1.Pendahuluan

Buah manggis dikenal dalam bahasa Inggris dengan nama Mangosteen atau Queen of Fruits. Mungkin berasal dari Indonesia (dulu dikenal dengan Nusantara, terutama dari pulau Sunda=Jawa dan Maluku=Moluccas), dibawa oleh kaum imigran ke Suriname. Sekarang banyak didapatkan di Malaysia, Thailan, India dan Ceylon dan Filipin. Tumbuh hingga ketinggian 1500 m dpl1,2,3,4.

2.Manfaat sebagai obat tradisional

Sebagai obat tradisional, terutama kulit buah Manggis digunakan untuk1,4,5:

2.1.Obat kumur untuk sariawan

2.2.Obat diare

2.3.Infeksi saluran kencing

2.4.Obat luar untuk luka yang terinfeksi baik bakteri maupun janur.

Penelitin untuk pengobatan kanker masih dalam tahap menggunakan binatang coba atau “in vitro” menggunakan “cell line”.

3.Kandungan fitokimia

Dalam kulit Manggis didapatkan senyawa, seperti Tannin, Resin, Pectin, dan Xanthone1,5,6. Bermacam senyawa telah diidentifikasi dari golongan Xanthone, diantaranya Mangostingone, Garcinone, alfa Mangostin, Tovophyllin A dll6.

4.Penelitian

4.1.Dalam kepustakaan 7, terhimpun lebih dari seratus judul penelitian yang dimulai dari tahun 1926 hingga 2011. Diantara penelitian tersebut mengenai, efek Xanthone pada immunitas, dan anti inflamasi, hambatan Mangostin terhadap pembentukan oksidasi LDL, efek anti bakteri Xanthone  terhadap methicillin-resistant Staphylococcus aureus, pengaruh sitotoksik derifatif Xanthone terhadap hepatocellular carcinoma cell lines, pengaruh induksi kematian sel dari Xanthone terhadap sel leukemi (induction of apoptosis by xanthones from mangosteen in human leukemia cell lines ), pengaruh mengostin terhadap kanker payu dara, pengaruh alfa Mangostin terhadap kanker usus besar dan masih banyak lagi7.

4.2.Karakter kulit buah manggis dan kadar xanthone, dan potensi antioksidan pada berbagai stadia perkembangan buah manggis8.

4.3.Kompilasi penelitian tentang pengaruh buah manggis terhadap berbagai macam penyakit, sebagai anti oksidan dan kondisi lainnya9.

4.4.Manggis (Garcinia mangostana L.) : DARI KULIT BUAH YANG TERBUANG HINGGA MENJADI KANDIDAT SUATU OBAT. Agung Endro Nugroho Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi, Bagian Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, UNIVERSITAS GADJAH MADA10.

5.Cara pemakaian

Contoh penggunaan.

5.1.Untuk mengobati mencret digunakan kulit dari 2 buah manggis yang masak, dicuci dan dipotong potong, direbus dengan 3 gelas air sampai volume tinggal 1/2nya, setelah dingin disaring kemudian diminum dengan madu seperlunya (2 x sehari 3/4gelas)5.

5.2.Untuk mengobati sariawan digunakan kulit dari 2 buah manggis, dicuci dan dipotong potong, direbus dengan 3 gelas air sampai volume tinggal 1/2 nya, setelah dingin disaring untuk berkumur dan terus diminum (3 – 6 x sehari 2 sendok makan)5.

6.Efek samping

Peneitian toksisitas dengan menggunakan ekstrak etanol kulit manggis pada binatang coba, menyimpulkan tidak adanya efek samping dalam penggunaannya9.

7.Daftar Pustaka

1.http://www.dweckdata.com/Published_papers/Garcinia_mangostana.pdf

2.http://www.tropilab.com/gar-man.html

3.http://en.wikipedia.org/wiki/Purple_mangosteen

4.Seno Sastroamidjojo A. Obat Asli Indonesia. P.T. Pustaka Rakjat Djakarta. Cetakan ke dua. 1962: 243

5.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=239

6.http://www.herbs777.com/articles/articles_sources/Product%20Guide/Tai-go/x_AntiOxidants_Agriculture_FoodChemistry_OhioState.pdf

7.http://rs.xango.com/downloads/xango4.0/resources/usa/mangosteen_references.pdf

8.Ani Kurniawati et al. Character, Xanthone Content and Antioxidant Properties of Mangosteen Fruit’s Hull (Garcinia mangostana L.) at Several Fruit Growth Stadia. J. Agron. Indonesia 39 (3) : 188 – 192 (2011)

9.http://livingbyheart.tripod.com/sitebuildercontent/sitebuilderfiles/202duke.pdf

10.http://mot.farmasi.ugm.ac.id/files/69Manggis_Agung%20Baru.pdf