Pengantar.

Kholesterol adalah suatu zat (senyawa) yang larut dalam pelarut nonpolar (minyak). Kholesterol hanya didapatkan dari makanan yang berasal dari binatang (ikan, daging, susu, telur) dan tidak ada dalam makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Dari mana asalnya kholesterol dalam tubuh kita? Untuk orang barat yang menu utamanya  daging, 50% kholesterol dalam tubuhnya berasal dari makanan, dan separuhnya dibuat (disintesis) sendiri di dalam tubuhnya. Untuk orang Asia yang menu utamanya karbohidrat (nasi, sagu, gandum) maka sebagian besar kholesterol asalnya dibuat oleh tubuhnya sendiri dari karbohidrat.

Sintesis (pembentukan kholesterol).

Dalam tubuh kita 50% kholesterol disintesis dalam hepar (liver). Sisanya dalam kulit, jaringan lipid (lemak) dimana banyak didapatkan lipid (gajih). Bahan dasar untuk membentuk kholesterol namanya asetil-KoA yang berasal dari glukosa. Nasi  di usus di-pecah2 dan masuk ke dalam sel (bagian tuhuh kita yang terkecil)  yang disebut glukosa. Pembentukan kholesterol ini diatur oleh enzim (protein yang membantu mempercepat reaksi) tertentu.

Kenapa kholesterol penting?

Dalam tubuh kita kholesterol merupakan bahan baku untuk membentuk hormon ( hormon laki2 dan hormon wanita), asam empedu, menyusun dinding sel dan banyak  lagi. Apabila kadar kholesterol darah kita tinggi, maka dapat berakibat mengganggu fungsi pembuluh darah (arteriosklerosis) yang selanjutnya dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dll.

Pemeriksaan:

Untuk kita yang sudah lansia hendaknya memeriksa kadar kholesterol total (minimum). Dan apabila tinggi hasilnya, maka LDL dan HDL kholesterol juga perlu diperiksa.

Cara menurunkan kholesterol:

Hindari makanan yang tinggi kholesterol (daging, jerohan, kuning telur, susu yang berlemak, gajih) dan santen. Dengan obat-obatan, yaitu dengan :

1).menghambat enzim yang mengatur kecepatan pembentukan kholesterol (HMG-KoA reduktase). Misalnya Simvastatin. Golongan ini paling cocok untuk orang Asia yang menu utamanya Karbohidrat.

2).menghambat penyerapan asam empedu (cholesteramin).

3).mengurangi pembentukan alat pengangkut kholesterol dalam darah.

Contoh kandungan kholesterol dalam makanan :

106 gram daging ayam  mengandung  58 mg

221 gr (separuh) bebek mengandung 197 mg

85 gr daging sapi mengandung 47 s/d 88 mg

85 gr macam-macam ikan mengandung 11 s/d 85 mg

44 gr (medium) telur ayam mengandung 186 mg