The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 27,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 10 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Sinonim: Polymnia edulis, P. sonchifolia Nama lain: Yacón, Jicama (Equador), Peruvian ground apple1,2.

1.Pendahuluan

Nama yang paling populer untuk tanaman ini adalah Yacón. Tanaman ini secara tradisional ditanam di daerah Andes Utara hingga ke Andes Tengah, dari Colombia ke Argentina Utara. Tanaman ini tumbuh subur di Australia selatan termasuk Tasmania. Diperkenalkan ke Jepang tahun 1980. Hingga tahun 2000 masih belum dikenal diluar daerah asalnya, namun setelah reportase menyiarkan bahwa di Jepang digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah, mulailah ditanam juga di Korea, Cina dan Filipina serta negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Di dekat negara asalnya menyebar ke Lima dan kota Peru lainnya1.

Tanaman dekat hubungannya dengan bunga matahari  “sunflower”, bunganya sangat mirip.

Umbinya terasa manis, beratnya dari beberapa ratus gram hingga satu kilo per biji1.

2.Kandungan kimiawi dan fitokimia

Umbinya mengandung inulin yang terasa manis, namun senyawa ini tidak bisa dicerna dan tidak bisa diserap oleh usus kita. Dalam umbi daun insulin (Yacón) banyak sekali mengandung fructooligosaccharides yang merupakan prebiotik (makanan untuk bakteri yang menguntungkan dalam usus)1. Telah ditemukan pula 5 derivatif dari Cafeic acid, dua golongan chlorogenic acid {chlorogenic acid (3-caffeoylquinic acid) and 3,5-dicaffeoylquinic acid}. Tiga lagi caffeic acid esters dari altraric acid: 2,4- or 3,5-dicaffeoylaltraric acid, 2,5-dicaffeoylaltraric acid, and 2,3,5- or 2,4,5-tricaffeoylaltraric acid3.

Daunnya mengandung: sonchifolin,  polymatin  A  and  B, uvedalin,  polyphenols,   enhydrin2,  flavonoid quercetin and an unidentified flavonoid

Kandungan senyawa dan mineral lainnya  (click dua kali)

Keterangan: Stem = batang, leaf = daun, dan tuber = umbi

Tiga asam lemak esensial yang ditemukan dalam daunnya adalah: beta-pinene, caryophylene dan y-cadinene4. flavonoid quercetin and an unidentified flavonoid

3.Manfaatnya sebagai obat tradisional

Daun dan umbi Daun Insulin atau Yacón dapat dipakai sebagai5:

3.1.Prebiotics (makanan untuk bakteri yang bermanfaat)

3.2.Anti diabetis (obat penurun gula darah)

3.3.Anti oksidan (anti oxidant)

3.4.Antibiotik

3.5.Hepatoprotektor

3.6.Sebagai makanan yang rendah kalori2.

4.Penelitian

4.1. Xiang Z et.al. (2010). Anti-diabetes constituents in leaves of Smallanthus sonchifolius. Nat Prod Commun. Jan;5(1):95-8 b. Dalam penelitian ini senyawa smallanthaditerpenic acids A, B, C and D yang ada dalam daun Yacón (daun insulin) dapat menghambat alfa glukosidase, suatu enzim yang mencerna amylopectin dan amylose (karbohidrat dalam nasi, kentang dan umbi-umbian dan makanan pokok karbohidrat lainnya). Dengan demikian penyerapan glukose berkurang atau dihambat.

4.2.Valentová K, Truong NT, Moncion A, de Waziers I, Ulrichová J. (2007). Induction of glucokinase mRNA by dietary phenolic compounds in rat liver cells in vitro. J Agric Food Chem. Sep 19;55(19):7726-31. Epub 2007 Aug 23. Dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa inkubasi sel hepar dengan senyawa poli fenol (sama dengan yang ditemukan dalam umbi daun insulin), dapat menurunkan produksi glukose oleh hepar dan dapat meningkatkan kadar enzim glukokinase dengan demikian meningkatkan pemakaian glukose.

4.3.Simonovska B, Vovk I, Andrensek S, Valentová K, Ulrichová J. (2003). Investigation of phenolic acids in Yacón (Smallanthus sonchifolius) leaves and tubers. J Chromatogr A. Oct 17;1016(1):89-98. Dalam penelitian ini, ditemukan kandungan polifenol dan flavonoid dalam daun Yacón (daun Insulin) yang mana dapat bertindak sebagai anti radikal bebas.

4.4.Lin F, Hasegawa M, and Kodama O (2003). Purification and Identification of Antimicrobial Sesquiterpene Lactones from Yacón (Smallanthus Sonchifolius) Leaves. Biosci. Biotechnol. Biochem. 67 (10), 2154-2150. Beberapa senyawa lakton ditemukan dapat berfungsi sebagai anti bakteri.

4.5.Valentová K, Moncion A, de Waziers I, Ulrichová J. (2004). The effect of Smallanthus sonchifolius leaf extracts on rat hepatic metabolism. Cell Biol Toxicol. Mar;20(2):109-20. Dalam air hasil ekstrak daun Yacón (daun insulin) dinyatakan dapat digunakan untuk mencegah dan merawat penyakit akibat oksidan dan radikal bebas terutama pada penderita diabetes mellitus (DM). Dalam penelitian ini dapat ditunjukkan pemulihan fungsi liver (glukoneogenesis) setelah pemberian air ektraks daun Yacón.

4.6.Acela Inés Arnao-Chambers et al. (2012). Hepatoprotective effect of Smallanthus sonchifolius (Yacón) in an Aqueous extract acetaminophen intoxication model. An Fac Med. V.73 n.3 Lima jul. Dalam penelitian in ditunjukkan pengaruh ekstrak menggunakan air daun Yacón (daun insulin) dapat menyembuhkan pengaruh keracuan paracetamol yang setara dengan silymarin sebagai hepatoprotektor.

5.Cara meramu atau membuat sediaan.

5.1.Umbinya bisa dimakan langsung atau dimasak. Terasa manis. Dimakan sebagai camilan, atau dibuat sirup pengganti gula dapur, bagi yang sedang diet rendah kalori dan penderita diabetes mellitus.

5.2.Untuk diabetes mellitus. Daunnya, 5 – 10 lembar direbus (jangan menggunakan aluminium) dengan 6 gelas air, dijadikan 3 gelas. Diminum 2 – 3 kali sehari. Dosisnya disesuaikan dengan kadar gula darahnya dan diperiksa hasilnya dengan cek gula darah.

5.3.Untuk keracunan (ada peningkatan SGOT SGPT, muntah-muntah), 5 lembar daun Yacón direbus dengan 6 gelas air dijadikan 3 gelas dan diminum tiga kali sehari.

6.Efek samping

Tidak ada efek sampning yang menonjol6

Apabila dalam perawatan dengan Yacón merasa lemas, gemetar dan keluar keringat dingin (tanda-tanda gula darah turun),  cepat minum air gula.

Untuk melihat fotonya di click dua kali di bawah ini!

Foto Yacón

7.Bahan bacaan

1.http://en.wikipedia.org/wiki/Yac%C3%B3n

2.http://ejfa.info/index.php/ejfa/article/viewFile/16667/8974

3.http://yadda.icm.edu.pl/yadda/element/bwmeta1.element.elsevier-eae6148b-2fa9-3d1c-bada-60f802b82085

4.[J Chromatogr A. 2005] – PubMed – NCBI.htm

5.Kateřina Valentová, Jitka Ulrichová Biomed. Papers 147(2), 119–130 (2003) Biomed.Papers_bio-200302-0001.pdf

6.Ray Sahelian, MD. Yacón root, herb and syrup research studies, health benefits.htm

 

Synonyms:  Mimosa tetrandra Humb. & Bonpl. ex Willd.

Mimosa pudica L. var. tetrandra(Willd.) DC.

Mimosa unijuga Duch. & Walp.

Mimosa pudica L. var. unijuga (Duch. & Walp.) Griseb1.

Nama lain: si kejut, rebah bangun, akan kaget;sensitive plant (bahasa Inggris), Han xiu cao (China)2; paklab, sampeas (Cambodia),  mala malu (Malaysia), makahiya (Philippines), mai yarap (Thailand) mac co (Vietnam)3

1.Pendahuluan

Putri malu mungkin asalnya memang tersebar di daerah tropis, namun pertama kali diteliti di Brazilia1. Dapat tumbuh liar di halaman, tanah lapang, di pinggir jalan dan dapat berkembang biak dengan cepat. Tumbuh tidur di tanah, kadang-kadang tegak. Batang bulat, berbulu dan berduri. Daun kecil-kecil tersusun majemuk, bentuk lonjong dengan ujung lancip, warna hijau (ada yang warna kemerah-merahan). Bila daun disentuh akan menutup (sensitif plant). Bunga bulat seperti bola, warna merah muda, bertangkai (lihat foto)2.

2.Kandungan fitokimia

Dalam ekstrak etanol Putri malu mengandung : Steroids, Carbohydrates, Saponins, dan Tannin4.

Putri malu terutama bijinya mengandung Mimonsine, suatu asam amino yang dapat menyebabkan rambut rontok1,2.

3.Manfaat sebagai obat tradisional atau obat alternatif

Sebagai obat alternatif  Putri malu bisa untuk1,2:

3.1.Penenang (tranquiliser), anti depresi

3.2.Antitusive (anti batuk), peluruh dahak (expectorant)

3.3.Analgesik (mengurangi nyeri)

3.4.Anti inflamasi (anti radang)

3.5.Diuretik (peluruh air seni)

3.6.Mengurangi gejala/jumlah  menstruasi  (menorrhagi)

3.7.Anti bakteri dan anti jamur 4

3.8.Menurunkan profil lipida8

3.9.Semua bagian tanaman bersama-sama, menghancurkan batu di kandung kencing9

3.10.Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)9

4.Penelitian

4.1.Tamilarasi T. and Ananthi T (2012). Phytochemical Analysis and Anti Microbial Activity ofMimosa pudica Linn. Res.J.Chem.Sci. Vol. 2(2), 72-74. Kesimpulan: Putri malu berpotensi sebagai sumber bahan baku sebagai anti bakteri dan anti jamur. Senyawa yang terdapat dalam Putri malu yang mempunyai aktifitas sebagai anti bakteri dan anti jamur diperkirakan adalah suatu alkaloid dan tannin4.

4.2.Vinothapooshan G. and Sundar K. (2010). Anti-ulcer activity of Mimosa pudica leaves against gastric ulcer in rats. Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences. Oct. – Dec.  2010 RJPBCS 1(4), 606-614. Kesimpulan: Aktivitas anti mag yang terdapat dalam Putri malu, terutama karena modulasi melalui mekanisme defensif dan hambatan sekresi asam lambung5.

4.3.Muthukumaran P., Shanmuganathan P. dan Malathi C. (2011). In Vitro Antioxidant Evaluation of Mimosa pudica. Asian J. Pharm. Res.  Vol. 1: Issue 2, Pg 44-46. Kesimpulan: Ekstrak metanol daun Putri malu mempunyai efek anti oksidan6.

4.4.Rajendran R. Et al. (2009). Hepatoprotective activity of Mimosa pudicaleaves against Carbontetrachloride induced toxicity. Journal of Natural Products, Vol. 2:116-122. Kesimpulan: Flavonoid, glikosida, dan alkaloid yang diperoleh dari ekstrak metanol tanaman Putri malu mempunyai efek hepatoprotektif7.

4.5.Rajendran R., dan Krishnakumar E (2010). Hypolipidemic Activity of Chloroform Extract of Mimosa pudica Leaves. Avicenna J Med Biotech; 2(4): 215-221. Kesimpulan: Flavonoid, glikosida, dan alkaloid yang diperoleh dari ekstrak khloroform tanaman Putri malu mempunyai efek menurunkan lipida darah (total kholesterol, LDL kholsterol, TG, dan VLDL) dan meningkatkan HDL kholesterol(kholesterol baik)8.

4.6.Karthikeyan M. dan Deepa M.K. (2009). Antinociceptive Activity of Mimosa pudicaLinn. IRANIAN JOURNAL OF PHARMACOLOGY & THERAPEUTICS. 1735-2657/10/91-11-14. Kesimpulan: Air seduhan Putri malu dapat mengurangi sakit (analgesik). Pada mencit dengan pemberian  hingga 10 kali dosis yang diperlukan tidak menunjukkan tanda-tanda keracunan (efek samping)10.

5.Cara membuat sediaan

Untuk obat dalam (yang diminum):

5.1.Sebanyak 20-30 gr semua bagian tanaman (daun, batang dan akar) direbus pelan-pelan dengan tiga gelas air, diuapkan hingga menjadi  satu gelas. Setelah dingin disaring kalau perlu dan air rebusannya diminum. Bisa dilakukan dua atau tiga kali sehari2,10.

Pemakaian luar

5.2.Luka, radang kulit benanah (piodermi), herpes; Tanaman segar dilumatkan, ditempelkan di tempat yang sakit2.

6.Efek samping

Dapat menyebabkan ngantuk, menurunkan tekanan darah, dan bijinya dapat menyebabkan rambut rontok.

Untuk orang hamil, keamanannya belum bisa dijamin.

Untuk orang dengan tekanan darah rendah harus berhati-hati.

Juga orang dengan penyakit jantung koroner, kemungkinan dapat mengurangi kelancaran darah.

Foto Putri malu Foto Putri malu

7.Bahan bacaan

1.http://www.fs.fed.us/global/iitf/pdf/shrubs/Mimosa%20pudica.pdf

2.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=52

3.http://aciar.gov.au/files/node/2160/MN26%20Part%208.pdf

4.http://www.isca.in/rjcs/Archives/vol2/i2/10.pdf

5.http://www.rjpbcs.com/pdf/2010_1%284%29/%5B67%5D.pdf

6.http://www.asianpharmaonline.org/AJPR/5_AJPR_1_2_2011.pdf

7.http://www.journalofnaturalproducts.com/Volume2/17_Res_paper-16.pdf

8.http://www.ajmb.org/PDF/En/FullText/49.pdf

9.http://www.irjponline.com/admin/php/uploads/836_pdf.pdf

10.http://www.sid.ir/en/VEWSSID/J_pdf/101020100103.pdf

1.Pendahuluan

Gastroenteritis adalah kondisi yang ditandai dengan adanya radang (inflamasi) pada lambung dan usus, sehingga dapat menyebabkan muntah, diare, sakit perut atau kram perut. Penyebabnya bisa virus, bakteri atau toksin bakteri, dan parasit.

Keracunan makanan adalah gastroenteritis akuta, yang memerlukan penanganan di rumah sakit di UGD (unit gawat darurat) biasanya karena muntahnya hebat. Penyebabnya kebanyakan adalah bakteri, namun bisa juga karena toksin dari bakteri.

2.Berita keracunan makanan yang bisa didapat di internet

2.1.SURYA Online, BANGKALAN – Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Syamrabu Bangkalan mendadak dipadati ratusan santri, Jumat (14/9/2012) pukul 22.00 WIB. Mereka keracunan makanan usai acara dzikir dan sholawat bersama.

2.2.SURYA Online, GUANGZHOU – 150 Staf dari perusahaan makanan di Provinsi Guangdong, China Selatan, diduga menderita keracunan makanan setelah makan malam di kantin ketiga Dongguan Hsu Chi Food Co. Ltd, yang berpusat di Kota Dongguan, kata satu sumber perusahaan, Rabu (12/6/2013).

2.3.Curie Kim tak bisa lagi merasakan nikmatnya makan sambal. Dalam lima jam, finalis kontes makan sambal yang digelar sebuah restoran kari di Edinburgh, Inggris, itu dua kali masuk Unit Gawat Darurat (UGD). Tubuhnya tak mampu menahan keganasan sambal yang mereka sebut ‘Kismot’.
“Saya pertama masuk rumah sakit pukul 4 sore, lalu kembali lagi malam harinya pukul 9. Sungguh buruk. Saya belum pernah merasakan sakit seperti ini sebelumnya,” kata Curie, seperti dikutip dari Telegraph. (Blognya Diditz)

Dua contoh di atas adalah gastroenteritis yang digolongkan keracunan makanan, biasanya penyebabnya tidak pernah dimuat diinternet atau menjadi konsumsi media. Contoh yang ketiga adalah gastritis akuta yang kemudian diikuti oleh enteritis 5 jam kemudian, yang disebabkan adanya iritasi oleh lombok.

3.Gejala gastroenteritis

3.1.Tergantung bakteri penyebab, namun semua bakteri menyebabkan diare

3.2.Mual

3.3.Muntah

3.4.Sakit dan atau kram perut

3.5.Panas (biasanya disebabkan oleh Salmonella)

4.Penyebab gastroenteritis

4.1.Virus. Diantaranya: Rotavirus, norovirus, adenovirus, and astrovirus

4.2.Bakteri. Viobrio Cholera, Salmonella enterica, Escherichia coli, Shigella, Campylobacter jejuni.

4.3.Karena toksin dari bakteri: Clostridium difficile, Staphylococcus aureus

4.4.Parasit.Giardia lamblia (paling sering), Entamoeba histolytica dan spesies Cryptosporidium

4.5.Penyebab lain. Lombok, kecut (biasanya tidak sampai muntah).

5.Mencegah gastroenteritis.

5.1.Memilih makanan yang akan disantap.

5.1.1.Orang yang tidak tahan lombok jangan makan yang pedas.

5.1.2.Pilihlah makanan yang baru dimasak yang masih panas.

5.1.3.Hindari sambal yang kira-kira sudah lama.

5.1.4.Untuk makanan dalam kaleng atau dalam kemasan lainnya hendaknya diperhatikan “expire date”nya, bentuk kalengnya (kalau agak menggelembung, dibuang saja).

5.2.Menjaga kebersihan. Hendaknya mencuci tangan dan memakai sabun sebelum memegang atau memasak makanan.

5.3.Alat-alat pemasak hendaknya juga bersih

5.4.Hati-hati dengan air yang dipakai. Kalau makanan yang dicuci nantinya tidak akan dimasak (dididihkan, dipanasi), maka airnya harus dimasak dulu. Air PDAM di Surabaya harus dimasak dulu sebelum dikonsumsi. Setelah dicuci dengan air PDAM yang tidak dimasak harus dikeringkan dulu sebelum dipakai.

5.5.Jangan mencampur makanan yang mentah dengan makanan yang sudah dimasak dalam satu tempat tertutup.

5.6.Temperatur tempat mengimpan makanan. Ada makanan yang cepat rusak apabila disimpan pada temperatur di atas 5oC dan di bawah 60oC

5.7.Masak makanan dalam waktu yang cukup, jangan setengah masak.

5.8.Apabila tutup tempat makanan masak yang sudah dingin terbuka, atau tersentuh sendok atau cendung, maka sebelum dimakan hendaknya dipanasi lagi.

6.Syarat terjadinya keracunan makanan

6.1.Bakteri ada di makanan

6.2.Kondisi tepat untuk berkembang biak

6.2.1.Temperatur antara 5oC – 60oC

6.2.2.Lembab atau basah

6.3.Bakteri mempunyai waktu yang cukup untuk berkembang biak.

Dengan mencegah keadaan di atas, kita bisa mencegah keracunan makanan karena bakteri atau toksin bakteri.

7.Makanan yang beresiko tinggi bisa menyebabkan keracunan makanan

7.1.Daging

7.2.Yang mengandung susu

7.3.Yang mengandung telor, dan daging ayam

7.4.Pasta, salad

7.5.Ikan laut yang basah.

8.Bahan bacaan

http://en.wikipedia.org/wiki/Gastroenteritis

http://www.health.vic.gov.au/foodsafety/downloads/poison_prevent.pdf

http://www.health.vic.gov.au/foodsafety/downloads/unrefrig_jan05.pdf

1.Pendahuluan

Ahli epidemiologi telah menduga bahwa ada hubungan antara kanker serviks dan hubungan seks sejak awal abad 20. Hasil penelitian mereka waktu itu diantaranya menyatakan:

            1.Kanker serviks sering diderita oleh pekerja seks

            2.Kanker serviks jarang diderita biarawati dan orang Yahudi.

3.Kanker serviks lebih sering diderita oleh istri kedua, yang istri pertamanya meninggal karena kanker serviks.

Pada tahun 1980 Human Papilloma Virus (HPV) ditemukan di jaringan kanker serviks.

Penelitian untuk mengembangkan vaksin terhadap HPV dimulai tahun 1980 di tiga pusat penelitian (Georgetown UniversityUniversity of Rochester, dan University of Queensland). Namun baru tahun 2006 U.S. Food and Drug Administration (FDA) memberi izin pemakaian vaksin untuk mencegah infeksi oleh HPV.

Kanker serviks merupakan penyebab kematian kelima dari semua macam kanker pada wanita di seluruh dunia, dan adalah kanker yang paling sering kedua dari macam kanker yang diderita wanita . Tiap tahunnya ada 16 wanita per 100.000 menderita kanker serviks, 9 orang diantaranya meninggal karena kanker serviks. Kira-kira 80% penderita kanker serviks ditemukan di negara berkembang1.

Di Indonesia kanker serviks menduduki rangking yang pertama yang diderita wanita diantara 10 macam kanker (31% dari 10 macam kanker yang diderita wanita)2.

Di Inggris pada tahun 2009 ada 3.378 wanita di diagnose kanker serviks. Pada tahun 2010 sebanyak 936 wanita meninggal karena kanker serviks3.

2.Definisi

Kanker serviks adalah kanker (sel/jaringan ganas) yang terjadi pada sel/jaringan serviks, yaitu bagian bawah dari uterus (kandungan) yang berhubungan langsung dengan vagina (jalan lahir)4.

3.Penyebab dan faktor resiko

Apa yang menyebabkan kanker serviks sebenarnya belum begitu jelas5. Namun infeksi oleh HPV ikut berperan sebagai penyebab kanker serviks, sebab HPV ditemukan pada lebih dari 80% penderita kanker serviks; (tipe 16 dan 17 ditemukan pada 70% wanita dengan kanker serviks, sedangkan yang 10% adalah tipe 31 dan 45)1. Tidak semua wanita, bahkan sebagian besar wanita dengan infeksi HPV tidak kena kanker serviks. Jadi masih ada faktor lainnya seperti: genetik, perokok, kena infeksi HIV, infeksi Chlamydia, jarang makan buah dan sayur warna hijau, kegemukan, pemakai pil kontrasepsi lebih dari lima tahun, mempunyai banyak anak, mempunyai suami yang tidak dihitan, kawin dan hamil pada usia muda, dan miskin5,6,7.

4.Gejala

Serviks yang abnormal mungkin tidak akan menimbulkan gejala, namun apabila telah berubah menjadi kanker serviks akan timbul gejala seperti:

4.1.Keluar darah dari vagina yang tidak seperti biasanya (abnormal), perubahan siklus menstruasi yang tidak tahu penyebabnya.

4.2.Perdarahan setelah hubungan suami istri.

4.3.Merasa sakit ketika berhubungan seks dengan suami.

4.4.Keluar “darah putih” atau fluor yang bercampur darah.

5.Tes dan diagnosis

5.1.Tes. Karena diagnosis kanker serviks biasanya terlambat ditegakkan, maka lebih baik para ibu memeriksakan lebih dini biarpun belum ada gejala. Kalau dilihat dari sisi lain,  yang berkompeten hendaknya mengadakan skrining tes. Diantara skrining itu adalah:

5.1.1.Pap tes (Pap smear/smir). Ibu-ibu yang berumur antara 30th sampai dengan 65th hendaknya menjalani Pap tes setiap 3 tahun. Agar Pap tesnya lebih berhasil hendaknya jangan berhubungan paling tidak 48 jam sebelum tes, atau memasukkan suatu cairan atau obat-obatan kedalam vagina 48 jam sebelum tes7.

5.1.2.Inspeksi serviks dengan menggunakan asam asetat (VIA). Tahapannya mirip  dengan Pap tes, hanya serviknya di kuas dengan larutan asam asetat 3-5%, kemudian beberapa saat dilihat lagi dengan mata telanjang memakai cahaya. Apabila ada selaput putih maka dinyatakan tes positif. Dalam penelitian yang melibatkan  22,989 wanita 4,21% positif dan 0,08% (19 wanita) menderita kanker serviks yang invasif (invasive cervical cancer)2. Sayang sekali dalam penelitian tersebut tidak dicantumkan tentang akurasi dan spesifisitas metode.

5.1.3.Tes HPV DNA. Tes ini mirip Pap tes dengan mengambil sel dari serviks, kemudian diperiksa untuk HPV DNA. Tes ini bisa diadakan bersamaan dengan Pap tes, namun tidak menghilangkan Pap tes. Bisa juga diadakan apabila Pap tesnya tidak normal7.

5.2.Diagnosis. Apabila penderita menunjukkan tanda-tanda dan gejala seperti di atas atau hasil Pap Tes positif adanya kanker serviks, maka pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk menegakkan diagnosis dan selanjutnya menentukan stadiumnya. Pemeriksaa lanjutan adalah:

5.2.1.Colposcopy. Dengan alat khusus (spesial mikroskop) servik diperiksa. Apabila ada sel yang tidak normal, maka dilanjutkan dengan

5.2.2.Biopsy. Dengan alat khusus diambil sebagian jaringan dari serviks

5.2.3.Cone biopsy. Mengambil jaringan serviks lebih banyak berbentuk tertentu sesuai namanya, dengan pisau (scapel), laser atau kawat listrik yang berbentuk lonjong (loop) untuk memotong sebagian serviks9.

6.Stadium (staging)

Apabila dari hasil pemeriksaan biopsi dinyatakan kanker serviks, maka perlu diadakan pemeriksaan lebih lanjut untuk melihat apakah kanker serviks tersebut telah menyebar dan seberapa jauh penyebarannya. Pemeriksaan selanjutnya adalah dengan:

6.1.Imaging tests. Bisa dengan X-rays, computerized tomography (CT) scan dan magnetic resonance imaging (MRI).

6.2.Pemeriksaan kandung kemih dan rektum secara visual. Dengan alat cystoscopy (melihat kandung kemih) dan proctoscopy (melihat rektum) dapat dilihat apakah kanker serviknya sudah menjalar ke kandung kemih atau ke rektum. Selanjutnya dapat ditentukan sudah stadium berapa kanker serviks tersebut9.

6.3.Stadium kanker servik ada empat9. Tiap stadium ada sub stadium sehingga ada 18 stadium (stage)7,10. Dan apabila dikatagorikan menurut TNM, ada 26 kategori10. Disini hanya menunjukkan stadium yang sederhana (empat stadium). Apabila pembaca ingin tahu lebih jauh bisa “click” kepustakaan no. 7 dan 10.

6.3.1.Stadium I (stage I). Kanker hanya ada di serviks

6.3.2.Stadium II. Kanker menyerang serviks dan uterus (kandungan), tapi belum kena dinding pelvis atau bagian bawah vagina (jalan lahir)

6.3.3.Stadium III. Kanker telah menyerang dinding pelvis dan bagian bawah vagina

6.3.4.Stadium IV. Kanker telah menyebar ke organ sekitar seperti kandung kemih, rektum, atau telah menyebar ke organ lain seperti paru, hepar atau tulang9.

7.Pengobatan (treatment)

Pengobatan kanker serviks tergantung beberapa faktor, diantaranya sadalah tadium kanker, kondisi kesehatan penderita pada umumnya, penyakit lain yang diderita, dan kemauan atau pilihan penderita itu sendiri11. Pengobatan kanker serviks diantaranya:

7.1.Operasi

7.1.1.Simple hysterectomy, adalah membuang jaringan kanker, serviks, dan uterus (kandungan). Operasi ini dilakukan untuk penderita kanker dini, dimana invasi sel kanker kedalam serviks kurang dari 3 mm.

7.1.2.Radical hysterectomy, membuang serviks, uterus, bagian dari vagina, dan kelenjar getah bening (lymph node) disekitarnya. Operasi ini dilakukan apabila terjadi invasi sel kanker masuk ke serviks lebih dari 3 mm11. Radikal histerektomi bisa dilakukan pada stadium II8. Dalam operasi ini ovarium tetap utuh, tidak dibuang, agar terus dapat mensuplai estrogen8.

7.2.Radiasi

Terapi radiasi (radio terapi), bisa diberikan secara eksternal dengan memakai sinar radiasi eksternal atau secara internal (brachytherapy) dengan meletakkan materi yang mampu memberi radiasi di dekat serviks. Terapi radiasi efektif untuk penderita kanker serviks stadium dini. Untuk penderita yang lebih parah (more advanced cervical cancer) terapi radiasi dikombinasi dengan khemoterapi dinyatakan pengobatan paling efektif.

Terapi radiasi atau dikombinasikan dengan khemoterapi diberikan sebelum operasi berguna untuk menyusutkan kanker (to shrink a tumor), dan apabila diberikan setelah operasi bisa berguna untuk membunuh sel kanker yang tersisa. Wanita premanapause, bisa mengalami menapause setelah diberi terapi radiasi11.

8.Five-year survival rates (prognosis)

Five-year survival rate atau tingkat kelangsungan hidup lima tahun adalah persentasi jumlah pasien yang masih hidup lima tahun setelah kanker mereka terdiagnosis untuk pertama kali. Wanita dengan kanker serviks bisa saja meninggal oleh sebab lain, tapi apabila ini terjadi maka tidak termasuk dalam perhitungan.

Angka-angka di bawah ini diambil dari Data Base Nasional (USA) yang berdasarkan wanita terdiagnosis antara tahun 2000 hingga 2002 dan mendapat perawatan7.

No.

Stadium

(stage)

Tingkat Kelangsungan Hidup Lima Tahun (Five Year Survival Rate)

1.

0

93%

2.

IA

93%

3.

IB

80%

4.

IIA

63%

5.

IIB

58%

6.

IIIA

35%

7.

IIIB

32%

8.

IVA

16%

9.

IVB

15%

9.Pencegahan

Untuk mencegah kanker serviks hendaknya menghindri penyebabnya apabila memungkinkan, diantaranya5,6,7:

9.1.Menghindari pernikahan dini

9.2.Suaminya hendaknya sudah khitan, sebelum berhubungan pertama kali

9.3.Tidak sering berganti pasangan seks

9.4.Tidak berhubungan seks dengan pasangan yang sering berganti pasangan

9.5.Memakai kondom, untuk para ”hidung belang”

9.6.Tidak merokok

9.7.Sering makan sayur hijau dan atau kuning

9.8.Jangan terlalu gemuk

9.9.Setiap 5 tahun memakai pil KB hendaknya ada waktu istirahat (memakai metode yang lain, dengan IUD resiko kena kanker serviks lebih rendah7)

9.10.Tidak mempunya banyak anak. Ibu yang mempunyai lebih dari tiga anak dengan masa kehamilan penuh (full term) mempunyai resiko lebih besar

9.11.Mendapat vaksinasi. Di Amerika Komite Nasional Dalam Praktek Immunisasi (ACIP) tahun 2009, merekomendasikan anak wanita umur 11 hingga 12 mendapatkan rutin vaksinasi (HPV) tiga kali injeksi (satu seri). Bagi yang belum jika sudah berumur 13 hingga 26 tahun hendaknya mendapat vaksinasi untuk mengejar ketinggalannya7.

10.Kepustakaan

1.http://en.wikipedia.org/wiki/Cervical_cancer

2.http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3395009/

3.http://www.cancerresearchuk.org/cancer-info/cancerstats/types/cervix/

4.http://www.mayoclinic.com/health/cervical-cancer/DS00167

5.http://www.mayoclinic.com/health/cervical-cancer/DS00167/DSECTION=causes

6.http://www.mayoclinic.com/health/cervical-cancer/DS00167/DSECTION=risk%2Dfactors

7.http://www.cancer.org/acs/groups/cid/documents/webcontent/003094-pdf.pdf

8.http://220.128.112.10/ftp/medical/Medical%20Slides/Cervical%20Cancer.ppt

9.http://www.mayoclinic.com/health/cervical-cancer/DS00167/DSECTION=tests%2Dand%2Ddiagnosis

10.http://emedicine.medscape.com/article/2006486-overview

11.http://www.mayoclinic.com/health/cervical-cancer/DS00167/DSECTION=treatments%2Dand%2Ddrugs

1.Pendahuluan.

Lansia atau Lanjut Usia atau usia lanjut adalah kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas (UU. No. 13 1998).

1.1.Kelompok Lansia. Penggolongan lansia menurut Depkes (1994) menjadi tiga kelompok yaitu:

1.1.1.Kelompok lansia dini (55 – 64 tahun), merupakan kelompok yang baru memasuki lansia.

1.1.2.Kelompok lansia (65 tahun ke atas).

1.1.3.Kelompok lansia resiko tinggi, yaitu lansia yang berusia lebih dari 70 tahun.

1.2.Menurut WHO:

1.2.1.Usia pertengahan (middle age) 49 – 59 tahun

1.2.2.Lanjut usia (elderly) 60 – 74 tahun

12.3.Lanjut usia tua (old) 75 – 90 tahun

1.2.4.Sangat tua (very old) lebih tua dari 90 rahun

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah lansia terus meningkat dari 5,3 jiwa (1971), meningkat menjadi 14,4 juta (2000) dan diperkirakan pada tahun 2020 mencapai 28,8 juta jiwa. Jumlah lansia: 2025 jumlah penduduk Indonesia ± 273 juta ± 62,4 juta kelompok lansia (Bappenas, 2007).

Lansia pedesaan perlu mendapatkan perhatian  karena  60% lansia tinggal di pedesaan.

2.Masalah yang sering dihadapi lansia diantaranya adalah:

2.1.Kesehatan

2.1.1.Fisik. Karena adanya perubahan fisik, yang juga akan mempengaruhi

2.1.2.Psikis atau mental

2.2.Spiritual

2.3.Ekonomi

2.4.Sosial

Dalam tulisan ini akan dibahas secara singkat bagaimana mengupayakan agar kesehatan Lansia terjaga dan dipertahankan menurut kemampuan yang ada.

Namun sebelum membahas upaya agar kesehatan lansia terjaga maka akan dibahas terlebih dahulu perubahan fisik yang terjadi pada lansia.

3.Perubahan fisik

Semakin tua usia kita semakin banyak perubahan yang terjadi pada tubuh kita, diantaranya:

3.1.Kulit.

Kulit kita akan menjadi keriput, tipis, dan mudah luka. Selain itu juga lebih kering dan mudah gatal.

3.2.Tulang, persendian dan otot.

Tulang mengalami pengurangan densitas (osteoporosis), mengerut, dan mudah patah. Persendian kurang fleksibel dan terasa sakit. Otot massanya berkurang dan kekuatannya juga berkurang.

3.3.Mobilitas dan keseimbangan

Kemampuan bergerak kita berkurang akibat menurunnya fungsi tulang, persendian dan otot. Bersamaan dengan itu fungsi otak dalam keseimbangan juga menurun. Semua ini akan menyebabkan para lansia mudah terjatuh.

3.4.Bentuk tubuh

Tubuh menjadi lebih pendek karena ada penciutan dan osteoporosis dari tulang belakang. Ada perubahan tempat tertimbunnya lemak.

3.5.Muka atau wajah

Perubahan tulang, otot, lemak dan kulit akan merubah bentuk wajah kita.

3.6.Rambut dan kuku

Rambut lansia menjadi lebih tipis,sering menjadi botak. Kuku juga berubah menjadi lebih tipis pada jari tangan atau menebal pada jari kaki.

3.7.Gigi dan gusi

Gusi menyusut, sehingga gigi kelihatan lebih panjang. Gigi akan rontok. Air ludah produksinya berkurang. Mulut mudah infeksi.

3.8.Penglihatan dan pendengaran juga fungsinya menurun, sehingga akan menimbulkan banyak masalah.

3.9.Rasa pengecapan dan pembauan berkurang sehingga dapat menurunkan nafsu makan

3.10.Perubahan pola tidur

Lansia sering mengeluh sulit tidur. Kualitas tidur berkurang, sering terbangun di malam hari.

3.11.Daya tahan tubuh berkurang sehingga mudah mengalami infeksi

3.12.Fungsi pencernaan dan kandung kemih menurun hingga sering kembung dan sulit BAB, sulit mengontrol air seni.

3.13.Fungsi jantung dan paru juga menurun. Orang merasa sesak bisa karena jantungnya atau parunya.

Merokok mempercepat kerusakan bagian terkecil paru yang disebut alveolus.

Darah tinggi atau hipertensi kalau tidak terkontrol, mempercepat jantung menjadi lemah

3.14.Fungsi hormon berkurang.

Hormon yang berhubungan dengan metabolisme karbohidrat, Tiroid, metabolisme kalsium, metabolisme kholesterol, juga mengalami kemunduran, yang berakibat diabetes mellitus, kulit kering, osteoporosis, dan kadar kholesterol meningkat.

Menurunnya fungsi hormon seks, akan menurunkan juga fungsi seks lansia. Pada pria kesulitan “berdiri”, sedangkan pada wanita vagina kering.

4.Perubahan Psikis atau mental

Kesehatan mental akan dipengaruhi oleh perubahan fisik, tingkat pendidikan, lingkungan dan faktor keturunan. Masalah mental pada lansia diantaranya adalah:

4.1.Agresif

4.2.Mudah marah

4.3.Cemas dan galau

4.4.Merasa ditolak

4.5.Depresi

Depresi adalah suatu perasaan sedih dan pesimis yang berhubungan dengan suatu penderitaan. Dapat berupa serangan yang ditujukan pada diri sendiri atau perasaan marah yang dalam.

Pengkajian pada pasien depresi akan diperoleh data sebagai berikut :

4.5.1.Pandangan kosong

4.5.2.Kurang/hilangnya perhatian diri, orang lain/lingkungannya.

4.5.3.Inisiatif menurun

4.5.4.Tidak mampu berkonsentrasi

4.5.5.Aktifitas menurun

4.5.6.Kurang minat nafsu makan

4.5.7.Mengeluh tidak enak badan dan kehilangan semangat, sedih atau cepat capek disepanjang waktu, mungkin susah tidur disiang hari.

4.6.Ingatan menurun, lama-lama bisa menjadi pikun (dimensia)

5.Masalah Spiritual

Seorang peneliti menyatakan bahwa sebagian  besar orang usia lanjut dalam kehidupannya masih mampu mengisi hari-hari tuanya dengan berbagai kegiatan seperti kegiatan spiritual keagamaan, mengasuh cucu, memantau pekerjaan sehari-hari, membuat kerajinan seperti menyulam dan lain-lain.

Pada lansia biarpun berbeda latar belakang sosial, kepercayaan, pengalaman hidup dan lainnya namun ada satu perasaan yang sama yang dimiliki sebagian lasia yaitu sama-sama mengalami ketakutan dalam menghadapi kematian. Mungkin berbeda dalam tingkatan ketakutannya.

Kehilangan pasangan hidup pada Lansia lebih sering menyebabkan depresi, dari pada kehilangan pasangannya waktu usianya lebih muda.

Bagaimana cara menghadapi hal ini. Cara terbaik adalah mendalami agamanya masing-masing sesuai dengan keyakinannya. Sering ikut pengajian, aktif dalam perkumpulan yang bisa menambah kenalan.

Pengalaman pribadi. Ada teman dekat menyampaikan bahwa beliau takut sekali mengadapi kematian. Beliau kena kanker prostat. Kebetulan saya mempunyai buku yang sudah saya baca judulnya “Menentang kematian”. Saya pinjamkan saya beri waktu 3 bulan. Dapat dua minggu sudah dikembalikan beliau beli. Beberapa saat beliau berterima kasih dan sudah tidak takut lagi menghadapi kematian. Beliau meninggal beberapa bulan kemudian. Sebenarnya isi buku tersebut sama sekali tidak menentang kematian, malah sebaliknya.

6.Masalah ekonomi dan sosial

Karena perubahan fisik dan psikis, lansia terpaksa atau dipaksa untuk mengurangi aktifitas kesehariannya, yang bisa berupa dipensiun atau menyerahkan sebagian atau semua usaha atau pekerjaannya kepada anaknya atau orang terdekat. Ini bisa berakibat kehilangan kekuasaan, berkurangnya pendapatan, dan berkurangnya interaksi sosial. Apabila tidak diantisipasi dengan baik, bisa menyebabkan depresi. Diantaranya “post power syndromes”

Pemerintah telah mengeluarkan Kebijaksanaan yang mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan dan interaksi sosial berupa UU , PP dan Keppres yang kesemuanya bertujuan untuk …. Memperpanjang usia harapan hidup & masa produktif  lansia…..

7.Pola hidup sehat untuk lansia

Masalah utama terjadi adalah akibat  adanya perubahan fisik. Oleh karena itu upaya untuk mempertahankan kesehatan fisik adalah merupakan yang paling penting. Sudah tentu bersamaan dengan upaya tersebut tidak boleh dilupakan adalah untuk meningkatkan ketaqwaan.

7.1.Pola makan. Banyak keluhan dan penyakit timbul akibat dari pola makan yang kurang tepat. Oleh karena itu pola makan kita harus sehat.

7.1.1.Kebutuhan kalori. Rata-rata orang Indonesia diatas 50 tahun dengan berat badan sekitar 55-70 kg membutukan sekitar 2000 –  2600 kkal. Kalau diterjemahkan kedalam jumlah gram, maka yang diperlukan adalah:

7.1.1.1.Karbohidrat. Kebutuhan minimum adalah 50 – 100 gr/hari ( 1.1 gr/kg/hari) = 60-80 %

7.1.1.2.Protein. Masukan protein yang aman 50 -200 gr/hari (12 – 20% dari energi total)

7.1.1.3.Berapa total lemak atau lipid yang dibutuhkan tidak ditemukan angka yang pasti, namun dianjurkan meningkatkan lemak atau asam lemak yang tidak jenuh yang berasal dari lemak atau lipid nabati atau tumbuhan hingga lebih dari 10% total kalori ( 3 gram lebih). Ada pendapat total lemak sekitar 30% total kalori.

7.1.2.Makanan yang harus dikurangi atau asupannya dibatasi adalah

7.1.2.1.Garam

7.1.2.2.Lemak yang berasal dari hewan

7.1.2.3.Manis-manis

7.1.2.4.Karbohidratnya lebih baik dari tumbuhan yang lebih sulit dicerna, misalnya kentang lebih baik dari pada nasi. Kue dari kanji (tepung tapioka) lebih baik dari pada tepung gandum. Bute atau tales lebih baik dari kue apapun.

7.1.3.Makanan yang dianjurkan

7.1.3.1.Buah. Pisang, jeruk, anggur, apel, straw berry, semangka, melon. Ada pepatah orang Australia: An apple a day keep a doctor away. Artinya satu apel per hari akan menjauhkan dari dokter. Dan mereka betul-betul melaksanakan hal itu. Kita bisa makan yang mana saja diantara buah-buahan tersebut, tergantung ketersediaannya. Buah-buahan merupakan sumber mineral dan vitamin C (juga merupakan anti oksidan) dan A (pro vitamin A) dan mengandung serat, yang membantu memperlancar BAB.

7.1.3.2.Sayur-sayuran yang berwarna. Sumber pro vitamin A, anti oksidan dan mineral, zat besi, dan mengandung serat.

7.1.3.3.Asupan kalsium yang cukup. Untuk lansia kebutuhan perhari 800 mgr kalsium yang bisa berasal dari susu, keju, tablet kalsium (mungkin bersama vitamin lainnya), tulang muda, tulang dalam teri, ikan tulang lunak / ikan dalam makanan kaleng. Kalsium bagi lansia terutama untuk mencegah osteoporosis.

7.1.3.4.Air. Lansia mudah mengalami dehidrasi, karena regulator dalam tubuh dan rasa haus berkurang fungsinya. Sebaiknya tiap satu atau dua jam minum seperlunya. Total keperluan sehari rata-rata antara 1,5 L hingga 2,5 L. Kalau kita mengalami kekurangan air maka bisa sulit BAB, mudah infeksi saluran kencing, bahkan menjadi merasa bingung.

7.1.3.5.Vitamin dan mineral. Apabila makanan yang dikonsumsi terdiri dari nasi dan sebangsanya (karbohidrat), ada protein dari ikan, daging, hati (ayam, sapi, kambing, bebek, burung dara dll), kacang hijau, atau kacang-kancangan yang lain, ada lipida (lemak) terutama yang dari tumbuhan (minyak jagung), sayur, dan buah; apa lagi ada susu, maka dalam makanan tersebut vitamin dan mineralnya insyaAllah cukup. Namun karena fungsi lambung yang menurun, kemungkinan masih perlu tambahan vitamin B 12. Sumber: hati, susu, telur, ikan, tiram. Apabila kekurangan vit. B 12, bisa mengalami gangguan syaraf perifer dan anemi pernisiosa. Kebutuhan 3 mikrogram per hari.

Vitamin D diperlukan untuk membantu menyerap kalsium. Sinar matahari yang cukup, ikan yang berlemak, putih telur kaya akan vitamin D. Pada lansia fungsi kulit untuk membuat vitamin D berkurang.

Apabila karena sesuatu hal, komposisi makanannya tidak lengkap maka perlu tambahan vitamin dan mineral. Berikut ini adalah contoh komposisi 3 tablet vitamin dan mineral.

7.1.3.5.1.Theragran-M tablet: Vitamin A-10 000 i.u.; Vitamin D-400 i.u.; Vitamin B1-10 mg; Vitamin B2-10 mg; Vitamin B6-5 mg; Vitamin B12-5 mcg; Niacinamide 100 mg; Calcium Pantothenate 20 mg; Vitamin C-200 mg; Vitamin E-15 i.u.; Iodine 0,15 mg; Iron 12 mg; Copper 2 mg; Manganese 1 mg; Magnesium 65 mg; Zinc 1,5 mg.

7.1.3.5.2.Supradyn tablet: Vitamin A 3333 IU,Thiamine P.A.E.C. (Vit B1) 11.1mg, Riboflavine sodium phosphate (Vit B2) 13.0mg, Nicotinamide (Vit B3) 40mg, Calcium pantothenate (Vit B5) 8.0mg, Pyridoxine hydrochloride (Vit B6) 3.0mg, Cyanocobalamin (Vit B12) 4mcg, Ascorbic acid (Vit C) 80.0mg, Ergocaliferol (Vit D2) 7.5mcg, Alpha Tocopheryl acetate (Vit E) 10.0mg, Biotin (Vit H) 200mcg, Folic acid 200mcg, Calcium 100mg, Magnesium 9.0mg, Iron (as Ferrous sulfate) 1.5mg, Copper 500mcg, Zinc 1.0mg, Manganese 500mcg.

7.1.3.5.3.Pervita:Vit A 10,000 IU, vit B1 20 mg, vit B2 5 mg, nicotinamide 50 mg, vit B6 10 mg, Ca pantothenate 11.6 mg, biotin 0.25 mg, vit B12 5 mcg, vit C 150 mg, vit D3 400 IU, vit E 10 mg, folic acid 0.4 mg, Ca 50 mg, phosphorus 38.64 mg, Fe 10 mg, Mg 16.4 mg, manganese 0.379 mg, K 0.035 mg, selenium 0.061 mg, fluoride 0.045 mg, copper 0.712 mg, Zn 0.343 mg, molybdenum 0.083 mg

7.1.3.6.Probiotic.     Probiotik adalah bakteri eksogen (dari luar tubuh) yang diberikan per oral, dan dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Probiotik yang biasanya  ditambahkan kedalam makanan  adalah the lactic acid bacteria lactobacillus and bifidobacterium; yang dipakai untuk membuat yoghurt adalah streptococcus thermophilus and L. Delbrueckii.

Manfaat probiotik. Manfaat dari makan makanan yang mengandung probioktik secara teratur diantranya adalah : meningkatkan daya tahan tubuh, dapat mencegah dan mengobati tipe diare tertentu, mengurangi kembung karena gas, dapat memperbaiki /membantu mencerna susu, dapat mencegah dan mengobati kesulitan BAB (obstipasi),  dapat mencegah kanker usus besar (colon) dan kanker lainnya, dan dapat menurunkan kholesterol.

Penelitian terus berlanjut,  diantaranya dibuktikan adanya manfaat untuk mag yang disebabkan oleh bakteri H. Pylori. Mag yang disebabkan bakteri ini pada orang dewasa, pengobatannya mahal sekali bagi orang yang berpenghasilan pas-pasan. Pemberian probiotik tertentu telah dibuktikan dapat mengontrol perkembangan H pylorus.

Makanan yang mengandung probitik, yoghurt dan  kafier. Tablet/serbuk ini mengandung probiotik: lacbon, dan lacto-B., Protexin, L Bio dan synbio.

7.1.3.7.Setelah mempelajari beberapa herbal, maka saya tiap hari minum kapsul yang mengandung bubuk jinten hitam, kayu manis, dan kencur sudah berlangsung setahun lebih. Manfaatnya ada di blog saya, alamatnya ada di bawah (daftar bacaan).

7.2.Kebutuhan istirahat atau tidur

Menurut S. Choroverty, ahli fisiologi syaraf dan ahli tidur (professor and co-chair of neurology and program director for clinical neurophysiology and sleep medicine at the New Jersey Neuroscience Institute at JFK Medical Center in Edison, N.J.) keperluan tidur orang dewasa sekitar 7,5 hingga 8 jam hari. Namun ada orang tua yang merasa cukup istirahat dengan tidur 6 jam perhari. Ada pula yang memerlukan 9 jam atau lebih.

7.3.Olah raga

7.3.1.Olah raga fisik. Olah raga teratur 3-5 kali perminggu sangat dianjurkan. Tiap kali berlangsung sekitar 30 menit. Olah raga yang cukup dan efektif adalah apabila pada akhir olah raga denyut jantungnya naik  menjadi 75% dari denyut maksimum. Denyut maksimum seseorang besarnya adalah 220 dikurangi umur. Contoh seseorang berumur 68 tahun, maka denyut jantung maksimumnya adalah 220 – 68 adalah 152 / menit. 75%-nya adalah 0,75 x 152 = 114. Jadi pada waktu olah raga selesai denyut nadinya sekitar 114 / menit atau 16 kali per 10 sekon, jangan lebih dari itu. Ini berlaku bagi orang yang tidak menderita jantung koroner. Ada yang mengatakan denyut  jantungnya naik menjadi 60% dari denyut maksimum.

7.3.1.1.Jalan pagi.Olah raga yang sangat baik dan murah adalah jalan pagi. Apabila musim hujan dan mempunyai alat bisa memakai mesin olah raga.

7.3.1.2.Latihan keseimbangan dengan mengangkat satu kaki,

7.3.1.3.Melatih kelenturan otot dan persendian,

7.3.1.3.1.Kelenturan statik. Misalnya mengangkat kedua lengan hingga sejajar dengan bahu, dan tetap dipertahankan selama 30 sekon

7.3.1.3.2.Kelenturan dinamik.  Mengangkat kedua lengan, telapak tangan dipertemukan diatas kepala, kemudian tapak tangan menepuk paha, diulang beberapa kali.

7.3.1.4.Mengangkat beban juga bermanfaat.

7.3.1.5.Renang. Tidak kalah pentingnya adalah berenang bagi yang mampu, terutama bagi yang mempunyai kelainan lutut, yang apabila berjalan agak jauh terasa sakit.

Peringatan: Apabila waktu berolah raga dadanya terasa tidak enak, terasa berat seperti diberi beban atau terasa sakit, maka cepat berhenti dan tarik nafas, cari pertolongan dokter. Demikian juga apabila merasa sulit bernafas.

7.3.2.Olah raga otak. Agar tidak gampang pikun, paling tidak untuk mempertahankan kemampuan berfikir, mengingat, dan mempertahankan kesehatan mental pada umumnya, maka ada beberapa cara yang perlu dilakukan, diantaranya dengan:

7.3.2.1.Bagi umat muslim, membaca Al Qur’an

7.3.2.2.Membaca apa saja yang disenangi kemudian menulisnya kembali.

7.3.2.3.Menjawab teka teki silang.

7.3.2.4.Waktu membaca koran coba dicari dan dihitung berapa jumlah kata “dengan” dalam satu halaman.

7.3.2.5.Bermain catur

7.3.2.6.Bermain “game” di internet

7.3.2.7.Belajar ilmu baru

7.3.2.8.Aktif dalam perkumpulan sosial

7.3.2.9.Mencoba mengingat nama orang yang baru dijumpai.

7.3.2.10.Berfikir positif (positive thinking)

7.3.2.11.Rekreasi

7.4.Monitoring kesehatan (checkup)

Apa saja yang perlu diperiksa dan kapan diulang. Pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk general check-up tergantung kondisi dan dana yang tersedia.

7.4.Tekanan darah. Biarpun tidak sakit, harus di cek tekanan darahnya minimum, tiga bulan sekali. Banyak sekali orang mengalami perdarahan otak (stroke) karena tidak tahu tekanan darahnya tinggi.

7.5.Untuk melakukan general check-up, pemeriksaan dasar diantaranya:

7.5.1.Hematogram (darah lengkap).

7.5.2.Fungsi hepar (SGOT, SGPT, serum albumin)

7.5.3.Fungsi ginjal (BUN, serum kretinin, asam urat)

7.5.4.Kadar gula (glukosa) puasa dan dua jam pos prandial (habis makan)

7.5.5.Lipid profile (total kholesterol, LDL kholesterol, HDL kholesterol, TG)

7.5.6.Foto X-Ray dada.

7.5.7.ECG / EKG

Kalau ingin lebih lengkap bisa ditambah

7.5.8.Pemeriksaan urine lengkap

7.5.9.Pemeriksaan feces lengkap

7.5.10.PSA (marker kanker prostat)

7.5.11.Pap smear (cek apakah ada sel ganas pada serviks)

7.5.12.Pemeriksaan fungsi hormon tiroid (thyroid) TSH, T3 dan T4

7.5.13.USG Abdomen, termasuk kandungan dan prostat

Kalau ingin melihat kebutuhan vitamin dan mineral bisa click di bawah ini!

Daftar keperluan Vitamin dan Mineral

8.Daftar bacaan

1.http://creasoft.wordpress.com/2008/04/15/lansia/

2.http://www.medicinenet.com/senior_health/article.htm#changes

3.http://radiefwisnu.blogspot.com/2012/08/kesehatan-mental-pada-lansia-lanjut-usia.html

4.http://lib.uin-malang.ac.id/thesis/fullchapter/06410088-devi-nur-avita.ps

5.http://ocw.usu.ac.id/course/download/1280000150-keperawatan-komunitas/pks_123_slide_kebijakan_khusus_lansia.pdf

6.http://www.health24.com/Lifestyle/Ageing-well/Nutrition-to-stay-young/A-healthy-diet-for-older-people-20120721

7.http://www.helpguide.org/life/senior_nutrition.htm

8.http://www.webmd.com/sleep-disorders/features/adult-sleep-needs-and-habits

9.http://www.medicinenet.com/senior_health/page4.htm#exercise

10.http://www.eldergym.com/elderly-flexibility.html

11.http://www.boomers-with-elderly-parents.com/elderly-parents-brain-mind.html

12.Alamat blog saya https://mhanafi123.wordpress.com

Setelah mempelajari puluhan herbal (43) saya membuat fomulasi (racikan):

1.JINTEN ( HITAM HABBATUS SAUDA  = BLACK SEED )

2.KAYU MANIS  ( CINNAMOMUM ZEYLANICUM = C VERUM )

3.KENCUR ( KAEMPFERIA GALANGA L. SONCURUS RUMPH )

Bahannya ( kayu manis dan kencur ) dalam bentuk bubuk atau serbuk mudah dibeli di toko swalayan. Jinten hitam banyak dijual dalam bentuk kapsul atau beli di pasar tradisional biasanya dijual sebagai jamu kemudian ditumbuk atau diblender (asal bijinya pecah/sudah tidak utuh sudah cukup, tapi lebih halus makin baik).

Ketiga bahan diatas dicampur kira-kira sama banyak.

Apabila Jinten hitam sudah dalam bentuk kapsul, tidak usah dicampur, bisa diminum terpisah, jumlahnya tidak sama tidak masalah.

Manfaat sebagai obat tradisional, secara turun temurun dan sebagian khsiat sudah dibuktikan dalam percobaan menggunakan binatang:

Jinten hitam, dapat mengurangi kerusakan hati akibat keracunan, dapat membunuh kuman, membunuh parasit malaria, membunuh cacing tertentu, menurunkan kadar gula, meningkatkan kerja hormon tiroksin, anti rematik dan banyak lagi. Yang menarik kandungan jinten hitam dapat juga mengurangi kecemasan. Jinten hitam mengandung suatu zat anti oksidan. Dapat mencegah kanker liver. Pada hewan coba didapatkan efek samping jinten hitam sangat ringan (wide margin of safety).

Kayu manis, untuk mengatur gula darah, menurunkan kholesterol dan Trigliserida, artritis, mempertahankan daya ingat dan sistim syaraf, untuk kesehatan jantung dan sirkulasi darah, untuk kesehatan percernaan makanan, untuk meringankan penyakit flu, mengurangi sakit waktu mestruasi, untuk mengurangi percepatan perkembangan leukemi, mencegah kanker usus besar, dan mengandung anti bakteri dan anti jamur. Kayu manis dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Bagi yang mempunyai penyakit turunan mudah mengalami perdarahan, lebih baik membeli yang dari Ceylon.

Kencur, digunakan untuk mengobati masuk angin (sebagai flatulens), radang lambung, kejang perut, mual, diare, penawar racun, serta sebagai obat batuk. Di Visayas (Filipina), sejak tahun 1668 diberikan kepada seorang ibu habis melahirkan. Di Cina, kencur digunakan untuk obat berbagai penyakit, diantaranya, sakit gigi, memar, nyeri dada, sakit kepala, dan sembelit. Ringkasnya, kencur bisa dipakai untuk mengobati keluhan saluran cerna, mulai dari mulut sampai usus besar, susunan syaraf dan otot, saluran nafas, penyakit kulit, saluran urogenetalis. Kencur dapat dipakai sebagai antibiotik dan analgesik (mengurangi rasa sakit)

Sinonim :
Phylanthus alatus, Bl. P. cantonensis, Hornem. P. echinatus, Wall. P. lepidocarpus, Sieb.et Zucc P. leprocarpus, Wight.

Nama lain: Child pick a back (Inggris), Kilanelli (India), Meniran (Jawa); Zhen chu cao, Ye xia zhu (Cina), Gasau madungi (Ternate)1

1.Pendahuluan

Meniran, tumbuh subur di daerah tropis seperti di China,  India Selatan, Amerika latin2. Tanaman ini bisa didapatkan juga di daerah tropis lainnya seperti di Sri Lanka, Pakistan,  Laos, Camboja, Myanmar, Thailan, Taiwan, Filipina, Malaysia, Indonesia, Papua New Guinea, Cuba, Guam, Micronesia, dan Nigeria3.

Meniran tumbuh liar di hutan-hutan, ladang-ladang, kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah; pada umumnya tidak dipelihara, karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Meniran tumbuh subur ditempat yang lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut1.

Meniran sudah lama digunakan sebagai obat tradisional di negara-negara tersebut di atas untuk bermacam-macam kelainan.

2.Kandungan fitokimia

Diantara senyawa yang banyak ditemukan dalam Meniran adalah: flavonoid, triterpenoid dan tannin4. Didapatkan juga alkaloid, coumarin, cinnamic acid,  lignan, phenolic, dan steroid5. Lebih detil lagi telah ditentukan pula senyawa seperti gallic acid (GA), corilagin (Cor) and ellagic acid (EA)6. Ada lagi empat senyawa lignan telah di identifikasi yaitu 5-demethoxy-niranthin, urinatetralin, dextrobursehernin, urinaligran7.

3.Manfaatnya sebagai obat herbal

Sebagai obat alternative Meniran bisa dipakai untuk1,4,8,9,10,12,13:

3.1.Anti piretik1

3.2.Hepatitis1

3.3.Obat batuk1

3.4.Obat untuk diare1

3.5.Menorrhagi (haid berlebih) 1

3.6.Menurunkan gula darah (diabetes mellitus)4

3.7.Dapat menurunkan Trigliserida, total Kholesterol dan menaikkan HDL Kholesterol4

3.8.Obat malaria8

3.9.Penghancur batu ginjal dan batu empedu9

3.10.Untuk kanker10

3.11.Mengurangi pengaruh keracunan Paracetamol12

3.12.Melonggarkan saluran nafas13

3.13.Obat luar untuk, luka bakar dan infeksi1

4.Penelitian atau artikel

4.1.Garg Munish and Garg Chancha (2012). Effect of Phyllanthus Urinaria in Biochemical Profile of  Experimental Hyperglycemic Albino Rats. Res. J. Pharmaceutical Sci. Vol. 1(1), 2-6, September. p 2-5. Peneliti menyimpulkan pemberian ekstrak Meniran dapat memperbaiki tidak hanya kadar gula darah, namun juga memperbaiki profil lipid, fungsi hepar dan ginjal akibat diabetes mellitus yang dibuat dengan intra peritonial alloxan monohydrate4.

4.2.Huang Sheng-Teng, MD, PhD. Et al. (2010). Review Article. Anti-cancer Effects of Phyllanthus urinaria and Relevant Mechanisms. Chang Gung Med J;33:477-87. Dalam tulisan ini diterangkan bahwa ekstrak Meniran dalam laboratorium (in vitro) bisa untuk kanker paru, kanker liver, dan leukemia. Diterangkan juga mekanisme kerjanya10.

4.3.Xu M. Et al. (2007). Phenolic antioxidants from the whole plant of Phyllanthus urinaria. Chemistry & biodiversity 4:9. Sep pg 2246-52. Abstrak penelitian ini menerangkan kandungan dari ekstrak Meniran (beberapa senyawa) dan aktifitas sebagai anti radikal bebas11.

4.4.Anoname. Ekstrak meniran dapat mengurangi efek keracunan dari paracetamol12

4.5.Huang Sheng-Teng et al. (2003). Phyllanthus urinariatriggers the apoptosis and Bcl-2

down-regulation in Lewis lung carcinoma cells. Life Sciences 72:1705–1716. Ekstrak Meniran dapat menginduksi apoptosis pada sel kanker paru14.

4.6.Gunawan Putri, Kato E. And Kawabata J. (2011). α-Amylase inhibitors from an Indonesian medicinal herb, Phyllanthus urinaria. J Sci Food Agric. Sep 23. doi: 10.1002/jsfa.4615. Abstrak. Ekstrak Meniran dapat menghambat kerja enzim amilase pankreas, mungkin bisa digunakan untuk diabetes ringan15.

5.Cara membuat sediaan1

5.1.Sakit Kuning (jaundice)

5.1.1.Bahan Utama: 16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun). Bahan Tambahan: 2 gelas air.       Cara membuat: Tanaman meniran dicuci lalu ditumbuk halus dan direbus dengan 2 air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.Cara menggunakan:  disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiap hari.

5.1.2.Bahan Utama: 7 batang tanaman meniran (akar, Batang dan bunga). Bahan Tambahan: 7 buah. Bunga cengkeh kering,  5 cm rimpang  umbi temulawak, 1 potong kayu manis. Cara Membuat: Seluruh bahan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari.

5.2.Malaria. Bahan utama: 7 Batang tanaman Meniran lengkap. Bahan tambahan: 5 Biji bunga cengkeh kering, 1 potong kayu manis. Cara membuat:  Seluruh  bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan:   disaring dan diminum 2 kali sehari.

5.3.Batuk. Bahan Utama: 3 – 7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, bunga). Bahan tambahan:  Madu secukupnya. Cara membuat:  Bahan dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata. Cara menggunakan:  diminum  sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari

5.4.Haid berlebihan. Bahan Utama: 3 – 7  potong akar Meniran kering. Bahan tambahan: 1 gelas air tajin. Cara membuat: bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air  sampai mendidih, kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata.Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5.5.Disentri. Bahan Utama: 17 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga ). Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

5.6.Luka koreng. Bahan Utama:  9 – 15 batang meniran lengkap (akar, batang, daun dan bunga). Cara membuat:  Bahan Utama dicuci Bersih dan ditumbuk halus.  Kemudian direbus dengan 1 cerek air. Cara menggunakan: dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.

5.7.Jerawat. Bahan Utama:  7 Batang tanaman meniran. Bahan Tambahan:  1 Rimpang umbi kunyit (4 cm). Cara membuat:  Seluruh  bahan dicuci sampai bersih dan ditumbuk  sampai halus, kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: disaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.

6.Efek samping

Tulisan mengenai efek samping minum ramuan Meniran belum ketemu, namun dengan minum 5 gram “teh” Meniran (menambahkan air panas pada daunnya tapi tidak dididihkan) yang dijadikan 3 kali ( tiap kali 1/3 x 5 gram) selama beberapa minggu tidak akan menimbulkan efek samping.

Untuk jangka panjang dosisnya separuhnya16.

Untuk amannya, bagi yang menderita stroke karena pembekuan atau gumpalan darah atau thrombus dan yang menderita penyakit jantung koroner yang minum obat pngencer darah (salisilat dan lainnya) lebih baik jangan minum ramuan dari Meninran, dikhawatirkan mengganngu usaha untuk mengencerkan darah (pendapat pribadi).

Apabila ingin melihat foto Meniran “click” dibawah ini.

Foto Meniran 

7.Bahan bacaan:

1.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=18

2.http://www.erbeofficinali.org/dati/nacci/studi/PHYLLATHUS%20provoca%20APOPTOSI%20su%20tumori.pdf

3.http://flowers.la.coocan.jp/Euphorbiaceae/Phyllanthus%20urinaria.htm

4.http://www.isca.in/IJPS/Archive/v1i1/1.ISCA-RJPcS-2012-002.pdf

5.http://books.google.co.id/books?id=ordQCHqPy9gC&pg=PA134&lpg=PA134&dq=phyllanthus+urinaria+phytochemistry&source=bl&ots=i1pHCEtMSB&sig=tDnnHGa08jAYh3wcyK1y9D_1gQE&hl=en&sa=X&ei=qkwpUdCiGIOMrgfJloGwBg&redir_esc=y#v=onepage&q=phyllanthus%20urinaria%20phytochemistry&f=false

6.http://www.academicjournals.org/ajpp/pdf/pdf2011/8%20November/Mahdi%20et%20al.pdf

7.http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12877924

8.Mustofa, Eti Nurwening Sholikhah,Subagus Wahyuono (2007).  Anti plasmodial activity of fractions isolated from methanolic extract ofmeniranherb (Phyllanthus niruriL) traditionally used to treat malariaBerkala/lmuKedokteran Vol.39, No.1, Maret: 7-13

9.http://www.stuartxchange.com/Ibaibaan.html

10.http://memo.cgu.edu.tw/cgmj/3305/330501.pdf

11.http://www.unboundmedicine.com/medline/citation/17886844/Phenolic_antioxidants_from_the_whole_plant_of_Phyllanthus_urinaria_

12.http://www.thefreelibrary.com/Phyllanthus+urinaria+extract+attenuates+acetaminophen+induced…-a0221083824

13.http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.2042-7158.1996.tb03913.x/abstract

14.http://www.erbeofficinali.org/dati/nacci/studi/PHYLLATHUS%20provoca%20APOPTOSI%20su%20tumori.pdf

15.http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22095704

16.http://www.phyllanthus.net/phyllantus-dosage.htm

1.Pendahuluan

Dari sekitar 43 herbal atau tanaman obat yang sudah saya pelajari, ada 16 diantaranya secara turun temurun (tradisional) dipakai untuk menurunkan gula darah (diabetes mellitus).

Identik dengan pemakaian obat modern (bahan kimia maupun ekstrak murni dari tanaman obat) maka kombinasi dari beberapa macam tanaman obat, secara sinergis (bersama-sama) bekerja untuk tujuan yang diinginkan. Dengan mengkombinasi beberapa herbal atau tanaman obat maka dapat mengurangi jumlah/dosis (kebutuhan) masing-masing tanaman/herbal, yang mengakibatkan akan menurunkan efek sampingnya apabila ada.

Secara tradisi, biasanya seduhan jamu dibuat dengan mendidihkan pelan-pelan daun, bunga, batang atau akar tanaman obat dengan sejumlah air ( satu liter atau tiga gelas)  dijadikan sepertiganya (sepertiga liter atau satu gelas).

Biasanya memakai alat pendidih yang terbuat dari lempung (tanah), namun bisa diganti dengan stainless steel, dan tidak boleh memakai aluminium. Karena dalam herbal mengandung senyawa yang dapat melarutkan aluminium, sedangkan aluminium sendiri bisa berbahaya terutama bagi penderita gagal ginjal.

2.Herbal untuk Diabetes Mellitus (untuk menurunkan kadar gula darah)

Adapun tanaman obat (herbal) yang dapat menurunkan kadar gula darah diantaranya adalah:

1.Brotowali  (daun dan batang) 9.Meniran

2.Jinten hitam                     10.Mahkota dewa

3.Kayu manis                       11.Pare

4.Kembang sepatu             12.Salam (daun salam)

5.Kersen (keres)                 13.Sambiloto

6.Krokot                                14.Sambung nyawa

7.Lidah buaya                    15.Sarang semut

8.Mahoni                              16.Tapak dara.

3.Efek hipotensi (menurunkan tekanan darah)

Hendaknya diingat bahwa diantara herbal atau tanaman obat di atas  dapat juga menurunkan tekanan darah (brotowali, kembang sepatu, mahoni, meniran, sambung nyawa, tapak dara). Oleh karena itu apabila darahnya sudah rendah ( kurang dari 100/70) maka hindari memakai herbal yang dapat menurunkan tekanan darah tersebut.

4.Memilih herbal atau tanaman obat

Hendaknya memilih tanaman atau herbal yang paling mudah didapat di daerahnya masing-masing. Jumlah tiap herbal bisa dikurangi hingga menjadi sepertiganya (apabila tiga atau lebih kombinasi herbal).

5.Cara meramu atau meracik herbal

Khusus untuk herbal yang sudah tersedia dalam bentuk serbuk (kayu manis) maka bisa dimasukkan kapsul (no. 00, bisa beli di Apotek). Bahkan seperti jinten hitam sudah banyak tersedia dalam bentuk kapsul.

Contoh meracik jamu untuk Diabetes Mellitus yang kadar gulanya puasa sekitar 160 mg/dl dan 2 jam setelah makan 200 mg/dl dan belum minum obat dari dokter karena satu dan lain hal.

1.Brotowali (batang) kering atau basah 10 cm dan 10 lembar daun Brotowali

2.Daun Keres atau Kersen 20 lembar

3.Daun Salam 10 lembar

4.Daun Tapak dara 10 lembar

Daun dan batang (brotowali) di potong-potong.

Dididihkan dengan 1 liter air dijadikan sepertiganya (± 300 ml), disaring kalau perlu. Diminum separuhnya (dijadikan dua hari) pagi hari  lima menit sebelum makan pagi atau bersamaan dengan makan pagi.

Apabila tidak ada tanda-tanda gula darah terlalu rendah, diteruskan hingga dua minggu. Hasilnya harus dilihat dari pemeriksaan gula darah di laboratorium. Apabila belum turun dosisnya dinaikkan seperlunya.

Apabila sudah minum obat dari dokter dan perlu untuk menurunkan gula darahnya lebih lanjut, sebaiknya obat-obatan tersebut diteruskan dan ditambah jamu dengan dosis yang disesuaikan, artinya dosis jamunya dikurangi dan sering dimonitor gula darahnya hingga normal dan diteruskan; namun hati-hati hendaknya ingat akan tanda-tanda kalau kadar gula darahnya terlalu rendah! Ini berlaku juga untuk bubuk kayu manis dan kapsul jinten hitam.

6.Gejala gula darah rendah dan gula darah tinggi

6.1.Kalau gula darahnya terlalu rendah akan timbul gejala:

keluar keringat, gemetaran, merasa lapar, detak jantung meningkat, merasa lemah dan bisa semaput dan tidak sadarkan diri. Hendaknya minum air gula secepatnya dan secukupnya!

6.2.Sebaliknya kalau kadar gulanya tinggi sering timbul gejala:

sering haus dan sering kencing, mudah ngantuk. Sering menderita infeksi kulit (bakteri atau jamur). Merasa sakit semua, terutama otot. Kalau sudah terjadi komplikasi maka timbul gangguan penglihatan, sering kesemutan. Kalau lebih parah lagi alat peraba kulit terutama di kaki berkurang. Bisa menurunkan fungsi ginjal bahkan bisa menderita gagal ginjal.

7.Peristiwa nyata

Terjadi pada teman kami. Karena minum rebusan daun keres terlalu banyak gulanya drop hingga harus masuk rumah sakit!

8.Informasi tambahan

Hingga tanggal 17  Juli 2014, ada tambahan herbal yang dapat menurunkan gula darah yaitu:

8.1.Meniran

8.2.Daun insulin atau Daun Yacon Smallanthus sonchifolius Philanthus urinaria Linn

8.3.Akar rumput alang-alang Imperata Cylindrica (L) Beauv.

Keterangan lebih jauh bisa dibaca dalam blok ini (cari lewat kotak search dalam blok ini).

9.Bahan bacaan

1.https://mhanafi123.wordpress.com

2.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/?mnu=2

Nama lain: Simalakama (Melayu), makutadewa, makuto mewo, makuto ratu, makuto rojo (Jawa). Nama simplisia Phaleriae Fructus (buah mahkota dewa)1.

1.Pendahuluan

Mahkota Dewa (MD) bisa ditemukan di pekarangan sebagai tanaman hias atau di kebun-kebun sebagai tanaman peneduh. Tanaman ini kemungkinan berasal dari Papua. Mahkota Dewa tumbuh subur di tanah yang gembur dan subur pada ketinggian 10-1.200 m dpl. Perdu menahun ini tumbuh tegak dengan tinggi 1-2,5 m1.

2.Kandungan fitokimia

Daun Mahkota Dewa mengandung anti histamin, alkaloid, saponin, dan polifenol (gallic acid, lignan). Kulit buah mengandung alkaloid, saponin, dan flavonoid (kaempferol, myricetin, naringin, dan rutin)1,2,3. Bijinya mengandung fevicordin A4.

3.Manfaat

Secara tradisional Mahkota Dewa biasa dipakai untuk1,2,3:

3.1.Gangguan liver

3.2.Gangguan ginjal

3.3.Gangguan jantung

3.4.Hemorroid (ambeien)

3.5.Diare

3.6.Menurunkan gula darah (diabetes mellitus)

3.7.Impotensi

3.8.Migrain

3.9.Stroke

3.10.Anti radang, dan anti nyeri. (rematik)

3.11.Alergi

3.12.Acne (jerawat), dan penyakit kulit lainnya (psoriasis).

3.13.Kanker

4.Penelitian

4.1.Hendra R. et al. (2011). Antioxidant, Anti-inflammatory and Cytotoxicity of Phaleria macrocarpa(Boerl.) Scheff Fruit. BMC Complementary and Alternative Medicine,11:110. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buah MD, mempunyai aktifitas anti oksidan yang kuat, selain itu juga sebagai anti radang dan anti kanker3.

4.2.Diantini A et al. (2012). Cytotoxicity of fevicordin-A from Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl on P 388, HeLa, CasKi, TE-2, TE-8 andPrepuce’s Fibroblast cells. E3 Journal of Medical Research Vol. 1(1). pp. 001-005. Kesimpulan: Fevicordin yang terdapat dalam biji buah MD berpotensi sebagai obat kanker cervix dan leukemia4.

4.3.Ali R. B. Et al. (2012). Hypoglycemic and anti-hyperglycemic study of Phaleria  macrocarpa fruits pericarp. Journal of Medicinal Plants Research Vol. 6(10), pp. 1982-1990. Penelitian ini menyimpulkan, penggunaan buah MD (pericap) dalam pengobatan tradisional untuk kencing manis (diabetis mellitus) dapat dibenarkan5.

4.4.Faried A. Et al. (2007). Anticancer effects of gallic acid isolated from Indonesian herbal medicine, Phaleria macrocarpa(Scheff.) Boerl, on human cancer cell lines. INTERNATIONAL JOURNAL OF ONCOLOGY 30: 605-613. Kesimpulan: Asam Gallat (gallic acid) yang ada dalam buah MD, berpotensi sebagai obat anti kanker6.

4.5.Fariza Nor et al. (2012). Anti-inflammatory Activity of the Major Compound from Methanol Extract of Phaleria macrocarpa Leaves. Journal of Applied Sciences. Vol 12, 11: 1195-1198. Phalerin yang didapat dengan mengekstrak daun MD memakai metanol mempunyai efek anti radang dengan kekuatan sedang7.

4.6.Tjandrawinata R. et al. (2011). EXTRACT OF PHALERIA MACROCARPA AS AN ANTINEOPLASTIC, ANTI-INFLAMMATORY AND ANTIANGIOGENIC AGENT. Publication date: 2011-04-21 Patent application number: 20110091395. Kesimpulan: Dengan cara yang sudah dipatenkan buah MD diekstrak dan senyawa darinya dapat dipakai untuk menghilangkan radang dan nyeri serta untuk anti kanker dan penyakit wanita lainnya8.

4.7.Suryanto, Teguh (2007) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PHALERIA MACROCARPA TERHADAP INDEKS APOPTOSIS SEL ADENOKARSINOMA MAMMA DAN PERKEMBANGAN MASSA TUMOR PAYUDARA MENCIT C3H. Masters thesis, Diponegoro University. Polifenol yang didapat dari ekstrak MD dapat merangsang pembentukan Interferon. Interferon dapat meningkatkan CTL dan NK-Cell. Selanjutnya senyawa dalam ekstrak dapat meningkatkan apoptosis indeks dan menghambat pertumbuhan sel kanker9.

4.8.Tjandrawinata R. et al. (2011). Symptomatic treatment of premenstrual syndrome and/or primary dysmenorrhea with DLBS1442, a bioactive extract of Phaleria macrocarpa. Int J Gen Med. 2011; 4: 465–476. Kesimpulan: Senyawa ekstrak MD yang dimasukkan kedalam kapsul sebanyak 100 mg dapat mengurangi gejala (nyeri dan lainnya) yang disebabkan oleh  menstruasi10.

5.Cara membuat sediaan

Secara ilmiah sebenarnya untuk beberapa keadaan atau penyakit (kecuali 4.8 di atas sementara ini), dosis yang diperlukan belum diketahui. Oleh karena itu untuk ramuan yang diminum, gunakan beberapa irisan buah kering (tanpa biji), atau beberapa helai daun dipakai beberapa hari, baru dosisnya ditingkatkan sedikit demi sedikit, sampai dirasakan manfaatnya. Untuk penyakit lainnya, misalnya penyakit kulit seperti psoriasis, dosis pemakaiannya kadang harus lebih besar agar mendapat manfaat yang diinginkan. Perhatikan efek samping yang timbul1.

5.1.Untuk disentri (diare bercampur darah).

Rebus kulit buah mahkota dewa yang sudah dikeringkan (15 g) dengan dua gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring kemudian minum airnya sekaligus. Lakukan 2-3 kali dalam sehari1.

5.2. Psoriasis.

Belah buah mahkota dewa segar (tiga buah), bijinya dibuang, lalu iris tipis-tipis dan jemur sampai kering. Rebus simplisia ini dengan satu liter air dengan api besar. Setelah mendidih, kecilkan api dan rebus sampai airnya tersisa seperempatnya. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing separuhnya. Jika timbul gejala keracunan, turunkan dosis atau hentikan penggunaannya1.

5.3.Untuk rematik atau linu lutut.

Antara 10-20 lembar daun MD direbus dengan satu liter air, dijadikan sepertiganya. Diminum separuh pagi dan separuh sore hari. Ingat petunjuk membuat sediaan seperti yang tertulis di atas. Dimulai dengan 10 lembar.

6.Efek samping

Buah, dan terutama bijinya dapat menyebabkan sakit kepala, mabuk, kejang, dan pingsan. Ibu hamil tidak boleh minum ramuan MD1.

Kalau ingin melihat foto Mahkota Dewa “click” di bawah ini!

Foto Mahkota Dewa

7.Bahan bacaan

1.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=238

2.http://www.ijpbs.net/vol-3/issue-3/pharma/51.pdf

3.http://www.biomedcentral.com/content/pdf/1472-6882-11-110.pdf

4.http://www.academia.edu/1528568/Cytotoxicity_of_fevicordin-A_from_Phaleria_macrocarpa_Scheff._Boerl_on_P_388_HeLa_CasKi_TE-2_TE-8_and_Prepuces_Fibroblast_cells

5.http://www.academicjournals.org/jmpr/pdf/pdf2012/16Mar/Ali%20et%20al.pdf

6.http://www.internationalsurgery.org/doi/abs/10.9738/1404.1

7.http://scialert.net/abstract/?doi=jas.2012.1195.1198

8.http://www.faqs.org/patents/app/20110091395

9.http://eprints.undip.ac.id/29412/

10.http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3133514/

1.Pendahuluan

Tannin berasal dari bahasa Prancis “tanin” suatu senyawa yang bersifat “tanning” yang dapat dipergunakan untuk menyamak  kulit hewan dari suatu senyawa organik yang natural1. Ada juga yang mengatakan berasal dari bahasa German kuno yang tinggi (Old High German) “tanna” artinya pohon cemara yang merupakan sumber atau asal-usul suatu senyawa yang bisa dipakai untuk menyamak kulit hewan2.

Agar rumus bangun dan susunan tulisan tetap maka saya harus memuatnya dalam format PDF. Makalah lengkapnya bisa di “click” dibawah ini

Tanin Tannin makalah

Semoga bermanfaat, terutama bagi yang ingin tahu lebih dalam lagi tentang Tanin atau Tannin.

 

July 2017
M T W T F S S
« Nov    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kesehatan, Obat Tradisional, Sosial Politik Agama, dan Bahan Kuliah Ilmu Biokimia.

Artikel yang sudah ditulis