang berbeda.
4.2.Dapat menurunkan LDL kholesterol dan menaikkan HDL kholesterol8,9.
4.3.Dapat menurunkan trigliserida (TG)9.
Galaktomannan dapat menghambat enzim lipase pankreas, sehingga penyerapan trigliserida dihambat. Selanjutnya dalam perjalanannya akan menyebabkan LDL kholesterol menurun.
4.4.Dapat melindungi fungsi hepar8.
4.5.Dapat melindungi fungsi ginjal pada tikus Diabetes Mellitus buatan8.
Pada tikus diabetes yang diberi galaktomannan fungsi hepar dan ginjalnya membaik.
4.6.Dapat mengontrol berat badan, sebagai diet.
Serat dalam kolang kaling bersama-sama dengan galaktomannan (soluble fibers) dapat meningkatkan gerakan peristalsis sehingga memudahkan untuk buang air besar. Serat juga dapat menimbulkan rasa kenyang, sehingga asupan makanan menjadi berkurang. Ini baik untuk menjaga berat badan.
4.7.Dapat melancarkan pencernaan
4.8.Sebagai sumber kalsium dan fosfor untuk pembentukan tulang
5.Galaktomannan (galactomannan)
5.1.Struktur Galaktomannan
Galaktomannan adalah polisakarida yang tersusun dari mannose sebagai rantai utama dan galaktose sebagai gugus samping. Perbandingan antara mannose dan galaktose berkisar 1:1 sampai 4:1 tergantung dari sumber galaktomanan. Ikatan antara mannose melalui beta ( 1  4 ) dan galaktose terikat pada C yang ke 6 dari mannose11.
5.2.Galaktomannan tidak bisa dicerna oleh usus
Karena ikatan beta inilah maka galaktomannan tidak bisa dicerna oleh enzim pankreas maupun enzim-enzim yang ada di usus manusia.
5.3.Galaktomannan dalam darah
Kadar galaktomannan dalam darah bisa terdeteksi apabila seseorang terinfeksi jamur Aspergillus. Pemeriksaan untuk mendeteksi galaktomannan sudah tersedia di USA dengan metode Enzyme Immunoassay (EIA) yang telah diakui oleh FDA11,12.
5.4.Dengan menginjeksikan kedalam persendian galaktomanan dapat mengurangi nyeri sendi.
Castro R. R. et al (2007) dalam Clinical Rheumatology, melakukan penelitian dengan memakai tikus13. Galaktomannan (Hylan G-F 20) disuntikkan kedalam persendian kaki tikus ternyata dapat berfungsi sebagai analgesik, yaitu dapat mengurangi rasa sakit.
Mungkin dari sinilah semua pernyataan bahwa kolang kaling dapat mengurangi rasa sakit untuk arthritis atau radang sendi. Kolang kaling mengandung galaktomannan, galaktomannan dapat mengurangi rasa sakit pada percobaan yang menggunakan tikus tersebut dengan cara menyuntikkan kedalam persendiannya.
Karena galaktomannan tidak diserap oleh usus, maka kalau kita makan kolang kaling, galaktomannan yang ada di dalamnya tidak akan sampai kedalam persendian, jadi tidak akan bisa mengurangi nyeri sendi.
5.5.Galaktomannan dalam industri makanan
Galaktomannan dalam bentuk tepung telah lama diproduksi sebagai Locust Bean Galactomannan (LBG) yang dipakai untuk campuran pembuatan eskrim, keju krim (cheese spreads), salad creams, processed meat products, and pie fillings14. Produksi galaktomannan disini bukan untuk pengobatan nyeri sendi tapi sebagai bahan tambahan untuk makanan. Ditambahkan untuk pembuatan eskrim agar air tidak mengkristal pada temperatur rendah sehingga eskrim terasa lembut bukan sebagai krital es. Ditambahkan kedalam makanan yang lain sebagai stabilisator emulsi, misalnya dalam krim salad, juga dalam daging olahan dan banyak lagi.
Galaktomannan dipakai juga dalam pabrik farmasi misalnya untuk membuat tablet sustain release, dalam kosmetik untuk tissu basah, pabrik cat sebagai emilgator15.
5.6.Galaktomanan juga dipakai sebagai campuran produk obat mata16.
6.Kesimpulan
Kolang kaling mengandung Galaktomannan, serat, dan kalisum yang diyakini berguna untuk mengatasi radang sendi (3.1), melancarkan pencernaan (3.2), memperkuat tulang (3.3), dan makanan diet (3.4). Manfaat medis ini dikutip oleh banyak blogger dan penulis lainnya dari kepustakaan no.1 dan banyak tulisan lain yang memakai referensi majalah Trobus (Khasiat Kuat Kolang-Kaling. Trubus Edisi 512 Juli 2012/XLIII halaman 62-65).
Yang tidak benar adalah manfaat kolang kaling untuk mengatasi radang sendi, sebab galaktomannan yang ada dalam kolang kaling tidak diserap oleh usus. Percobaan yang membuktikan galaktomannan dapat mengurangi nyeri sendi dilakukan dengan menyuntikkan galaktomannan kedalam sendi lutut kaki tikus.
Galaktomannan dapat mengurangi gula darah, memperbaiki profil lipida (lemak) darah, juga dapat memperbaiki fungsi hepar dan ginjal. Pertanyaan, berapa banyak kolang kaling yang harus dimakan agar bermanfaat seperti di atas? Jawabannya, penulis tidak lebih tahu dari yang membaca tulisan ini! Kalau boleh mengira-ngira, 100 (seratus) gram lebih.    Kebanyakan herbal belum sampai ketaraf penelitian klinis, atau memakai manusia sebagai objek percobaan. Salah satu faktornya adalah sangat mahal. Pabrik obat jarang yang mau menjadi sponsor penelitian, karena mungkin khawatir uangnya tidak bisa kembali!
7.Bahan bacaan
1.http://kepri.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/berita/5-seminarlokakarya/758-khasiat-tersembunyi-kolang-kaling
2.http://linapg.blogspot.co.id/2011/10/buah-kabungkolang-kaling-sirap-rose.html
3.http://www.tanobat.com/aren-ciri-ciri-tanaman-serta-khasiat-dan-manfaatnya.html
4.http://id.wikipedia.org/wiki/Kolang-kaling
5.http://kesehatantubuh-tips.blogspot.com/2014/11/8-manfaat-dan-khasiat-buah-kolang-kaling.html
6.http://simbolonmanachembegin.blogspot.co.id/2013/11/manfaat-kolang-kaling.html
7. http://www.dream.co.id/fresh/khasiat-kolang-kaling-untuk-kesehatan-140723s.html
8.http://link.springer.com/article/10.1007%2Fs12257-009-3037-9
9.http://www.academicjournals.org/app/webroot/article/article1380733852_Ramulu%20et%20al.pdf
10.http://www.aensiweb.com/old/jasr/jasr/2008/1893-1897.pdf
11.https://en.wikipedia.org/wiki/Galactomannan
12.http://www.testcatalog.org/show/ASPAG
13.Castro R.R. (2007). Analgesic activity of a polysaccharide in experimental
osteoarthritis in rats. Clin Rheumatol 26:1312–1319
(http://www.cof.org.cn/pdf/2007/8/Analgesic%20activity%20of%20a.pdf)
14. http://www.chemtotal.com/galactomannans.html
15.http://www.lucidcolloids.com/pdf/8617_glimpses-of-galactomannans.pdf
16.http://www.google.com/patents/US6403609
17.Juliati BR. Tarigan (2012). KARAKTERISASI EDIBLE FILM YANG BERSIFAT ANTIOKSIDAN DAN ANTIMIKROBA DARI GALAKTOMANAN BIJI AREN
(Arenga pinnata) YANG DIINKORPORASI DENGAN MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.). Thesis untuk mendapat gelar Doktor.
18.https://id.wikipedia.org/wiki/Zat_besi