Definisi

Tidur adalah suatu keadaan tidak sadar,otak lebih bereaksi terhadap rangsangan internal (dari dalam tubuh)  dibandingkan dengan yang dari luar. Bisa dibedakan dari ketidak sadaran macam lainnya, karena ketidak sadaran orang tidur, bisa kembali sadar seperti sebelum tidur, dan ada beberapa tahapan dari tidur itu sendiri, serta bisa diprediksi apa yang terjadi waktu tidur.

Beberapa Stadium dari Tidur

Tahapan dari tidur sebenarnya dimulai ketika kita sudah berbaring, tapi masih terjaga (waking). Pada tahap ini tubuh mempersiapkan diri untuk tidur, otot-otot mulai mengendor. Tahapan selanjutnya disebut stadium 1 (stage 1). Pada stadium ini mulai mengantuk (drowsiness). Mata terpejam, apabila terjaga (aroused) orang tersebut merasa dia belum tidur. Stadium ini berlangsung sekitar 10 menit. Selanjutnya stadium 2 (light sleep). Pada stadium ini detak jantung kecepatannya berkurang, temperatur tubuh juga menurun. Stadium 3 dan 4 (deep sleep). Stadium ini dikenal dengan “slow-wave” atau “delta- sleep”. Stadium 1 sampai 4 disebut juga “Non-REM (Rapid Eye Movemen) sleep” yang berlangsung sekitar 90 menit. Stadium yang ke 5 disebut “REM sleep”. Pada stadium ini bola mata bergerak-gerak cepat, kecepatan detak jantung dan pernafasan meningkat.  Pada stadium ini orang mungkin bermimpi.

Siklus tidur

Tidur yang normal mempunyai pola (architecture) yang bisa diprediksi. Mulai “waking”, kemudian masuk ke stadium 1,2,3,4,3,2,REM, kemudian kembali ke stadium 1,2,3,4,3,2,REM, ini ber ulang-ulang. Putaran pertama berlangsung sekitar 100 menit. Yang kedua bertambah lama karena stadium REM akan berlangsung makin bertambah lama, dan putaran terakhir bisa berlangsung satu jam.

Tidur lansia

Kebutuhan tidur orang dewasa dan lansia sama, yaitu sekitar 6 hingga 8 jam total perhari. Pada lansia stadium 3 dan 4 berkurang, sedangkan stadium 2 bertambah lama. Pada orang yang tidurnya normal, setelah terjaga merasa segar kembali. Siangnya tidak merasa dan tidak kelihatan ngantuk