1.Pendahuluan

Sakit kepala, atau sering dikeluhkan sebagai pusing, adalah perasaan sakit seperti menderita luka tajam, atau terpukul barang tumpul, kadang sakitnya terasa seirama dengan detak jantung dalam kepala. Bisa terasa sebelah kiri atau kanan saja, kadang di bagian depan kepala sekitar mata dan dahi, kadang di bagian belakang kepala atau di seluruh kepala. Datangnya bisa mendadak atau pelan, berahir atau sembuh dalam waktu kurang dari satu jam atau sampai beberapa hari1.

Dalam otak tidak ada reseptor untuk rasa sakit, sehingga otak tidak sensitif terhadap rasa sakit. Rasa sakit di kepala timbul karena gangguan dari jaringan sekitar otak yang sensitif terhadap rasa sakit. Ada sembilan tempat atau bagian di sekitar leher dan kepala yang sensitif terhadap rasa sakit, yaitu periostium (yang melapisi atau selaput) tulang kepala, otot, syaraf, pembuluh darah arteri dan vena, jaringan bawah kulit, mata, telinga, sinus, dan membran mukosa2. Apabila kesembilan tempat ini terangsang karena sesuatu, maka kepala akan terasa sakit.

Sakit kepala merupakan gejala dari sekitar  200 macam penyakit atau keadaan2.

2.Penyebab sakit kepala. Sebagian besar penyebab sakit kepala tidak berbahaya, namun ada penyebab sakit kepala merupakan suatu keadaan yang dapat mengancam jiwa, sehingga memerlukan penanganan darurat3.

Sakit kepala sesuai dengan penyebabnya dibagi menjadi dua, yaitu3:

2.1.Sakit kepala Primer

Sakit kepala jenis ini, disebabkan oleh masalah atau over active dari bagian yang sensitif terhadap rasa sakit dalam kepala (sebagian dari kesembilan tempat). Namun sakit kepala primer  bukan gejala dari penyakit yang ada di dalam rongga kepala sendiri. Sakit kepala primer bisa disebabkan oleh aktifitas kimia dari otak, atau syaraf, serta pembuluh darah di luar rongga kepala, atau otot di kepala dan leher, atau kombinasi aktifitas kimia dari beberapa jaringan  tersebut. Sebagian orang karena faktor genetik lebih mudah mengalami sakit kepala primer3.

Sakit kepala primer yang paling sering adalah3:

2.1.1.Sakit kepala cluster (cluster headache). Sering menyerang ketika tidur, sakit disekitar mata.

2.1.2.Migrain

2.1.3.Sakit kepala tegang (tension headache)

2.1.4.Trigeminal Neuralgia (Trigeminal autonomic cephalalgia, TAC))

Ada beberapa macam sakit kepala biarpun dinyatakan tergolong primer, namun bisa merupakan suatu gejala dari suatu penyakit, diantaranya:

2.1.5.Sakit kepala tiap hari yang khronik (chronic daily headache)

2.1.6.Sakit kepala waktu batuk (cough headache)

2.1.7.Sakit kepala waktu olah raga (exercise headeache)

2.1.8.Sakit kepala waktu berkumpul dengan istri (sex headache)

Sebagian sakit kepala terangsang oleh gaya hidup, misalnya:

2.1.9.Alkohol

2.1.10.Makanan tertentu, misalnya daging olahan, karena mengandung asam Nitrat

2.1.11.Perubahan waktu tidur, atau kekurangan tidur

2.1.12.Postur atau posisi tegak atau duduk yang kurang tepat

2.1.13.Tidak makan pada waktu yang seharusnya makan (skipped meals)

2.1.14.Stress

2.2.Sakit kepala sekunder

Adalah gejala dari penyakit yang dapat merangsang syaraf disekitar leher dan kepala yang sensitif terhadap rasa sakit. Sakit kepala jenis ini sangat banyak, diantaranya

2.2.1.Sinusitis akuta

2.2.2.Masalah pada gigi

2.2.3.Infeksi telinga tengah

2.2.4.Glukoma

2.2.5.Flu

2.2.6.Meningitis

2.2.7.Pembesaran arteri dalam otak (brain anuerym)

2.2.8.Pecahnya pembuluh darah dalam otak (adanya hematoma)

2.2.8.Keracunan CO (cabon monoxide)

2.2.9.Terlalu banyak minum obat anti nyeri

2.2.10.MSG (mono sodium glutamat)

2.2.11.Pemakaian helm yang terlalu ketat.

2.2.12.Ada juga sakit kepala sekunder yang spesifik, misalnya akit kepala karena makan es krim

2.2.13 dan masih banyak lagi.

3.Migrain

Khusus sakit kepala jenis ini akan diterangkan lebih lanjut secara singkat.

3.1.Migrain yang tipikal menyerang separuh kepala, kadang sebelah kiri kadang yang kanan. Berlangsung dua sampai 72 jam. Bisa terasa sakit sekali atau moderat dan berdenyut. Kadang bersamaan dengan mual, muntah, lebih sensitif terhadap cahaya, suara dan bau-bauan. Rasa sakit bertambah parah dengan aktifitas fisik. Hampir sepertiga penderita migrain mempunyai aura. Aura adalah gangguan penglihatan atau gejala visual singkat yang menandai akan terjadi migrain. Namun kadang ada aura tapi tidak diikuti migrain atau hanya menderita migrain yang ringan.

Penyebab migrain yang sebenarnya belum diketahui secara pasti. Beberapa faktor yang sudah diketahui, diantaranya adalah,  migrain diyakini karena gabungan antara pengaruh lingkungan dan faktor genetik. Sebanyak dua pertiga migrain menyerang populasi yang ada hubungan darah. Faktor yang lain adalah jenis kelamin, penderita wanita lebih banyak dari pada pria. Pada sebagian wanita, selama hamil serangan migrain berkurang kejadiannya4.

Salah satu teori terjadinya migrain adalah sebagai berikut:

Menurunnya Serotonin dalam darah akan menyebabkan sistem trigeminal mengeluarkan neuropetida. Senyawa ini akan sampai di selaput otak (meninges) dan terjadilah migrain5.

3.2.Pemicu timbulnya migrain

Apapun teori terjadinya,  ada beberapa hal yang dapat memicu  migrain, diantaranya yaitu5:

3.2.1.Perubahan kadar hormon pada wanita. Naik turunnya estrogen selama siklus menstruasi. Wanita menderita migrain sesaat sebelum dan selama menstruasi. Yang lain menderita migrain ketika sedang hamil atau setelah menapause. Ada wanita apabila minum pil KB sering menderita migrain , namun ada yang sebaliknya, malah jarang menderita migrain waktu minum pil KB.

3.2.2.Makanan. Coklat, keju, pisang, makanan olahan seperti sosis makanan dalam kaleng, tidak makan pada waktu yang seharusnya makan (skip meal).

3.2.3.Minuman. Minuman anggur dan yang beralkohol lainnya

3.2.4.Aspartam (pemanis), pengawet, dan MSG

3.2.5.Stress. Stress karena pekerjaan atau dalam rumah tangga.

3.2.6.Rangsangan saraf mata, pendengaran, dan bau. Sinar terang, suara keras, bau perfume, thinner, asap dan banyak lagi

3.2.7.Perubahan tidur. Terlalu lama tidur , kurang tidur, jet lag.

3.2.8.Aktivitas fisik yang inten. Misalnya aktivitas seks.

3.2.9.Perubahan cuaca atau tekanan barometer.

3.2.10.Obat-obatan. Pil KB, vasodilator (nitrogliserin) dapat memperparah migrain.

3.3.Pencegahan

3.3.1.Migrain bisa dicegah dengan menghindari apa yang dapat mencetuskannya.

3.3.2.Dengan minum obat tertentu untuk penderita tertentu pula.

3.3.2.1.Apabila sering sekali menderita migrain dan sakitnya parah, tidak menderita asma dan tidak menderita darah rendah, bisa minum beta bloker6.

3.3.2.2.Antidepresan. Amiptriptillin dianggap yang paling berhasil untuk mencegah migrain7.

3.4.Pengobatan migrain4,8.

Sebenarnya hingga saat ini tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan migrain. Yang ada adalah obat-obatan yang dapat meringankan gejala migrain. Adapula obat untuk mencegah timbulnya migrain, seperti yang diterangkan di atas (3.3.2.).

Mungkin memerlukan waktu untuk mencari kombinasi obat yang cocok untuk meringankan gejala penderita migrain.

3.4.1.Obat penghilang rasa sakit (painkillers)

3.4.2.Sumatriptan. Efektif apabila diberikan sejak awal timbulnya gejala. Penderita jantung koroner sebaiknya tidak memakai obat ini. Pernah ada penderita yang shock biarpun obat tersebut diminum9.

3.4.3.Ergotamin. Harganya lebih murah dari sumatriptan dan mempunyai efek samping yang lebih ringan. Ergotamin dengan kombinasi obat yang lain (chlorpromazine) baik untuk penderita  migrain yang berat (severe) dan penderita yang mengalami migrain lama, muntah-muntah, tidak bisa berfikir normal dan ada gangguan penglihatan (sparkling light), penderita ini disebut Status Migrainosus4,10.

3.4.4.Kopi. Kopi mengandung caffeine yang dapat mempercepat dan meningkatkan kerja obat penghilang sakit (painkillers), selain itu memperlama kerja obat tersebut11.

4.Bahan bacaan

1.http://www.mayoclinic.org/symptoms/headache/basics/definition/sym-20050800

2.https://en.wikipedia.org/wiki/Headache

3.http://www.mayoclinic.org/symptoms/headache/basics/causes/SYM-20050800

4.https://en.wikipedia.org/wiki/Migraine

5.http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/migraine-headache/basics/causes/con-20026358

6.https://migraine.com/migraine-treatment/prevention-medications/

7.https://migraine.com/migraine-treatment/antidepressants-for-migraine-headaches/

8.http://www.nhs.uk/Conditions/Migraine/Pages/Treatment.aspx

9.https://en.wikipedia.org/wiki/Sumatriptan

10.http://www.webmd.com/migraines-headaches/guide/status-migrainosus-symptoms-causes-treatment

11.http://www.webmd.com/migraines-headaches/guide/triggers-caffeine