You are currently browsing the tag archive for the ‘berberine’ tag.

1.Pengantar

Brotowali  dikenal dengan nama daerah : Bratawali, Putrawali atau daun Gadel (Jawa); Andawali (Sunda), Antawali (Bali); Shen jin teng (China)(1,2)

Brotowali merupakan tumbuhan liar di hutan, ladang atau ditanam dihalaman dekat pagar. Biasa ditanam sebagai tumbuhan obat. Menyukai tempat panas, termasuk perdu, memanjat, tinggi batang sampai 2,5 m. Batang sebesar jari kelingking, berbintil-bintil rapat, rasanya pahit. Daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti jantung atau agak budar telur berujung lancip, panjang 7 – 12 cm, lebar 5 – 10 cm. Bunga kecil, warna hijau muda, berbentuk tandan semu. Diperbanyak dengan stek(2).

2.Kandungan kimia

Brotowali  kaya akan kandungan kimia, antara lain :  alkaloid, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid, zat pahit pikroretin, harsa, berberin, palmatin,. Akar Brotowali mengandung alkaloid kolumbin dan  berberin(1,2)

Seluruh tanaman ini ( akar, batang , dan daun) mempunya rasa pahit yang disebabkan oleh beberapa sennyawa yaitu, colombine, alkaloid, glucoside, picroretine, dan berberine (3).

3.Sebagai obat tradisional

Dalam Buku farmasi Amerika Serikat  Edisi 20 (1918) sampai Edisi 23, tertulis  “Tinospora telah lama dikenal di India sebagai tonikum,  penambah gairah lelaki, dan melancarkan kencing , mengurangi rasa sakit (analgesik), menurunkan panas(3).

Dalam Farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki sifat sejuk dengan rasa yang pahit.(1)

Di Sabah, brotowali dipakai sebagai obat untuk diabetes, tekanan darah tinggi (hypertension), dan sakit pinggang ( lumbago) (2)

Secara umum infusi batang brotowali Brotowali sering untuk : penurun panas,penyakit lambung (kembung), sering buang gas (flatulen), diare, diabetes, rematik dan sengatan ular.(3)

Di Indo-Cina semua bagian tumbuh-tumbuhan dari Brotowalii dipakai sebagai obat demam yang dapat menggantikan kinine. Di Filipina, bratawali dianggap sebagai obat serba bisa yang dapat dipakai untuk mengobati penyakit gila. Di Bali batangnya dipakai sebagai obat sakit perut, demam dan sakit kuning, bahkan sebagai obat gosok untuk mengobati sakit punggung dan pinggang. Sedangkan, di Jawa, air rebusannya dapat digunakan untuk mengobati demam,obat luar untuk luka, dan gatal-gatal. Pada beberapa penyelidikan, ternyata air rebusan batang bratawali dapat memberi ketenangan pada tikus, dengan demikian pemakaiannya bermanfaat dalam menangani penyakit kesadaran (psychosis)(4).

Sebagai ringkasan dari beberapa tulisan di atas, Brotowali biasa digunakan untuk:

3.1.Penurun panas / untuk demam(antipiretik)

3.2.Penghilanng rasa sakit (analgesik)

3.3.Gangguan pencernaan, kembung, sering buang gas, dan diare.

3.4.Tekanan darah tingi (hiipertensi)

3.5.Diabetes Mellitus.

3.6.Reumatik

3.7.Malaria

3.8.Kelainan jiwa.

3.9.Meningkatkan gairah lelaki

Sebagai obat luar Brotowali diunakan untuk:

3.9.Penyembuhan luka

3.10.Gatal-gatal

3.11.Sengatan ular.

4.Hasil Penelitian

4.1.Uji pra klinis Brotowali pada kultur sel HeLa (karsinomaserviks), menunjukkan efek sitotoksisitas dari ekstrak brotowali setara dengan efek dari doxorubicin. Diperkirakan tanaman ini mempunyai prospek yang baik sebagai anti neoplastik (obat kanker). (1)

4.2.Khasiat untuk menurunkan kadar gula (glukosa) darah  masih kontroversi. Sriyapai C. dkk. 2009, menunjukkan hasil positif, artinya dapat menurunkan glukosa darah (5), namun  Sangsuwan C. dkk. 2004 sebaliknya tidak dapat menunjukkan bahwa pemberian capsul dari batang Brotowali bisa menurunkan kadar glukosa darah(6).

Adapun mekanisme penurunan glukosa darah  diperkirakan senyawa dalam batang Brotowali dapat meningkatkan sekresi  insulin, Noor H, Ashcroft SJ. 1998(3).

4.3.Runruang T. dan Boonmars T. 2009, dalam penelitiannya yang menggunakan mencit dapat menunjukkan bahwa eksrak etanol dari batang Brotowali mempunyai daya menekan perkembangan parasit malaria (7).

4.4.Nugroho A.C. 2003, membuktikan ekstrak air dari batang Brotowali mempunyai khasiat mengurangi rasa sakit (analgesik) (8)

5.Efek samping pemberian Brotowali

Brotowali hendaknya tidak diberikan kepada ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui. Apabila sedang dalam pengobatan dengan Brotowali mengalami gangguan fungsi hepar (muntah-muntah, makan sedikit saja sudah merasa kenyang) hendaknya dihentikan segera(3,5,6). Brotowali dapat menyebabkan gangguan hepar  pada 16,7% pasen (5).

6.Cara pemakaian

6.1.Demam :

2 jari batang brotowali direbus dengan 2 gelas air, sampai menjadi 1

gelas.  Setelah dingin, diminum dengan madu secukupnya. Sehari 2x

1/2 gelas (2).

6.2. Rheumatik :

1 jari batang brotowali dicuci dan potong-potong seperlunya, direbus

dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 1/2 gelas.  Setelah dingin

disaring, ditambah madu secukupnya, minum.  Sehari 3 x 1/2 gelas (2).

6.3. . Kencing manis :

1/3 genggam daun sambiloto, 1/3 genggam daun kumis kucing, 3/4

jari ± 6 cm batang brotowali dicuci dan dipotong-potong, direbus

dengan 3 gelas air sampai menjadi 2 gelas. Diminum setelah makan,

sehari 2 X 1 gelas (2).

6.4.Kudis (scabies) :

3  jari batang brotowali, belerang sebesar kemiri, dicuci dan

ditumbuk halus, diremas dengan minyak kelapa seperlunya. Dipakai

untuk melumas kulit yang terserang kudis. Sehari 2 x.

6.5. Luka  :

Daun brotowali ditumbuk halus, letakkan pada luka, diganti 2 x

perhari.  Untuk mencuci luka, dipakai air rebusan batang brotowali(2).

Apabila ingin melihat gambar Brotowali, “click’ Foto Brotowali di bawah ini!

Foto Brotowali

7.Daftar Pustaka

1.http://www.tanaman-obat.com/penyakit/73-b-r-o-t-o-w-a-l-i?format=pdf

2.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=28

3.http://www.dweckdata.com/Published_papers/Tinospora_crispa.pdf

4.http://id.wikipedia.org/wiki/Bratawali

5.http://www.cphs.chula.ac.th/J%20Health%20Res/files/FullText/23/3/Chutima_125.pdf

6.http://grande.nal.usda.gov/ibids/index.php?mode2=detail&origin=ibids_references&therow=753016

7.http://www.tm.mahidol.ac.th/seameo/2009-40-5/04-4524.pdf

8.http://digilib.uns.ac.id/abstrak_12482_efek-analgetik-infus-batang-brotowali–tinospora-crispa–l.–miers–pada-mencit-.html

October 2014
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Kesehatan, Obat Tradisional, Sosial Politik Agama, dan Bahan Kuliah Ilmu Biokimia.

Artikel yang sudah ditulis

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 331 other followers