Rasikal bebas, oksidan dan anti oksidan.

Pertanyaan.

Orang sering menyebut makanan tertentu atau vitamin E mgengandung anti oksidan, apakah anti oksidan itu?

Jawaban.

Sebelum menjawab apa itu anti oksidan, saya akan menerangkan dulu tentang oksidan dan radikal bebas, karena semuanya berkaitan.

Rasikal bebas, oksidan dan anti oksidan.

Kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas merupakan penyebab utama dari proses penuaan, dan penyakit degenerasi seperti kanker, penyakit jantung, dan penyakit pembuluh darah lainnya, katarak, menurunnya daya tahan tubuh dan berkurangnya kemampuan otak untuk menjalankan fungsinya. Secara keseluruhan diperkirakan ada 50 macam penyakit yang penyebabnya dihubungkan dengan radikal bebas.

Radikal bebas adalah atom atau molekul yang mempunyai elektron yang tidak berpasangan. Elektron yang tidak berpasangan mempunyai tendensi untuk menarik elektron untuk membentuk pasangan. Dalam prosesnya akan membentuk radical bebas yang lain sehingga dapat merusak sel, dengan merusak lipida (lemak), protein dan DNA yang ada di dalam sel.

Oksidan adalah suatu senyawa penerima elektron, yaitu senyawa yang dapat menarik elektron, namun radikal bebas lebih berbahaya bila dibandingkan dengan oksidan, karena radikal bebas mempunyai reaktifitas lebih tinggi.

“Reactive Oxygen Species” (ROS) adalah molekul yang mengandung oksigen yang sangat reaktif (sangat mudah bereaksi dengan molekul yang lain),  termasuk di dalamnya adalah oksidan dan radikal bebas. ROS ini sebenarnya dapat terbentuk dalm tubuh kita dalam keadaan normal, namun jumlahnya tidak banyak. Dapat dibentuk juga dalam proses tubuh melawan infeksi yang masuk untuk mempertahankan diri. Juga dalam proses untuk mengurangi sifat “racun” (toxic) dari makanan atau minuman dan obat-obatan yang masuk kedalam tubuh kita.

Apabila kita olah raga terlalu berat (vigorous exercise), mengalami infeksi, terpapar alergan (untuk yang alergi) atau obat-obatan dan bahan toxic lainnya, asap rokok, asap pembakaran sampah dan polusi lainnya, obat-obatan anti serangga dan anti pes, ini semua akan meningkatkan produksi ROS.

Anti oksidan (untuk melindungi diri dari oksidan) adalah suatu senyawa yang dapat mencegah ataupun menghentikan terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas dalam tubuh kita. Dalam tubuh kita ada enzim (superoxide dismutase = SOD) ada protein (transferrin) dan senyawa lain (glutation) yang bertindak sebagai anti oksidan. Apabila karena sesuatu (misalnya infeksi berat), pembentukan ROS terlalu banyak, maka anti oksidan tubuh kita tidak cukup melawan ROS Keadaan ini disebut “oxidative stress”. Dalam keadaan ini oksidan akan merusak tubuh kita dan kita akan mengalami kelainan atau akan menderita suatu penyakit. Selain yang telah disebut diatas, penyakit lainnya yang dihubungkan dengan oxidative stress diantaranya : diabetes, kelainan paru dan ginjal, Parkinson’s, artritis (radang sendi), pankreatitis, colitis dan banyak lagi.

Kita bisa mendapatkan anti oksidan dari luar, misalnya, vit. C, vit E, karotinoid (daun hijau, wortel, tomat), asam lipoat dan biji-bijian yang mengandung “poly phenolic, resveratrol, flavonoids” misalnya jinten hitam, teh, kopi dan coklat. Jadi makanan yang mengandung vitamin ataupun senyawa tersebut dapat bereaksi dengan oksidan ataupun radikal bebas yang terjadi dalam tubuh kita. Dengan demikian insyaAllah dapat menghilangkan oksidan atau radikal bebas yang dapat membahayakan kita.

Hingga saat ini insyaAllah sampai hari kiamat proses penuaan tetap tidak dapat dihindari, akan berjalan terus menuju kematian. Tapi untuk  hidup  sehat tetap kita usahakan. Olah raga teratur dan santai, makan makanan yang bergizi dan mengandung cukup vitamin, kalau perlu ditambah suplemen, tidak merokok, berhenti makan sebelum kenyang, periksa kesehatan secara teratur , tidurnya cukup ( ± 6 jam), ini semua  adalah suatu cara untuk mempertahankan  kesehatan kita.

Sekali lagi saya ingatkan bahwa kita juga dapat memanfaatkan anti oksidan (flavonoid, polifenol=polyphenol)  yang ada di dalam obat tradisional seperti jinten hitam, kayu manis dan obat tradisional lainnya (baca juga tulisan saya mengenai obat tradisional, click category → obat tradisional).

Jangan lupa berdoa (karena hanya Allah SWT yang memutuskan segala sesuatu).

Bagi anda yang ingin mengetahui lebih dalam lagi mengenai oksidan, anti oksidan, dan radikal bebas, silahkan baca tulisan   Prof. Purnomo Suryohudoyo click  Radikal bebas, oksidan dan anti oksidan