1.Pendahuluan

Tanaman ini mempunyai banyak nama seperti Pulasari, Pulosari, Pulowaras, Palasari, Pula Dasplasare, Adaspulasari, Balasari, Calpari, Calapari, dan Purasane.

Pulasari tumbuh merambat di hutan-hutan di daerah pegunungan. Tersebar mulai dari negri Cina, Himalaya, Asia Tenggara, Australia, New Caledonia, dan Pulau Asia Psifik. Pulasari bisa berupa semak, merambat naik, atau merambat mendatar. Batang berkayu bulat, bercabang, warna hijau. Daun tunggal, lonjong, warna putih kehijauan. Bunga di ketiak daun, mahkota bentuk corong, warna putih. Buah kecil, bulat telur, warna hijau (1,2).

2.Kandungan Kimia

Yang biasa digunakan untuk obat tradisional adalah kulit batangnya. Kulit batang pulasari mengandung kumarin, tanin, alkaloid, saponin, minyak atsiri, polifenol (Syamsuhidayat dan Hutapea, 1981) (3). Dalam tulisan lainnya dikatakan mengandung Andrografin; Andrografoloid; Panikulin (4).

3.Kegunaan Medis

Khasiat: Stomakik (meningkatkan nafsu makan); Karminatif (menghilangkan rasa nyeri kolik akibat gas); Antispasmodik (menghilangkan nyeri akibat spasme atau kram); Antitusif (menahan batuk); Emenagog (memperlancar haid apabila telat bulan bukan karena hamil) (4,5).

4.Penelitian

4.1.Yustina S.H. dkk (3) dengan judul penelitian: “DAYA ANTIBAKTERI CAMPURAN EKSTRAK ETANOL  BUAH ADAS (Foeniculum vulgare Mill) DAN KULIT BATANG PULASARI (Alyxia reinwardtii BL)”, menunjukkan adanya daya anti mikroba ekstrak etanol kulit batang pulasari terhadap bakteri E. Coli dan Staphylococcus Aureus (3).

5.Bahan bacaan

5.1.http://tanamanherbal.wordpress.com/2007/12/15/

5.2.http://en.wikipedia.org/wiki/Alyxia

5.3.http://www.usd.ac.id/06/publ_dosen/far/yustina.pdf

5.4.http://www.ningharmanto.com/2009/07/pulasari/

5.5.http://obati-kanker.blogspot.com/2009/07/pulosari.html

( Di down load tgl. 4 – 26 Oktober 2010 )