Gagal ginjal adalah keadaan dimana fungsi ginjal mengalami penurunan, sehingga urea nitrogen darah dan serum kreatinin meningkat. Ada dua macam, gagal ginjal yaitu, gagal ginjal akuta dan khronik. Gagal ginjal akuta, dimana fungsi ginjalnya menurun secara mendadak akibat dehidrasi atau  perdarahan yang dapat menimbulkan tekanan darah turun drastis, kadang penderitanya tidak sadarkan diri. Bisa juga disebabkan oleh karena kerusakan serius pada ginjal karena trauma atau penyakit lainnya. Selain itu gagal ginjal akuta bisa disebabkan karena obstruksi dari saluran kencing. Gagal ginjal akuta menyebabkan penurunan jumlah urin yang dikeluarkan hingga batasan tertentu. Sering kali gagal ginjal akuta bisa kembali sembuh. Sedangkan gagal ginjal khronik, perjalanan penyakitnya pelan, sering kali gejalanya tidak nampak sampai ginjal mengalami gangguan fungsi yang cukup serius, yang mengakibatkan tidak bisa kembali sembuh, dan akhirnya memerlukan cuci darah atau transplantasi ginjal.

Gegala dari gagal ginjal khronik biasanya adalah:

-sebagai akibat tingginya nitrogen urea, akan menyebabkan mual dan muntah, sering kencing malam, penurunan berat badan, urinnya berbuih dan berdarah.

-akibat meningkatnya fosfat dalam darah, dapat menimbulkan gatal-gatal, sering kram dan kelainan tulang.

-meningkatnya kalium akan menyebabkan ritme jantung tidak teratur dan kelemahan otot.

-kekurangan darah (anemi) akan menyebabkan gejala seperti mudah capek, mata berkunang, tidak bisa konsentrasi, kepala terasa berat dan sakit.

-gejala lainnya seperti hilangnya nafsu makan, kaki bengkak (odema), dan kulit kelihatan menjadi lebih gelap.

Penyebab gagal ginjal khronik yang paling sering adalah diabetes mellitus, kemudian penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol, terlalu sering dan berlangsung lama mengkonsumsi obat penghilang nyeri seperti paracetamol, aspirin dan ibu profen.

Hendaknya kita tidak terlalu sering mengkonsumsi obat penghilang nyeri, dan kontrol kesehatan secara teratur.