Disebut juga Miracle Leave, Life Plant, Air Plant, merupakan tanaman asli Madagaskar dan tersebar di daerah tropik. Tumbuh liar di tepi jurang, pinggir jalan dan tempat-tempat   yang tanahnya berbatu-batu, di daerah panas dan lembab. Tumbuh antara satu meter hingga 1000 m diatas permukaan laut.

Sebagai obat tradisional sosor bebek (SB) diberikan untuk mengobati reumatik, tekanan darah tinggi (hipertensi), obat mag (ulcus pepticum), melancarkan air kencing (diuretik), menghancurkan batu ginjal, untuk batuk, menurunkan panas, mengurangi sakit (analgesik), melemaskan otot (muscle relaxan), obat penenang. Sebagai obat luar, bisa untuk mencegah dan mengobati infeksi kulit, dan juga mengurangi sakit karena bengkak. Sosor bebek dapat juga menurunkan kholesterrol.

Sosor bebek kaya akan alkaloids, triterpenes, glycosides, flavonoids, steroids. Daun sosor bebek mengandung kelompok kimiawi golongan  bufadienolides yang struktur dan aktivitasnya mirip cardiac glycosides, digoxin and digitoxin (obat untuk gagal jantung). Bufadienolides dalam sosor bebek telah dibuktikan secara klinis mempunyai aktivitas anti bakteri, anti virus, anti jamur, insektisida, anti kanker dan mencegah kanker (sayang tidak disebut kanker apa). Selain dari senyawa  di atas sosor bebek juga mengandung lebih dari 40 macam lagi senyawa yang lain.

Penelitian membuktikan, pemberian daun sosor bebek hingga sebanyak 5/1000x berat badan tikus dalam gram  masih aman. Kambing dan sapi yang makan daun serta bunga sosor bebek sebanyak 20 gram per kilo berat badannya, dapat menyebabkan kematiannya. Jadi kalau berat kambing 20 kilogram makan daun dan bunga sosor bebek sebanyak 400 gram, kambing tersebut bisa mati. Dari penelitian di atas, untuk kita, mungkin aman kalau makan/minum sosor bebek tidak melebihi 5 gram perkilo gram berat badan kita. Kalau berat badan kita 50 kg, kita aman kalau makan 100 gram daun sosor bebek.

Sebaiknnya tidak dipakai sebagai obat untuk diminum jangka panjang karena dapat menekan immunitas (daya tahan tubuh).