1.Pendahuluan.

Lansia atau Lanjut Usia atau usia lanjut adalah kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas (UU. No. 13 1998).

1.1.Kelompok Lansia. Penggolongan lansia menurut Depkes (1994) menjadi tiga kelompok yaitu:

1.1.1.Kelompok lansia dini (55 – 64 tahun), merupakan kelompok yang baru memasuki lansia.

1.1.2.Kelompok lansia (65 tahun ke atas).

1.1.3.Kelompok lansia resiko tinggi, yaitu lansia yang berusia lebih dari 70 tahun.

1.2.Menurut WHO:

1.2.1.Usia pertengahan (middle age) 49 – 59 tahun

1.2.2.Lanjut usia (elderly) 60 – 74 tahun

12.3.Lanjut usia tua (old) 75 – 90 tahun

1.2.4.Sangat tua (very old) lebih tua dari 90 rahun

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah lansia terus meningkat dari 5,3 jiwa (1971), meningkat menjadi 14,4 juta (2000) dan diperkirakan pada tahun 2020 mencapai 28,8 juta jiwa. Jumlah lansia: 2025 jumlah penduduk Indonesia ± 273 juta ± 62,4 juta kelompok lansia (Bappenas, 2007).

Lansia pedesaan perlu mendapatkan perhatian  karena  60% lansia tinggal di pedesaan.

2.Masalah yang sering dihadapi lansia diantaranya adalah:

2.1.Kesehatan

2.1.1.Fisik. Karena adanya perubahan fisik, yang juga akan mempengaruhi

2.1.2.Psikis atau mental

2.2.Spiritual

2.3.Ekonomi

2.4.Sosial

Dalam tulisan ini akan dibahas secara singkat bagaimana mengupayakan agar kesehatan Lansia terjaga dan dipertahankan menurut kemampuan yang ada.

Namun sebelum membahas upaya agar kesehatan lansia terjaga maka akan dibahas terlebih dahulu perubahan fisik yang terjadi pada lansia.

3.Perubahan fisik

Semakin tua usia kita semakin banyak perubahan yang terjadi pada tubuh kita, diantaranya:

3.1.Kulit.

Kulit kita akan menjadi keriput, tipis, dan mudah luka. Selain itu juga lebih kering dan mudah gatal.

3.2.Tulang, persendian dan otot.

Tulang mengalami pengurangan densitas (osteoporosis), mengerut, dan mudah patah. Persendian kurang fleksibel dan terasa sakit. Otot massanya berkurang dan kekuatannya juga berkurang.

3.3.Mobilitas dan keseimbangan

Kemampuan bergerak kita berkurang akibat menurunnya fungsi tulang, persendian dan otot. Bersamaan dengan itu fungsi otak dalam keseimbangan juga menurun. Semua ini akan menyebabkan para lansia mudah terjatuh.

3.4.Bentuk tubuh

Tubuh menjadi lebih pendek karena ada penciutan dan osteoporosis dari tulang belakang. Ada perubahan tempat tertimbunnya lemak.

3.5.Muka atau wajah

Perubahan tulang, otot, lemak dan kulit akan merubah bentuk wajah kita.

3.6.Rambut dan kuku

Rambut lansia menjadi lebih tipis,sering menjadi botak. Kuku juga berubah menjadi lebih tipis pada jari tangan atau menebal pada jari kaki.

3.7.Gigi dan gusi

Gusi menyusut, sehingga gigi kelihatan lebih panjang. Gigi akan rontok. Air ludah produksinya berkurang. Mulut mudah infeksi.

3.8.Penglihatan dan pendengaran juga fungsinya menurun, sehingga akan menimbulkan banyak masalah.

3.9.Rasa pengecapan dan pembauan berkurang sehingga dapat menurunkan nafsu makan

3.10.Perubahan pola tidur

Lansia sering mengeluh sulit tidur. Kualitas tidur berkurang, sering terbangun di malam hari.

3.11.Daya tahan tubuh berkurang sehingga mudah mengalami infeksi

3.12.Fungsi pencernaan dan kandung kemih menurun hingga sering kembung dan sulit BAB, sulit mengontrol air seni.

3.13.Fungsi jantung dan paru juga menurun. Orang merasa sesak bisa karena jantungnya atau parunya.

Merokok mempercepat kerusakan bagian terkecil paru yang disebut alveolus.

Darah tinggi atau hipertensi kalau tidak terkontrol, mempercepat jantung menjadi lemah

3.14.Fungsi hormon berkurang.

Hormon yang berhubungan dengan metabolisme karbohidrat, Tiroid, metabolisme kalsium, metabolisme kholesterol, juga mengalami kemunduran, yang berakibat diabetes mellitus, kulit kering, osteoporosis, dan kadar kholesterol meningkat.

Menurunnya fungsi hormon seks, akan menurunkan juga fungsi seks lansia. Pada pria kesulitan “berdiri”, sedangkan pada wanita vagina kering.

4.Perubahan Psikis atau mental

Kesehatan mental akan dipengaruhi oleh perubahan fisik, tingkat pendidikan, lingkungan dan faktor keturunan. Masalah mental pada lansia diantaranya adalah:

4.1.Agresif

4.2.Mudah marah

4.3.Cemas dan galau

4.4.Merasa ditolak

4.5.Depresi

Depresi adalah suatu perasaan sedih dan pesimis yang berhubungan dengan suatu penderitaan. Dapat berupa serangan yang ditujukan pada diri sendiri atau perasaan marah yang dalam.

Pengkajian pada pasien depresi akan diperoleh data sebagai berikut :

4.5.1.Pandangan kosong

4.5.2.Kurang/hilangnya perhatian diri, orang lain/lingkungannya.

4.5.3.Inisiatif menurun

4.5.4.Tidak mampu berkonsentrasi

4.5.5.Aktifitas menurun

4.5.6.Kurang minat nafsu makan

4.5.7.Mengeluh tidak enak badan dan kehilangan semangat, sedih atau cepat capek disepanjang waktu, mungkin susah tidur disiang hari.

4.6.Ingatan menurun, lama-lama bisa menjadi pikun (dimensia)

5.Masalah Spiritual

Seorang peneliti menyatakan bahwa sebagian  besar orang usia lanjut dalam kehidupannya masih mampu mengisi hari-hari tuanya dengan berbagai kegiatan seperti kegiatan spiritual keagamaan, mengasuh cucu, memantau pekerjaan sehari-hari, membuat kerajinan seperti menyulam dan lain-lain.

Pada lansia biarpun berbeda latar belakang sosial, kepercayaan, pengalaman hidup dan lainnya namun ada satu perasaan yang sama yang dimiliki sebagian lasia yaitu sama-sama mengalami ketakutan dalam menghadapi kematian. Mungkin berbeda dalam tingkatan ketakutannya.

Kehilangan pasangan hidup pada Lansia lebih sering menyebabkan depresi, dari pada kehilangan pasangannya waktu usianya lebih muda.

Bagaimana cara menghadapi hal ini. Cara terbaik adalah mendalami agamanya masing-masing sesuai dengan keyakinannya. Sering ikut pengajian, aktif dalam perkumpulan yang bisa menambah kenalan.

Pengalaman pribadi. Ada teman dekat menyampaikan bahwa beliau takut sekali mengadapi kematian. Beliau kena kanker prostat. Kebetulan saya mempunyai buku yang sudah saya baca judulnya “Menentang kematian”. Saya pinjamkan saya beri waktu 3 bulan. Dapat dua minggu sudah dikembalikan beliau beli. Beberapa saat beliau berterima kasih dan sudah tidak takut lagi menghadapi kematian. Beliau meninggal beberapa bulan kemudian. Sebenarnya isi buku tersebut sama sekali tidak menentang kematian, malah sebaliknya.

6.Masalah ekonomi dan sosial

Karena perubahan fisik dan psikis, lansia terpaksa atau dipaksa untuk mengurangi aktifitas kesehariannya, yang bisa berupa dipensiun atau menyerahkan sebagian atau semua usaha atau pekerjaannya kepada anaknya atau orang terdekat. Ini bisa berakibat kehilangan kekuasaan, berkurangnya pendapatan, dan berkurangnya interaksi sosial. Apabila tidak diantisipasi dengan baik, bisa menyebabkan depresi. Diantaranya “post power syndromes”

Pemerintah telah mengeluarkan Kebijaksanaan yang mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan dan interaksi sosial berupa UU , PP dan Keppres yang kesemuanya bertujuan untuk …. Memperpanjang usia harapan hidup & masa produktif  lansia…..

7.Pola hidup sehat untuk lansia

Masalah utama terjadi adalah akibat  adanya perubahan fisik. Oleh karena itu upaya untuk mempertahankan kesehatan fisik adalah merupakan yang paling penting. Sudah tentu bersamaan dengan upaya tersebut tidak boleh dilupakan adalah untuk meningkatkan ketaqwaan.

7.1.Pola makan. Banyak keluhan dan penyakit timbul akibat dari pola makan yang kurang tepat. Oleh karena itu pola makan kita harus sehat.

7.1.1.Kebutuhan kalori. Rata-rata orang Indonesia diatas 50 tahun dengan berat badan sekitar 55-70 kg membutukan sekitar 2000 –  2600 kkal. Kalau diterjemahkan kedalam jumlah gram, maka yang diperlukan adalah:

7.1.1.1.Karbohidrat. Kebutuhan minimum adalah 50 – 100 gr/hari ( 1.1 gr/kg/hari) = 60-80 %

7.1.1.2.Protein. Masukan protein yang aman 50 -200 gr/hari (12 – 20% dari energi total)

7.1.1.3.Berapa total lemak atau lipid yang dibutuhkan tidak ditemukan angka yang pasti, namun dianjurkan meningkatkan lemak atau asam lemak yang tidak jenuh yang berasal dari lemak atau lipid nabati atau tumbuhan hingga lebih dari 10% total kalori ( 3 gram lebih). Ada pendapat total lemak sekitar 30% total kalori.

7.1.2.Makanan yang harus dikurangi atau asupannya dibatasi adalah

7.1.2.1.Garam

7.1.2.2.Lemak yang berasal dari hewan

7.1.2.3.Manis-manis

7.1.2.4.Karbohidratnya lebih baik dari tumbuhan yang lebih sulit dicerna, misalnya kentang lebih baik dari pada nasi. Kue dari kanji (tepung tapioka) lebih baik dari pada tepung gandum. Bute atau tales lebih baik dari kue apapun.

7.1.3.Makanan yang dianjurkan

7.1.3.1.Buah. Pisang, jeruk, anggur, apel, straw berry, semangka, melon. Ada pepatah orang Australia: An apple a day keep a doctor away. Artinya satu apel per hari akan menjauhkan dari dokter. Dan mereka betul-betul melaksanakan hal itu. Kita bisa makan yang mana saja diantara buah-buahan tersebut, tergantung ketersediaannya. Buah-buahan merupakan sumber mineral dan vitamin C (juga merupakan anti oksidan) dan A (pro vitamin A) dan mengandung serat, yang membantu memperlancar BAB.

7.1.3.2.Sayur-sayuran yang berwarna. Sumber pro vitamin A, anti oksidan dan mineral, zat besi, dan mengandung serat.

7.1.3.3.Asupan kalsium yang cukup. Untuk lansia kebutuhan perhari 800 mgr kalsium yang bisa berasal dari susu, keju, tablet kalsium (mungkin bersama vitamin lainnya), tulang muda, tulang dalam teri, ikan tulang lunak / ikan dalam makanan kaleng. Kalsium bagi lansia terutama untuk mencegah osteoporosis.

7.1.3.4.Air. Lansia mudah mengalami dehidrasi, karena regulator dalam tubuh dan rasa haus berkurang fungsinya. Sebaiknya tiap satu atau dua jam minum seperlunya. Total keperluan sehari rata-rata antara 1,5 L hingga 2,5 L. Kalau kita mengalami kekurangan air maka bisa sulit BAB, mudah infeksi saluran kencing, bahkan menjadi merasa bingung.

7.1.3.5.Vitamin dan mineral. Apabila makanan yang dikonsumsi terdiri dari nasi dan sebangsanya (karbohidrat), ada protein dari ikan, daging, hati (ayam, sapi, kambing, bebek, burung dara dll), kacang hijau, atau kacang-kancangan yang lain, ada lipida (lemak) terutama yang dari tumbuhan (minyak jagung), sayur, dan buah; apa lagi ada susu, maka dalam makanan tersebut vitamin dan mineralnya insyaAllah cukup. Namun karena fungsi lambung yang menurun, kemungkinan masih perlu tambahan vitamin B 12. Sumber: hati, susu, telur, ikan, tiram. Apabila kekurangan vit. B 12, bisa mengalami gangguan syaraf perifer dan anemi pernisiosa. Kebutuhan 3 mikrogram per hari.

Vitamin D diperlukan untuk membantu menyerap kalsium. Sinar matahari yang cukup, ikan yang berlemak, putih telur kaya akan vitamin D. Pada lansia fungsi kulit untuk membuat vitamin D berkurang.

Apabila karena sesuatu hal, komposisi makanannya tidak lengkap maka perlu tambahan vitamin dan mineral. Berikut ini adalah contoh komposisi 3 tablet vitamin dan mineral.

7.1.3.5.1.Theragran-M tablet: Vitamin A-10 000 i.u.; Vitamin D-400 i.u.; Vitamin B1-10 mg; Vitamin B2-10 mg; Vitamin B6-5 mg; Vitamin B12-5 mcg; Niacinamide 100 mg; Calcium Pantothenate 20 mg; Vitamin C-200 mg; Vitamin E-15 i.u.; Iodine 0,15 mg; Iron 12 mg; Copper 2 mg; Manganese 1 mg; Magnesium 65 mg; Zinc 1,5 mg.

7.1.3.5.2.Supradyn tablet: Vitamin A 3333 IU,Thiamine P.A.E.C. (Vit B1) 11.1mg, Riboflavine sodium phosphate (Vit B2) 13.0mg, Nicotinamide (Vit B3) 40mg, Calcium pantothenate (Vit B5) 8.0mg, Pyridoxine hydrochloride (Vit B6) 3.0mg, Cyanocobalamin (Vit B12) 4mcg, Ascorbic acid (Vit C) 80.0mg, Ergocaliferol (Vit D2) 7.5mcg, Alpha Tocopheryl acetate (Vit E) 10.0mg, Biotin (Vit H) 200mcg, Folic acid 200mcg, Calcium 100mg, Magnesium 9.0mg, Iron (as Ferrous sulfate) 1.5mg, Copper 500mcg, Zinc 1.0mg, Manganese 500mcg.

7.1.3.5.3.Pervita:Vit A 10,000 IU, vit B1 20 mg, vit B2 5 mg, nicotinamide 50 mg, vit B6 10 mg, Ca pantothenate 11.6 mg, biotin 0.25 mg, vit B12 5 mcg, vit C 150 mg, vit D3 400 IU, vit E 10 mg, folic acid 0.4 mg, Ca 50 mg, phosphorus 38.64 mg, Fe 10 mg, Mg 16.4 mg, manganese 0.379 mg, K 0.035 mg, selenium 0.061 mg, fluoride 0.045 mg, copper 0.712 mg, Zn 0.343 mg, molybdenum 0.083 mg

7.1.3.6.Probiotic.     Probiotik adalah bakteri eksogen (dari luar tubuh) yang diberikan per oral, dan dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Probiotik yang biasanya  ditambahkan kedalam makanan  adalah the lactic acid bacteria lactobacillus and bifidobacterium; yang dipakai untuk membuat yoghurt adalah streptococcus thermophilus and L. Delbrueckii.

Manfaat probiotik. Manfaat dari makan makanan yang mengandung probioktik secara teratur diantranya adalah : meningkatkan daya tahan tubuh, dapat mencegah dan mengobati tipe diare tertentu, mengurangi kembung karena gas, dapat memperbaiki /membantu mencerna susu, dapat mencegah dan mengobati kesulitan BAB (obstipasi),  dapat mencegah kanker usus besar (colon) dan kanker lainnya, dan dapat menurunkan kholesterol.

Penelitian terus berlanjut,  diantaranya dibuktikan adanya manfaat untuk mag yang disebabkan oleh bakteri H. Pylori. Mag yang disebabkan bakteri ini pada orang dewasa, pengobatannya mahal sekali bagi orang yang berpenghasilan pas-pasan. Pemberian probiotik tertentu telah dibuktikan dapat mengontrol perkembangan H pylorus.

Makanan yang mengandung probitik, yoghurt dan  kafier. Tablet/serbuk ini mengandung probiotik: lacbon, dan lacto-B., Protexin, L Bio dan synbio.

7.1.3.7.Setelah mempelajari beberapa herbal, maka saya tiap hari minum kapsul yang mengandung bubuk jinten hitam, kayu manis, dan kencur sudah berlangsung setahun lebih. Manfaatnya ada di blog saya, alamatnya ada di bawah (daftar bacaan).

7.2.Kebutuhan istirahat atau tidur

Menurut S. Choroverty, ahli fisiologi syaraf dan ahli tidur (professor and co-chair of neurology and program director for clinical neurophysiology and sleep medicine at the New Jersey Neuroscience Institute at JFK Medical Center in Edison, N.J.) keperluan tidur orang dewasa sekitar 7,5 hingga 8 jam hari. Namun ada orang tua yang merasa cukup istirahat dengan tidur 6 jam perhari. Ada pula yang memerlukan 9 jam atau lebih.

7.3.Olah raga

7.3.1.Olah raga fisik. Olah raga teratur 3-5 kali perminggu sangat dianjurkan. Tiap kali berlangsung sekitar 30 menit. Olah raga yang cukup dan efektif adalah apabila pada akhir olah raga denyut jantungnya naik  menjadi 75% dari denyut maksimum. Denyut maksimum seseorang besarnya adalah 220 dikurangi umur. Contoh seseorang berumur 68 tahun, maka denyut jantung maksimumnya adalah 220 – 68 adalah 152 / menit. 75%-nya adalah 0,75 x 152 = 114. Jadi pada waktu olah raga selesai denyut nadinya sekitar 114 / menit atau 16 kali per 10 sekon, jangan lebih dari itu. Ini berlaku bagi orang yang tidak menderita jantung koroner. Ada yang mengatakan denyut  jantungnya naik menjadi 60% dari denyut maksimum.

7.3.1.1.Jalan pagi.Olah raga yang sangat baik dan murah adalah jalan pagi. Apabila musim hujan dan mempunyai alat bisa memakai mesin olah raga.

7.3.1.2.Latihan keseimbangan dengan mengangkat satu kaki,

7.3.1.3.Melatih kelenturan otot dan persendian,

7.3.1.3.1.Kelenturan statik. Misalnya mengangkat kedua lengan hingga sejajar dengan bahu, dan tetap dipertahankan selama 30 sekon

7.3.1.3.2.Kelenturan dinamik.  Mengangkat kedua lengan, telapak tangan dipertemukan diatas kepala, kemudian tapak tangan menepuk paha, diulang beberapa kali.

7.3.1.4.Mengangkat beban juga bermanfaat.

7.3.1.5.Renang. Tidak kalah pentingnya adalah berenang bagi yang mampu, terutama bagi yang mempunyai kelainan lutut, yang apabila berjalan agak jauh terasa sakit.

Peringatan: Apabila waktu berolah raga dadanya terasa tidak enak, terasa berat seperti diberi beban atau terasa sakit, maka cepat berhenti dan tarik nafas, cari pertolongan dokter. Demikian juga apabila merasa sulit bernafas.

7.3.2.Olah raga otak. Agar tidak gampang pikun, paling tidak untuk mempertahankan kemampuan berfikir, mengingat, dan mempertahankan kesehatan mental pada umumnya, maka ada beberapa cara yang perlu dilakukan, diantaranya dengan:

7.3.2.1.Bagi umat muslim, membaca Al Qur’an

7.3.2.2.Membaca apa saja yang disenangi kemudian menulisnya kembali.

7.3.2.3.Menjawab teka teki silang.

7.3.2.4.Waktu membaca koran coba dicari dan dihitung berapa jumlah kata “dengan” dalam satu halaman.

7.3.2.5.Bermain catur

7.3.2.6.Bermain “game” di internet

7.3.2.7.Belajar ilmu baru

7.3.2.8.Aktif dalam perkumpulan sosial

7.3.2.9.Mencoba mengingat nama orang yang baru dijumpai.

7.3.2.10.Berfikir positif (positive thinking)

7.3.2.11.Rekreasi

7.4.Monitoring kesehatan (checkup)

Apa saja yang perlu diperiksa dan kapan diulang. Pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk general check-up tergantung kondisi dan dana yang tersedia.

7.4.Tekanan darah. Biarpun tidak sakit, harus di cek tekanan darahnya minimum, tiga bulan sekali. Banyak sekali orang mengalami perdarahan otak (stroke) karena tidak tahu tekanan darahnya tinggi.

7.5.Untuk melakukan general check-up, pemeriksaan dasar diantaranya:

7.5.1.Hematogram (darah lengkap).

7.5.2.Fungsi hepar (SGOT, SGPT, serum albumin)

7.5.3.Fungsi ginjal (BUN, serum kretinin, asam urat)

7.5.4.Kadar gula (glukosa) puasa dan dua jam pos prandial (habis makan)

7.5.5.Lipid profile (total kholesterol, LDL kholesterol, HDL kholesterol, TG)

7.5.6.Foto X-Ray dada.

7.5.7.ECG / EKG

Kalau ingin lebih lengkap bisa ditambah

7.5.8.Pemeriksaan urine lengkap

7.5.9.Pemeriksaan feces lengkap

7.5.10.PSA (marker kanker prostat)

7.5.11.Pap smear (cek apakah ada sel ganas pada serviks)

7.5.12.Pemeriksaan fungsi hormon tiroid (thyroid) TSH, T3 dan T4

7.5.13.USG Abdomen, termasuk kandungan dan prostat

Kalau ingin melihat kebutuhan vitamin dan mineral bisa click di bawah ini!

Daftar keperluan Vitamin dan Mineral

8.Daftar bacaan

1.http://creasoft.wordpress.com/2008/04/15/lansia/

2.http://www.medicinenet.com/senior_health/article.htm#changes

3.http://radiefwisnu.blogspot.com/2012/08/kesehatan-mental-pada-lansia-lanjut-usia.html

4.http://lib.uin-malang.ac.id/thesis/fullchapter/06410088-devi-nur-avita.ps

5.http://ocw.usu.ac.id/course/download/1280000150-keperawatan-komunitas/pks_123_slide_kebijakan_khusus_lansia.pdf

6.http://www.health24.com/Lifestyle/Ageing-well/Nutrition-to-stay-young/A-healthy-diet-for-older-people-20120721

7.http://www.helpguide.org/life/senior_nutrition.htm

8.http://www.webmd.com/sleep-disorders/features/adult-sleep-needs-and-habits

9.http://www.medicinenet.com/senior_health/page4.htm#exercise

10.http://www.eldergym.com/elderly-flexibility.html

11.http://www.boomers-with-elderly-parents.com/elderly-parents-brain-mind.html

12.Alamat blog saya https://mhanafi123.wordpress.com

Setelah mempelajari puluhan herbal (43) saya membuat fomulasi (racikan):

1.JINTEN ( HITAM HABBATUS SAUDA  = BLACK SEED )

2.KAYU MANIS  ( CINNAMOMUM ZEYLANICUM = C VERUM )

3.KENCUR ( KAEMPFERIA GALANGA L. SONCURUS RUMPH )

Bahannya ( kayu manis dan kencur ) dalam bentuk bubuk atau serbuk mudah dibeli di toko swalayan. Jinten hitam banyak dijual dalam bentuk kapsul atau beli di pasar tradisional biasanya dijual sebagai jamu kemudian ditumbuk atau diblender (asal bijinya pecah/sudah tidak utuh sudah cukup, tapi lebih halus makin baik).

Ketiga bahan diatas dicampur kira-kira sama banyak.

Apabila Jinten hitam sudah dalam bentuk kapsul, tidak usah dicampur, bisa diminum terpisah, jumlahnya tidak sama tidak masalah.

Manfaat sebagai obat tradisional, secara turun temurun dan sebagian khsiat sudah dibuktikan dalam percobaan menggunakan binatang:

Jinten hitam, dapat mengurangi kerusakan hati akibat keracunan, dapat membunuh kuman, membunuh parasit malaria, membunuh cacing tertentu, menurunkan kadar gula, meningkatkan kerja hormon tiroksin, anti rematik dan banyak lagi. Yang menarik kandungan jinten hitam dapat juga mengurangi kecemasan. Jinten hitam mengandung suatu zat anti oksidan. Dapat mencegah kanker liver. Pada hewan coba didapatkan efek samping jinten hitam sangat ringan (wide margin of safety).

Kayu manis, untuk mengatur gula darah, menurunkan kholesterol dan Trigliserida, artritis, mempertahankan daya ingat dan sistim syaraf, untuk kesehatan jantung dan sirkulasi darah, untuk kesehatan percernaan makanan, untuk meringankan penyakit flu, mengurangi sakit waktu mestruasi, untuk mengurangi percepatan perkembangan leukemi, mencegah kanker usus besar, dan mengandung anti bakteri dan anti jamur. Kayu manis dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Bagi yang mempunyai penyakit turunan mudah mengalami perdarahan, lebih baik membeli yang dari Ceylon.

Kencur, digunakan untuk mengobati masuk angin (sebagai flatulens), radang lambung, kejang perut, mual, diare, penawar racun, serta sebagai obat batuk. Di Visayas (Filipina), sejak tahun 1668 diberikan kepada seorang ibu habis melahirkan. Di Cina, kencur digunakan untuk obat berbagai penyakit, diantaranya, sakit gigi, memar, nyeri dada, sakit kepala, dan sembelit. Ringkasnya, kencur bisa dipakai untuk mengobati keluhan saluran cerna, mulai dari mulut sampai usus besar, susunan syaraf dan otot, saluran nafas, penyakit kulit, saluran urogenetalis. Kencur dapat dipakai sebagai antibiotik dan analgesik (mengurangi rasa sakit)