<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mhanafi123&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://mhanafi123.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mhanafi123.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 23:10:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mhanafi123.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mhanafi123&#039;s Blog</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mhanafi123.wordpress.com/osd.xml" title="Mhanafi123&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mhanafi123.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Diphtheria (Difteri)</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/12/07/diphtheria-difteri/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/12/07/diphtheria-difteri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 23:07:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Corynebacterium diphtheriae]]></category>
		<category><![CDATA[difteri]]></category>
		<category><![CDATA[diphtheria]]></category>
		<category><![CDATA[diphthery]]></category>
		<category><![CDATA[DTP.DT]]></category>
		<category><![CDATA[Td]]></category>
		<category><![CDATA[toksin]]></category>
		<category><![CDATA[toxin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[1.Pendahuluan Diphtheria atau difteri adalah penyakit infeksi yang menyerang selaput mukosa hidung dan tenggorokan. Penyakit ini dapat menyancam jiwa penderitanya. Dapat pula pertama kali menyerang kulit penderita. Toksin yang dikeluarkan bakteri tersebut dapat menyebabkan gangguan terhadap fungsi jantung dan syaraf, yang dapat menyebabkan kematian. 2.Penyebab penyakit Difteri disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae, yang dikenal ada dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=608&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1.Pendahuluan</strong></p>
<p>Diphtheria atau difteri adalah penyakit infeksi yang menyerang selaput mukosa hidung dan tenggorokan. Penyakit ini dapat menyancam jiwa penderitanya. Dapat pula pertama kali menyerang kulit penderita.</p>
<p>Toksin yang dikeluarkan bakteri tersebut dapat menyebabkan gangguan terhadap fungsi jantung dan syaraf, yang dapat menyebabkan kematian.</p>
<p><strong>2.Penyebab penyakit</strong></p>
<p>Difteri disebabkan oleh <em>Corynebacterium diphtheriae</em>, yang dikenal ada dua macam yaitu:</p>
<p>-<em>Toxigenic Corynebacterium</em> diphtheriae</p>
<p>-<em>Non-toxigenic Corynebacterium</em> diphtheriae</p>
<p>Yang toksigenic ada 4 strain, tergantung keganasannya. Dengan metode penentuan yang baru bisa ditentukan apakah bakterinya tergolong toksigenic atau tidak dalam waktu 18 jam, namun tidak semua Rumah Sakit mempunyai fasilitas ini.</p>
<p><strong>3.Faktor resiko</strong></p>
<p>Seseorang akan mudah terjangkit penyakit Difteri diantaranya :</p>
<p>3.1.Apabila immunisasinya tidak lengkap</p>
<p>3.2.Apabila tinggal di daerah padat penduduk yang kurang higenis</p>
<p>3.3.Apabila mengalami kekebalan tubuh yang rendah (compromised immune system)</p>
<p>3.4.Bepergian ke daerah endemik Difteri.</p>
<p><strong>4.Perjalanan Penyakit</strong></p>
<p>Secara umum bakteri ini tidak infasif dan jarang masuk ke dalam aliran darah, tapi berkembang biak lokal pada selaput mukosa atau pada jaringan yang mati. Toksin yang dihasilkan dapat masuk aliran darah dan menyebar keseluruh tubuh.</p>
<p>Waktu bakteri berkembang biak dan mengeluarkan toksin, menyebabkan kematian sel, dan dengan fibrin, leukosit (sel darah putih), serta komponen darah lainnya membentuk selaput yang bisa berwarrna putih, kuning, atau agak abu-abu.. Bersamaan dengan terjadinya pembengkaan, maka dapat menimbulkan penyumbatan saluran nafas, yang bisa fatal.</p>
<p>Toksin bisa mencapai Jantung, dengan mekanisme tertentu dapat menghambat protein sintesis dalam sel jantung dan kerusakaan mitokhondria. Hal ini seterusnya dapat menyebabkan “fatty infiltration” yang diikuti oleh terjadinya fibrosis, selanjutnya fungsi jantung akan tergannggu. Kematian bisa terjadi</p>
<p>Toksin juga dapat menyebabkan kerusakan myelin sheath (pembungkus sel syaraf) dan sel syarafnya sendiri juga bisa rusak. Dibandingkan dengan syaraf sensori, syaraf motorik lebih mengalami kerusakan, selanjutnya fungsi syaraf tersebut terganggu.</p>
<p><strong>5.Gejala dan Tanda-tanda Penyakit</strong></p>
<p><strong>            </strong>Disini hanya akan diterangkan gejala penyakit difteri yang menyerang tenggorokan dan tonsil saja dan bisa menjalar ke bagian paru yang lain.<strong> </strong>Gejala timbul dua sampai lima hari setelah terpapar penyakit, diantaranya:</p>
<p>5.1.Nyeri tenggorokan dan suara parau</p>
<p>5.2.Sakit kalau menelan</p>
<p>5.3.Kelenjar submandibular membengkak (lehernya kelihatan membesar)</p>
<p>5.4.Adanya selaput agak abu-abu menutupi tenggorokan dan tonsil (amandel)</p>
<p>5.5.Susah bernafas, atau nafasnya cepat</p>
<p>5.6.Keluar cairan dari hidung yang purulen (bernanah).</p>
<p>5.7.Panas dan atau dingin</p>
<p>5.8.Badan terasa lemah.</p>
<p>5.9.Ada kejala pre shok. Keluar keringat dingin, nadi cepat, pucat, dan lemah.</p>
<p><strong>6.Diagnosis</strong></p>
<p>Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan klinis dan laboratorium. Gejala klinis merupakan pegangan utama dalam menegakkan diagnosis, karena setiap keterlambatan dalam pengobatan dapat menimbulkan resiko pada penderita.</p>
<p>Secara klinis diagnosis dapat ditegakkan dengan melihat adanya membran yang tipis yang berwarna keabu-abuan, seperti sarang laba-laba dan mudah berdarah bila diangkat.</p>
<p>Pemeriksaan Laboratorium termasuk, Gram stain, kultur hapusan hidung dan tenggorokan untuk mengidentifikasi  <em>Corynebacterium diphtheriae.</em></p>
<p><em></em><strong>7.Pencegahan penyakit</strong></p>
<p>7.1.Rutin immunisasi pada waktu bayi dan anak, serta booster pada waktu tertentu (ada jadual).</p>
<p>7.2.Menghindari bepergian kedaerah dimana terjadi “out break” (kejadian luar biasa) difteri.</p>
<p>7.3.Anak dan orang yang dekat dengan penderita difteri (close contacts) hendaknya diperiksakan ke dokter.</p>
<p>7.4.Pada waktu kejadian luar biasa, apa bila ada anak/orang yang mengeluh sakit tenggorokan hendaknya diperikan ke dokter secepatnya.</p>
<p><strong>8.Pengobatan</strong></p>
<p>Pengobatan dilakukan di Rumah Sakit. Biasanya diberi anti biotik Penicilin apabila tidak alergi, Eritromisin apabila alergi pada Penicilin. Selain itu mungkin memerlukan:</p>
<ul>
<li>Cairan melalui infus set</li>
<li>Oxygen</li>
<li>Bed rest</li>
<li>Memonitor keadaan jantung</li>
<li>Pemasangan tubal intra trachea</li>
<li>Koreksi terhadap gangguan jalan nafas</li>
</ul>
<p><strong>9.Jadual Immunisasi</strong></p>
<p>Biasanya pemberian immunisasi difteri bersamaan dengan immunisasi penyakit lain (kombinasi).</p>
<p>Di bawah ini adalah jadual immunisasi lengkap yang terbaru:</p>
<p>Untuk melihat diagram click di bawah ini !</p>
<p><a href="http://mhanafi123.files.wordpress.com/2011/12/diagram-jadual-immunisasi.doc">Diagram Jadual immunisasi</a></p>
<p>DTP diberikan pada umur 2, 4, dan 6 bulan. Booster pada umur 18 – 24 bulan, dan pada unuur 5 tahun.</p>
<p>Setelah umur 7 tahun bisa diberi DT (Td, hanya difteri dan tetanus)</p>
<p><strong>9.Efek samping pemberian vaksin</strong></p>
<p>Setelah pemberian vaksin anak bisa mengalami rasa sakit di tempat injeksi dan terlihat agak kemerahan.</p>
<p>Anak lesu, temperaturnya meningkat, kehilangan nafsu makan, dan muntah.</p>
<p>Yang lebih berat namun jarang terjadi adalah reaksi alergi, temperatur meningkat tinggi dan mengalami kejang.</p>
<p><strong>10.Bahan bacaan</strong></p>
<p>10.1.<a href="http://www.mayoclinic.com/health/diphtheria/DS00495">http://www.mayoclinic.com/health/diphtheria/DS00495</a></p>
<p>10.2.<a href="http://health.nytimes.com/health/guides/disease/diphtheria/overview.html">http://health.nytimes.com/health/guides/disease/diphtheria/overview.html</a></p>
<p>10.3.<a href="http://www.usu.ac.id/id/files/artikel/Dipteri.pdf">http://www.usu.ac.id/id/files/artikel/Dipteri.pdf</a></p>
<p>10.4.<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/DPT_vaccine">http://en.wikipedia.org/wiki/DPT_vaccine</a></p>
<p>10.5.<a href="http://www.ayahbunda.co.id/imunisasi">http://www.ayahbunda.co.id/imunisasi</a></p>
<p>(Di “down load” tgl. 8-11 s/d 6-12-2011)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/608/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=608&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/12/07/diphtheria-difteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jintan Putih (Cuminum cyminum, Linn.)</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/11/21/jintan-putih-cuminum-cyminum-linn/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/11/21/jintan-putih-cuminum-cyminum-linn/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2011 23:40:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[anti radang]]></category>
		<category><![CDATA[asma]]></category>
		<category><![CDATA[Cuminum cyminum]]></category>
		<category><![CDATA[gula darah]]></category>
		<category><![CDATA[jintan putih]]></category>
		<category><![CDATA[lipid]]></category>
		<category><![CDATA[otot]]></category>
		<category><![CDATA[sulit tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=596</guid>
		<description><![CDATA[1.Pendahuluan Jintan Putih dengan nama local Jinten Putih (Jawa), Ginten (Bali); Jinten Bodas (Sunda), Jhinten pote (Madura); Jeura engkut, Jeura putih (Aceh), Jinten pute (Bugis), dapat tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim sejuk, seperti di daerah India utara dekat kaki pegunungan Himalaya. Di Indonesia meskipun dapat tumbuh, tetapi pada umumnya kurang baik1. Diperkirakan orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=596&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.Pendahuluan<br />
Jintan Putih dengan nama local Jinten Putih (Jawa), Ginten (Bali); Jinten Bodas (Sunda), Jhinten pote (Madura); Jeura engkut, Jeura putih (Aceh), Jinten pute (Bugis), dapat tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim sejuk, seperti di daerah India utara dekat kaki pegunungan Himalaya. Di Indonesia meskipun dapat tumbuh, tetapi pada umumnya kurang baik1.<br />
Diperkirakan orang Persia adalah yang pertama menanam Jintan Putih. Di Mesir kuno Jintan Putih selain dipakai untuk bumbu masak dan obat tradisional, juga sebagai salah satu komponen dari bahan untuk membuat mummi. Bukti Arkheologi pemakaian Jinten Putih di Mesir tercatat sejak abad ke 16 Sebelum Masehi2.<br />
Jintan Putih sering disamakan dengan “Caraway” (Jintan=Jintenjemuju), dan merupakan bumbu terpopuler kedua di dunia setelah lada hitam3.<br />
Dewasa ini pengekspor utama dunia adalah India (90%), dari daerah Rajasthan dan Gujarat.</p>
<p>2.Kandungan Jintan Putih<br />
Biji Jintan putih mengandung unsur minyak menguap (terbang) sebanyak kurang dari 8%. Minyak menguap tersebut diperoleh dari biji jintan putih dengan cara disuling1.<br />
Dalam 100 gr Jintan Putih mengandung :<br />
Energi 1,567 kJ (375 kcal). Karbohidrat 44.24 g. Serat 10.5 g. Lipida (lemak) 22.27 g. Lemak jenuh 1.535 g. Protein 17.81 g. Air 8.06 g. Vitamin A equiv. 64 μg (8%). Riboflavin (vit. B2) 0.327 mg (27%). Niasin (Niacin) (vit. B3) 4.579 mg (31%). Vitamin B6 0.435 mg (33%). Asam Folat (vit. B9) 10 μg (3%). Vitamin C 7.7 mg (9%). Vitamin E 3.33 mg (22%). Vitamin K 5.4 μg (5%). Calcium 931 mg (93%). Zat Besi 66.36 mg (510%). Magnesium 366 mg (103%). Phosphorus 499 mg (71%). Potassium (Kalium) 1788 mg (38%). Sodium (Natrium) 168 mg (11%). Zinc 4.8 mg (51%). (persentase dari kebutuhan orang Amerika yang direkomendasikan oleh otoritas USA)3.<br />
Dalam minyak terbang (volatile oil) mengandung 30% hingga 50% cuminaldehyde, sedikit -pinene, -pinene, phellandrene,cuminic alcohol, hydrated cuminaldehyde dan hydro cuminine4.<br />
Selain itu Jinten Putih mengandung cuminol, cymino, hellandren, carvone dan cuminique alcohol5.</p>
<p>3.Pemakaian sebagai Obat Tradisional<br />
Sebagai obat tradisional Jintan Putih telah lama dipakai untuk penyakit Saluran Pencernaan, penyakit Kandungan, penyakit Saluran Nafas (obat batuk anti tusif, asma), untuk anti inflamasi, untuk relaksasi otot, menurunkan gula darah, menurunkan lipida darah, obat jantung dan untuk mengatasi sulit tidur1,5. Selain itu Jintan Putih terbukti mempunyai efek anti bakteri, anti oksidan, anti karsinogenik dan larvasidal6.</p>
<p>4.Penelitian<br />
4.1.Jintan Putih setara dengan kodein dalam menahan batuk pada tikus percobaan5.<br />
4.2.Minyak terbang Jintan Putih, mempunyai anti inflamasi setera denngan diclofenac4.<br />
4.3.Minyak terbang Jintan Putih mempunyai efek anti inflamasi tapi tidak mempunyai efek anti nyeri6.<br />
4.4.Percobaan menggunakan mencit menunjukkan air ekstrak biji Jintan Putih bisa memperpanjang wakttu berenang dan lebih tahan terhadap keadaan anaerobik7.</p>
<p>5.Efek samping<br />
Minyak terbang Jintan Putih mempunyai efek toksis sangat kecil ( lebih dari 47 kali dosis yang diperlukan untuk penngobatan)8.</p>
<p>6.Contoh pemakaian Jintan Putih<br />
Sebagai contoh saya ambil di Kepustakaan no. 1, untuk mengatasi sulit tidur:<br />
Bahan: 1 sendok the biji jintan putih, 3 potong kangkung sayur, 2 lembar daun pegagan<br />
¼ sendok makan ketumbar.<br />
Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.<br />
Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.</p>
<p>7.Kepustakaan<br />
1.http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=3<br />
2.http://www.naturalstandard.com/index-abstract.asp?create-abstract=patient-cumin.asp&amp;title=Cumin<br />
3.http://en.wikipedia.org/wiki/Cumin<br />
4.http://scholarsresearchlibrary.com/DPL-vol2-iss1/DerPharmaciaLettre-%202010-2-1-22-24.pdf<br />
5.http://nopr.niscair.res.in/bitstream/123456789/7964/1/NPR%205(4)%20266-269.pdf<br />
6. Jinten (Cuminum cyminum L.) « CCRC FARMASI UGM.htm<br />
7.http://www.ijapronline.org/admin/images/20110217_venkatalakshmi%20et%20al%20IJAPR_2.pdf<br />
8.http://www.sid.ir/en/VEWSSID/J_pdf/84920020408.pdf</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/596/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/596/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=596&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/11/21/jintan-putih-cuminum-cyminum-linn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daun Ungu Graptophylum pictum Griff</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/21/daun-ungu-graptophylum-pictum-griff/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/21/daun-ungu-graptophylum-pictum-griff/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 23:33:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[air seni]]></category>
		<category><![CDATA[ambeien]]></category>
		<category><![CDATA[anti radang]]></category>
		<category><![CDATA[BAB]]></category>
		<category><![CDATA[daun ungu]]></category>
		<category><![CDATA[encok]]></category>
		<category><![CDATA[graptophylum]]></category>
		<category><![CDATA[hemorrhoid]]></category>
		<category><![CDATA[IUD]]></category>
		<category><![CDATA[keguguran]]></category>
		<category><![CDATA[rematik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[1.Pengantar Termasuk tanaman perdu, batang utama tidak nampak jelas (percabangan simpodial). Bentuk daun bulat telur ujung runcing, berwarna ungu tua atau hijau. Bunga majemuk, muncul dari ujung batang (terminalis). Buah kotak sejati (capsula), lonjong, warna ungu kecoklatan, bentuk biji bulat berwarna putih1. Tanaman ini banyak ditanam di India di perkebunan. Ada dua varitas yang mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=600&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1.Pengantar</strong></p>
<p>Termasuk tanaman perdu, batang utama tidak nampak jelas (percabangan simpodial). Bentuk daun bulat telur ujung runcing, berwarna ungu tua atau hijau. Bunga majemuk, muncul dari ujung batang (terminalis). Buah kotak sejati (capsula), lonjong, warna ungu kecoklatan, bentuk biji bulat berwarna putih<sup>1</sup>.</p>
<p>Tanaman ini banyak ditanam di India di perkebunan. Ada dua varitas yang mereka sebut &#8216;white adulsa&#8217; dan &#8216;black adulsa&#8217;<sup>2</sup>. Di Filipina daunnya hijau ada warna putih ditengahnya<sup>3</sup>.</p>
<p>Di Indonesia biasanya tumbuh liar dipedesaan atau ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat, daun ungu cocok tumbuh di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1250 meter di atas permukaan laut<sup>4</sup>.</p>
<p>In Indosesia dikenal dengan banyak nama daerah, Daun Ungu (Indonesia), Demung, Tulak, Wungu (Jawa); Daun Temen-temen, Handeuleum (Sunda), Temen (Bali); Karotong (Madura), Daun Putri, Dongora (Ambon); Kobi-kobi (Ternate)<sup>4</sup>.</p>
<p><strong>2.Kandungan Kimia</strong></p>
<p>Daun ungu memiliki kandungan kimia, antara lain alkohol, Pektin, Asam formiat<sup>4</sup>.  Selain itu juga mengandung Alkaloid,  Glikosida, Steroid, Saponin, dan Tanin<sup>5</sup>.</p>
<p><strong>3.Manfaat Daun Ungu</strong></p>
<p>Sebagai obat tradisional biasanya dipakai untuk<sup>1,2,3,4,5</sup>:</p>
<p>3.1.Ambeien,(wasir=hemorrhoid)</p>
<p>3.2.Rematik</p>
<p>3.3.Anti radang, anti bengkak, anti sakit. (seperti habis terkilir)</p>
<p>3.4.Melancarkan buang air besar (BAB)</p>
<p>3.5.Melancarkan buang air seni</p>
<p>3.6.Melancarkan haid</p>
<p>Sebagai obat luar untuk:</p>
<p>3.7.Luka, bisul dan rematik</p>
<p><strong>4.Penelitian</strong></p>
<p>4.1.Oxytocic and anti-implantation activities of the leaf extracts of <em>Graptophyllum pictum </em>(Linn.) Griff. (Acanthaceae). Stella O. Olagbende-Dada et al. Afr. J. Biotechnol. Vol. 8 (21), pp. 5979-5984, 2 November, 2009. Hasil penelitian ini menyokong obat tradisional Daun Ungu untuk merangsang kelahiran, dan bisa digunakan untuk kontra sepsi yang efeknya menghalangi implantasi, sel telur yang sudah dibuahi sperma<sup>6 </sup>(kerjanya seperti IUD).</p>
<p>4.2.ALKALINE PHOSPHATASE ACTIVITY OF GRAPTOPHYLLUM PICTUM AND SPHILANTHES ACMELLA FRACTIONS AGAINST MC3T3E1 CELLS AS MARKER OF OSTEOBLAST DIFFERENTIATION CELLS. RETNO WIDYOWATI (2011). Int J Pharm Pharm Sci, Vol 3, Suppl 1, 3437. Tulisan ini mau membuktikan bahwa Daun Ungu dapat mencegah osteoporosis.</p>
<p><strong>5.Cara penggunaan</strong></p>
<p>5.1.Untuk ambeien</p>
<p>Bahan: 3-7 lembar daun ungu.</p>
<p>Cara membuat: direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring.</p>
<p>Cara menggunakan: Minum 1 kali setiap pagi secara teratur.</p>
<p>Cara lain. ± 20 gram daun segar Graptophyllum pictum, direbus dengan 2 gelas air selama 25 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.</p>
<p>5.2.Reumatik/ Encok</p>
<p>Bahan:  1-2 genggam daun ungu</p>
<p>Cara membuat:  ditumbuk sampai halus</p>
<p>Cara menggunakan:  dioleskan pada bagian yang sakit sebagai param.<strong></strong></p>
<p><strong>6.Efek samping</strong></p>
<p><strong>   </strong>Untuk ibu yang hamil dilarang minum ramuan ini. Bisa menyebabkan keguguran.</p>
<p><strong>7.Bahan rujukan</strong></p>
<p>7.1.<a href="http://kambing.ui.ac.id/bebas/v12/artikel/ttg_tanaman_obat/depkes/buku1/1-136.pdf">http://kambing.ui.ac.id/bebas/v12/artikel/ttg_tanaman_obat/depkes/buku1/1-136.pdf</a></p>
<p>7.2.<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Graptophyllum_pictum">http://en.wikipedia.org/wiki/Graptophyllum_pictum</a></p>
<p>7.3.<a href="http://www.stuartxchange.org/Kalpueng.html">http://www.stuartxchange.org/Kalpueng.html</a></p>
<p>7.4.<a href="http://iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&amp;id=11">http://iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&amp;id=11</a></p>
<p>7.5. <a href="http://dhuwuh.blogspot.com/2009/01/khasiat-tanaman-herbal-daun-ungu.html">http://dhuwuh.blogspot.com/2009/01/khasiat-tanaman-herbal-daun-ungu.html</a></p>
<p>7.6.<a href="http://www.ajol.info/index.php/ajb/article/viewFile/66084/53799">http://www.ajol.info/index.php/ajb/article/viewFile/66084/53799</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/600/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/600/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/600/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=600&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/21/daun-ungu-graptophylum-pictum-griff/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEGAGAN (Centella asiatica, (Linn), Urb.)</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/19/pegagan-centella-asiatica-linn-urb/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/19/pegagan-centella-asiatica-linn-urb/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2011 01:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[anti spaasmodik]]></category>
		<category><![CDATA[centelle asiatica]]></category>
		<category><![CDATA[diare]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[kram perut]]></category>
		<category><![CDATA[mimisan]]></category>
		<category><![CDATA[pegagan]]></category>
		<category><![CDATA[rematik]]></category>
		<category><![CDATA[saluran kencing]]></category>
		<category><![CDATA[wasir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[1.Pendahuluan Pegagan mempunyai banyak nama, tergantung dimana anda berdomisili. Secara umum di Indonesia dikenal dengan nama daun kaki kuda, disebut juga Pegaga (Ujung Pandang); Antanan gede, Antanan rambat (Sunda), Dau tungke (Bugis); Pegagan, Gagan-gagan, Rendeng, Kerok batok (Jawa); Kos tekosan ( Madura), Kori-kori (Halmahera)(1).Pengagan merupakan jenis tanaman liar, terdapat di seluruh Indonesia, berasal dari Asia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=593&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1.Pendahuluan</strong></p>
<table width="500" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="700">Pegagan mempunyai banyak nama, tergantung dimana anda berdomisili. Secara umum di Indonesia dikenal dengan nama daun kaki kuda, disebut juga Pegaga (Ujung Pandang); Antanan gede, Antanan rambat (Sunda), Dau tungke (Bugis); Pegagan, Gagan-gagan, Rendeng, Kerok batok (Jawa); Kos tekosan ( Madura), Kori-kori (Halmahera)<sup>(1)</sup>.Pengagan merupakan jenis tanaman liar, terdapat di seluruh Indonesia, berasal dari Asia bagian tropis. Hidup di tanah yang agak lembab dan cukup mendapat sinar matahari atau teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, sawah, dan sebagainya. Kadang-kadang di tanam sebagai penutup tanah di perkebunan atau sebagai tanaman sayuran (sebagai lalab), terdapat sampai ketinggian 2.500 m di atas permukaan laut<sup>(1)</sup>. Di Cina, India, Sri Langka, Afrika dan Oseania sering ditanam sebagai sayuran atau obat tradisional<sup>(2)</sup>.Pegagan tidak mempunyai batang, tetapi dengan rimpang pendek yang merayap dengan panjang 10 cm &#8211; 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, bertangkai panjang sekitar 5 cm &#8211; 15 cm berbentuk ginjal. Bunga berwarna putih atau merah muda, tersusun dalam karangan berupa payung, tunggal atau 3-5 bersama-sama keluar dari ketiak daun. Tangkai bunga 5 mm &#8211; 50 mm. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 &#8211; 2,5 mm, baunya wangi dan rasanya pahit<sup>(1)</sup>.</p>
<p><strong>2.Kandungan kimia</strong></p>
<p>Pegagan mengandung bermacam-macam senyawa. Penelitian pendahuluan menemukan 70 senyawa termasuk golongan saponin, poliasetilin (polyacetylenes), flavonoid (flavones), sitosterol dan lipida. Penelitian lebih lanjut menemukan diantaranya: Asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, zat samak. Senyawaan glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside<sup>(1,2)</sup>.</p>
<p><strong>3.Manfaat Pegagan </strong></p>
<p>Sebagai obat tradisional Pegagan digunakan untuk : Hepatitis, hipertensi, Campak, Demam, Amandel (Tonsilis), Sakit tenggorokan; Bronkhitis, Infeksi dan Batu saluran kencing, Mata merah, Wasir; Keracunan, Muntah darah, Batuk darah, mimisan, Cacingan, Lepra<sup>(1)</sup>. Di Asia Tenggara selain Indonesia dipakai juga untuk rematik (rheumatism), epilepsi, histeri, dan diare. Di Eropa dipakai sebagai obat untuk luka baru atau yang khronik berupa ulkus<sup>(2)</sup>.</p>
<p>Asiacoside diperkirakan senyawa aktif yang dapat membunuh kuman lepra. Sedangkan sitosterol dan tannin diyakini dapat membunuh protozoa dan sebagai anti spasmodik (perut melilit, sakit waktu menstruasi)<sup>(3)</sup>. Bersama-sama asiacoside, asiatic acid, dan madecassic acid disebut triterpenes diduga dapat mempercepat penyembuhan luka dengan merangsang sintesis collagen<sup>(4)</sup>.</p>
<p><strong>4.Pengolahan</strong></p>
<p>Kebanyakan pegagan dikonsumsi segar untuk lalapan, tetapi ada yang dikeringkan untuk dijadikan teh, diambil ekstraknya untuk dibuat kapsul atau diolah menjadi krem, salep, obat jerawat, maupun body lotion<sup>(5)</sup>.</p>
<p><strong>5.Efek samping</strong></p>
<p>Percobaan pada binatang menyimpulkan ekstrak murni asiacoside cukup aman. Per oral pada binatang coba hingga 1 gram per kilogam tidak menyebabkan  efek samping<sup>(4)</sup>.</p>
<p>Penelitian  lainnya yang menggunakan tikus, pemberian ekstrak daun Pegagan menghasilkan kesimpulan bahwa Pegagan tidak mengganggu fungsi hepar<sup>(6)</sup>.</p>
<p><strong>6.Contoh penggunaan sebagai pengobatan alternatif (herbal)</strong></p>
<p>6.1.Darah tinggi (hipertensi):</p>
<p>20 lembar daun pegagan ditambah 3 gelas air, direbus sampai menjadi 3/4-nya.  Sehari diminum  3 x 3/4 gelas.</p>
<p>6.2.Wasir:</p>
<p>4-5 batang pegagan berikut akar-akarnya direbus dengan 2 gelas air selama ± 5 menit.  Minum rebusan ini selama beberapa hari.</p>
<p>6.3.Pembengkakan hati (hepatittis) :</p>
<p>240 gram &#8211; 600 gram pegagan segar direbus, minum secara rutin.</p>
<p>Kecuali 6.2. pengobatan di atas belum didukung oleh penelitian.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>6.Bahan bacaan</strong><strong></strong></p>
<p>1.<a href="http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=50">http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=50</a></p>
<p>2.<a href="http://www.mdpi.com/1420-3049/11/9/661/pdf">http://www.mdpi.com/1420-3049/11/9/661/pdf</a></p>
<p>3.<a href="http://openmed.nic.in/2039/01/Microsoft_Word_-_Centella_asiatica.pdf">http://openmed.nic.in/2039/01/Microsoft_Word_-_Centella_asiatica.pdf</a></p>
<p>4.<a href="http://www.indena.com/pdf/centella.pdf">http://www.indena.com/pdf/centella.pdf</a></p>
<p>5.<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pegagan">http://id.wikipedia.org/wiki/Pegagan</a></p>
<p>6.<a href="http://alumni.unair.ac.id/kumpulanfile/101829882_abs.pdf">http://alumni.unair.ac.id/kumpulanfile/101829882_abs.pdf</a></p>
<p>( Di down load tgl. 7 Desember 2010 )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/593/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/593/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/593/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=593&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/19/pegagan-centella-asiatica-linn-urb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LUPUS</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/11/lupus/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/11/lupus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 22:18:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[ACR]]></category>
		<category><![CDATA[butterfly]]></category>
		<category><![CDATA[discoid]]></category>
		<category><![CDATA[kupu]]></category>
		<category><![CDATA[Lupus]]></category>
		<category><![CDATA[malar]]></category>
		<category><![CDATA[rash]]></category>
		<category><![CDATA[sariawan]]></category>
		<category><![CDATA[SLE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=590</guid>
		<description><![CDATA[Lupus adalah penyakit radang khronik yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organnya (paru, ginjal, sistem pencernaan dll) sendiri. Sistem kekebalan tubuh adalah suatu sistem yang kompleks dalam tubuh yang berguna untuk memerangi infeksi karena virus atau bakteri. Penderita Lupus membuat anti bodi yang tidak normal dan malah menyerang tubuhnya sendiri bukan bakteri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=590&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lupus adalah penyakit radang khronik yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organnya (paru, ginjal, sistem pencernaan dll) sendiri. Sistem kekebalan tubuh adalah suatu sistem yang kompleks dalam tubuh yang berguna untuk memerangi infeksi karena virus atau bakteri. Penderita Lupus membuat anti bodi yang tidak normal dan malah menyerang tubuhnya sendiri bukan bakteri atau virus yang diserang. Karena anti bodi dapat menyebabkan inflamasi/radang dari bagian tubuh dimana saja, maka Lupus dapat menimbulkan tanda dan gejala yang bermacam-macam. Apabila hanya kulit yang diserang maka tipe ini disebut “discoid lupus”. Apabila organ tubuh seperti ginjal, sistem pencernaan, paru,  organ atau sistem lainnya yang diserang, tipe ini disebut “systemic lupus erythematosus (SLE)”. Ada Lupus yang timbul setelah mengkonsumsi obat tertentu, seperti hidralazine, quinidine, isoniazid, chlorpromazine, methyl dopa, interferon alfa, procainamide dan kemungkinan hydantoin dan oral kontrasepsi. Lupus tipe ini disebut ”drug induced lupus”, yang meliputi sekitar 5% dari penderita Lupus. Ada tipe lain yaitu yang diderita oleh bayi yang baru lahir. Tipe ini disebut “neonatal lupus”.</p>
<p><strong>2.Apa penyebab Lupus?</strong></p>
<p>Penyebab sebenarnya penyakit ini belum diketahui. Namun genetik, virus, sinar ultra violet dan obat tertentu turut berperan dalam penyakit ini. Lupus bisa diderita terutama oleh wanita (perbandingan antara wanita muda dan laki-laki  = 7:1), yang berumur antara 10 hingga 50 tahun. Di Amerika orang yang berkulit hitam lebih banyak menderita Lupus dibandingkan dengan yang berkulit putih, demikian pula turunan Hispanik dan Asia.</p>
<p>Kehamilan dapat memicu kambuhnya penyakit ini (flare) pada sebagian penderita SLE. Wanita yang menderita Lupus apabila hamil beresiko mengalami keguguran. Di Amerika diperkirakan 2 dari 10 kehamilan pada penderita Lupus mengalami tekanan darah tinggi (preeclampsia), dan 1 dalam 4 mengalami kelahiran prematur.</p>
<p><strong>3.Kapan seseorang dinyatakan menderita Lupus</strong></p>
<p>“The American College of Rheumatology (ACR)” telah membuat kriteria berdasarkan klinik dan pemeriksaan laboratorium untuk membantu menegakkan diagnosis. Apabila seseorang menderita atau memiliki 4 dari 11 kriteria pada waktu yang bersamaan atau tidak bersamaan namun menderita atau memilikinya dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, maka kemungkinan orang tersebut menderita penyakit Lupus (SLE). Ke sebelas kriteria tersebut adalah:</p>
<p>3.1.”Face rash”. Bercak merah pada kedua pipi yang dihubungkan dengan bercak pada hidung hingga kelihatan seperti kupu-kupu (malar rash = butterfly shape).</p>
<p>3.2.”Discoid rash”. Bercak merah dengan hiper atau hipo pigmentasi yang dapat menimbulkan parut kulit.</p>
<p>3.3.”Sun-related rash”. Bercak merah yang timbul setelah terpapar sinar matahari.</p>
<p>3.4.Timbul luka di dalam mulut (sariawan) yang tidak sakit.</p>
<p>3.5.Dua atau lebih persendian bengkak dan terasa sakit.</p>
<p>3.6.Bengkak dari bagian yang melapisi paru atau jantung.</p>
<p>3.7.Penyakit ginjal.</p>
<p>3.8.Penyakit yang menyerang syaraf sentral dengan adanya kejang-kejang atau psikosis.</p>
<p>3.9.Pada pemeriksaan darah didapatkan hitung sel darah merah yang rendah, rendah jumlah thrombosit atau rendah jumlah sel darah putih (leukopenia).</p>
<p>3.10.Pemeriksaan anti bodi terhadap inti sel yang positif (ANA test positive). Pemeriksaan ini apabila positif menunjukkan adanya penyakit auto immun.</p>
<p>3.11.Pada pemeriksaan darah lainnya yang menunjukkan adanya penyakit auto immun, seperti “positive double-stranded anti-DNA test, positive anti-Sm test, posotive anti-phospholid anti body test” atau “false-positive syphilis test”.</p>
<p><strong>4.Apa gejala lainnya yang mungkin timbul pada penderita Systemic Lupus Erythematosus?</strong></p>
<p>Adapun gejala atau tanda-tanda lainnya yang belum tercantum di atas, yang timbul akibat kelainan organ atau sistem atau gabungan keduanya adalah diantaranya:</p>
<p>4.1.Panas</p>
<p>4.2.Merasa lelah (fatigue)</p>
<p>4.3.Penurunan berat badan</p>
<p>4.4.Rambut rontok</p>
<p>4.5.Bernafas terasa berat</p>
<p>4.6.Sakit dada</p>
<p>4.7.Mudah mengalami perdarahan bawah kulit (bruising)</p>
<p>4.8.Menderita kecemasan atau depresi</p>
<p>4.9.Menjadi pelupa</p>
<p>4.10.Kuku tangan atau kaki menjadi pucat atau biru kalau kena dingin</p>
<p>4.11.Muka dan pergelangan kaki membengkak</p>
<p><strong>5.Usaha yang dapat meringankan penderita Lupus</strong></p>
<p>5.1.Penderita Lupus harus beristirahat yang cukup. Malam cukup tidur dan siang juga tidur seperlunya.</p>
<p>5.2.Hindari sinar matahari diantaranya dengan memakai topi yang lebar, lengan panjang, celana panjang dan memakai sun block pada bagian yang bisa terpapar sinar matahari, misalnyya telinga, dan punggung tangan</p>
<p>5.3.Melakukan olah raga ringan yang teratur</p>
<p>5.4.Jangan merokok</p>
<p>5.5.Makan makanan yang sehat (healthy diet). Makanan sehat ini menekankan perlunya buah dan sayuran. Demikian pula untuk menghindari tepung atau dari bahan yang dipoles berlebihan. Hindari makanan yang dapat memperburuk gejala Lupus. Namun demikian belum ditemukan makanan khusus yang dapat memperburuk gejala Lupus.</p>
<p>5.6.Hasil Penelitian terbatas menunjukkan bahwa minyak ikan (mengandung omega tiga) memberi harapan untuk penderita Lupus.</p>
<p><strong>6.Prognosis </strong></p>
<p>Dalam tahun-tahun terakhir keadaan penderita Lupus semakin membaik.  Di Amerika penderita Lupus yang bisa bertahan hidup 2 tahun sejak di diagnose menderita SLE mencapai antara 90  &#8211; 95%. Sedangkan 82 -90% bisa hidup 5 tahun, 71 – 80% hidup 10 tahun, 63 – 75% hidup 20 tahun. Namun demikian ada banyak faktor yang dapat memperpendek harapan hidup penderita SLE, diantaranya tingginya serum creatinin darah, tekanan darah tingi, anemi, protein urin 24 jam lebih dari 2,6 gram dan lain-lain. Apabila penderita SLE mengalami keadaan di atas, maka hanya 50% saya yang bisa hidup hingga 10 tahun.</p>
<p>Penyebab kematian tertinggi penderita SLE adalah infeksi dan gagal ginjal.<strong></strong></p>
<p><strong>7.Bahan bacaan</strong></p>
<p>1.<a href="http://www.mayoclinic.com/health/lupus/DS00115">http://www.mayoclinic.com/health/lupus/DS00115</a></p>
<p>2.<a href="http://www.medicinenet.com/systemic_lupus/article.htm">http://www.medicinenet.com/systemic_lupus/article.htm</a></p>
<p>3.<a href="http://emedicine.medscape.com/article/332244-overview">http://emedicine.medscape.com/article/332244-overview</a></p>
<p>4.<a href="http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000435.htm">http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000435.htm</a></p>
<p>5.Harrison’s Principles of Internal Medicine 15 Edition (311).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/590/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=590&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/11/lupus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ALLAH TEMPAT BERSANDAR</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/06/allah-tempat-bersandar/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/06/allah-tempat-bersandar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 22:27:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik Agama]]></category>
		<category><![CDATA[allah]]></category>
		<category><![CDATA[bersyukur]]></category>
		<category><![CDATA[bertafakkur]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Di malam hari Aku sendiri Terpapar angin malam Tiada cahaya, gelap kelam Sunyi sepi Tiada bunyi Detak nadi Terasa, teratur, terjaga rapi Jantungku berpacu masih Karena Engkau, Tuhanku Yang Pengasih Aku bersyukur Setelah lama aku bertafakkur Dalam kesendirianku Aku ingat akan Tuhanku Ya Allah, hanya kepada-Mu ku sandarkan Hari depan, setelah kematian<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=584&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di malam hari<br />
Aku sendiri</p>
<p>Terpapar angin malam<br />
Tiada cahaya, gelap kelam</p>
<p>Sunyi sepi<br />
Tiada bunyi</p>
<p>Detak nadi<br />
Terasa, teratur, terjaga rapi</p>
<p>Jantungku berpacu masih<br />
Karena Engkau, Tuhanku Yang Pengasih</p>
<p>Aku bersyukur<br />
Setelah lama aku bertafakkur</p>
<p>Dalam kesendirianku<br />
Aku ingat akan Tuhanku</p>
<p>Ya Allah, hanya kepada-Mu ku sandarkan<br />
Hari depan, setelah kematian</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/584/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/584/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=584&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/10/06/allah-tempat-bersandar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEKILAS TENTANG HALAL BI HALAL</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/09/28/sekilas-tentang-halal-bi-halal/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/09/28/sekilas-tentang-halal-bi-halal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 23:23:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik Agama]]></category>
		<category><![CDATA[al qur'anul karim]]></category>
		<category><![CDATA[halal bi halal]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[QS.quran]]></category>
		<category><![CDATA[suci]]></category>
		<category><![CDATA[taqwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=581</guid>
		<description><![CDATA[1.Sejarah halal bihalal Asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=581&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1.Sejarah halal bihalal</strong></p>
<p>Asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri.</p>
<p>Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam, dengan istilah halal bihalal. Kemudian instansi-instansi pemerintah/swasta juga mengadakan halal bihalal, yang pesertanya meliputi warga masyarakat dari berbagai pemeluk agama<sup>1</sup>.</p>
<p><strong>2.Makna Halal bi halal.</strong></p>
<p><strong>2.1.</strong>Menurut Dr. Quraish Shihab, kata halal memiliki dua makna. Pertama, memiliki arti &#8216;diperkenankan&#8217;. Dalam pengertian pertama ini, kata halal adalah lawan dari kata haram. Kedua, berarti kebaikan. Jadi, dalam hal ini, ukuran halal yang patut dijadikan pedoman, selain makna diperkenankan, adalah yang baik dan yang menyenangkan<sup>2</sup>.</p>
<p><strong>2.2.</strong>Dari segi bahasa, berarti &#8220;menyelesaikan problem&#8221;, &#8220;meluruskan benang kusut&#8221;, &#8220;melepaskan ikatan&#8221;, dan &#8220;mencairkan yang beku&#8221;<sup>3.</sup></p>
<p><strong>3.Hubungannya dengan Idul Fitri</strong></p>
<p><strong>3.1.Makna Idul Fitri </strong></p>
<p><strong>3.1.1.S</strong>alah satunya adalah<strong> </strong>kembali kepada fitrah, atau <strong>naluri</strong> religius. Hal ini sesuai dengan Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa tujuan puasa adalah agar orang yang melakukannya menjadi orang yang takwa atau meningkat kualitas religiusitasnya<sup>1</sup>.</p>
<p><strong>3.1.2</strong>.Arti yang lain adalah kembali kepada ke<strong>suci</strong>an, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanyalah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya<sup>2</sup>.</p>
<p><strong>3.1.3</strong>.Menurut ustat Drs. Fauzan (pengajian di Masjid Nurul Iman tgl. 5 September 2011), <strong>Id</strong> artinya <strong>hidangan </strong>mengambil sumber Al Qur’an 5:114. Tafsir Jalalain, Isa Putra Maryam berdoa, &#8220;Ya Tuhan kami! Turunkanlah kiranya kepada kami suatu <strong>hidangan</strong> dari langit yang hal itu bagi kami) artinya pada hari turunnya hidangan itu (menjadi <strong>hari raya</strong>) yang kami hormati dan kami muliakan (bagi orang-orang sezaman dengan kami dan bagi orang-orang yang datang sesudah kami) orang-orang yang akan datang sesudah kami (dan menjadi tanda kekuasaan Engkau) yang menunjukkan akan kekuasaan-Mu dan kenabianku (berilah kami rezeki) dengan hidangan tersebut (dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama.&#8221;). <strong>Fitri </strong>artinya Agama, Sunnah Allah, dan Ketetapan Allah (QS.30:030, 42:013, 33:038) Setelah kita digembleng selama satu bulan, kita menjadi orang yang bertaqwa (QS.3:134-135), diantaranya melaksanakan ketetapan Allah (perintah Allah), kita merayakan dengan makan-makan dari hidangan<strong> </strong>yang disediakan.</p>
<p><strong>3.2.Dalam perjalanan hidupnya karena banyak faktor manusia berbuat kesalahan.</strong> Kesalahan dengan sengaja atau tidak. Kesalahan terhadap Allah, diantaranya karena melanggar aturan Allah atau tidak melaksanakan perintah Allah. Kesalahan terhadap sesama manusia. Dalam rangka untuk menghapus dosa atas kesalahan terhadap sesama inilah diadakan Halal bi halal.</p>
<p>KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dalam Tradisi Lebaran, Tradisi Melebur Dosa (2006), dosa  yang berkaitan dengan sesama kita, antar kita, maka ampunan Allah bergantung pada pemaafan masing-masing yang bersangkutan. Apabila anda saya sakiti atau saya zalimi dan anda tidak memaafkan saya, Allah pun tidak akan mengampuninya sampai anda mau memaafkan saya<sup>4</sup>. (QS.3:148-149, 42:39-43, dan 49:12).</p>
<p><strong>4.Modal untuk saling memaafkan.</strong></p>
<p>Agar kita bisa saling memaafkan, kita harus memiliki sifat atau jiwa yang pemaaf. Mustahil kita bisa memaafkan seseorang apabila dalam hati kita masih bercokol, tersisa rasa dendam atau amarah. Kita menjalani perintah puasa agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Bertaqwa artinya diantaranya adalah bisa menahan amarah, bisa memaafkan kesalahan orang lain (QS.3:134).</p>
<p><strong>5.Acara malam ini.</strong></p>
<p>Marilah kita saling memaafkan dengan ikhlas, hapus segala macam dendam kesumat diantara kita. Marilah kita melihat kedepan, melupakan yang telah lalu yang telah membuat kita berselisih.</p>
<p><strong>6.Bahan rujukan</strong></p>
<p>Al Qur’anul Karim</p>
<p>1.<a href="http://tanbihun.com/sejarah/sejarah-asal-mula-halal-bihalal/">http://tanbihun.com/sejarah/sejarah-asal-mula-halal-bihalal/</a></p>
<p>2.<a href="http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=986&amp;Itemid=4">http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=986&amp;Itemid=4</a></p>
<p>3.<a href="http://buletin.melsa.net.id/lebaran1425/halalbihalal.html">http://buletin.melsa.net.id/lebaran1425/halalbihalal.html</a></p>
<p>4.<a href="http://moslembeliefs.info/halal-bi-halal/">http://moslembeliefs.info/halal-bi-halal/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/581/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/581/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/581/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=581&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/09/28/sekilas-tentang-halal-bi-halal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NOBLE CHARACTER</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/09/07/noble-character/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/09/07/noble-character/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 23:54:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik Agama]]></category>
		<category><![CDATA[character]]></category>
		<category><![CDATA[generous]]></category>
		<category><![CDATA[hanafi]]></category>
		<category><![CDATA[noble]]></category>
		<category><![CDATA[tolerance]]></category>
		<category><![CDATA[trusteeship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=578</guid>
		<description><![CDATA[Noble character becomes an important aspect in human life, both in his position as individuals, members of the community and as a nation. Strengthening of noble character considered strategic to address the moral problems amid the complexities of social life. Besides noble character can be a barometer of  pious in the face of the Divine [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=578&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Noble character becomes an important aspect in human life, both in his position as individuals, members of the community and as a nation. Strengthening of noble character considered strategic to address the moral problems amid the complexities of social life. Besides noble character can be a barometer of  pious in the face of the Divine and others, so a noble  person will get the name as pious person<sup>1</sup>.</p>
<p>What is morality? And what is the noble character?</p>
<p>According to Imam al-Ghazali, morality is a trait that is embedded in the soul of man, from which of good deeds formed easily. If the act is good and commendable by Islam Law it is called noble spirit and vice versa<sup>2</sup>.</p>
<p>Who has the noble character? What is one of the duties of our Prophet (Muhammad SAW.)?<br />
QS.68: 4. “And in fact you really have a certain character that noble”<sup>3</sup>.</p>
<p>QS.68: 4.” And verily, thou Muhammad on morals supreme”<sup>4</sup>. (“And lo! thou art of a tremendous nature”)<sup>4</sup>.</p>
<p>“Indeed, I was sent to perfect moral nobility”, (the main reason) (Hadith) 4.</p>
<p>What are noble character traits ?</p>
<p>The characteristics of people who have noble personality that include:</p>
<p>• Giving up his life in the world and the hereafter and is satisfied only by God.<br />
• There was never hostile or despised by others.<br />
• Not affected by the crimes of others.<br />
• Not having goals other than God.<br />
• Always act sweet face, honest, and faithful in friendship.<br />
• Friendly face.<br />
• Easy to forgive others.<br />
• May hold grudges.<br />
(From reference 3)<br />
• Generous.<br />
• Able to keep the mouth and genitalia (for good purpose and in married only).<br />
• Can be left lying even though he was joking (never say lie even a white lie).<br />
• Not arrogant.<br />
• Tawaddu &#8216;(humble self).<br />
• Knowledgeable (Al-Quran and Hadith, especially) and do not hide it but practice it, teach it.<br />
• Keep their promises.<br />
• Trusteeship<br />
• Istiqamah, upright in his stance not to be afraid and do not worry.<br />
• Tolerance.<br />
• Be grateful. &#8230;. give thanks to Me (God) and to your parents (QS.31: 12.14).<br />
• Hope and fear Allah.<br />
• Devoted, shy and wara &#8216;Wara&#8217; = to leave something that is not valuable<sup>5</sup>.<br />
• Resignation (submission to Allah).<br />
• Full of affection.<br />
• Prioritize others.<br />
• Fair in word and deed.<br />
(From reference 4)</p>
<p>References:</p>
<p>1.<a href="http://stain-samarinda.ac.id/rektorat/pena.pdf">http://stain-samarinda.ac.id/rektorat/pena.pdf</a>  Dr. Zurqoni, M.Ag (down load 21-8-2011)</p>
<p>2.<a href="http://www.jpm.gov.my/userfiles/file/Akhlak%20Mulia%20Peribadi%20Terpuji%20-%2016%20Februari%202011.pdf">http://www.jpm.gov.my/userfiles/file/Akhlak%20Mulia%20Peribadi%20Terpuji%20-%2016%20Februari%202011.pdf</a> (down load 21-8-2011).</p>
<p>3.Syekh Abdul Qadir Jaelani, 2010. Bekal yang Cukup Menuju Allah Azza wa Jalla. Cetakan kedua. P.T. Sahara Intisain. Jakarta. hal 518-520.</p>
<p>4.Izzudin Bulyqe, 1987. Pedoman orang Saleh. Cetakan pertama. P.T. Bina Ilmu. Surabaya. hal 300-462</p>
<p>5.<a href="http://ponpesariwani.blogspot.com/2010/01/arti-wara.html">http://ponpesariwani.blogspot.com/2010/01/arti-wara.html</a> (down load 21-8-2011)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/578/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=578&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/09/07/noble-character/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKHLAK MULYA (AGUNG)</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/08/22/akhlak-mulya-agung/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/08/22/akhlak-mulya-agung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 00:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial Politik Agama]]></category>
		<category><![CDATA[abdul qadir jaelani]]></category>
		<category><![CDATA[adil]]></category>
		<category><![CDATA[agung]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak mulya]]></category>
		<category><![CDATA[amanah]]></category>
		<category><![CDATA[istiqomah]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[taqwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[Akhlak mulia menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia, baik dalam posisinya sebagai individu, anggota masyarakat maupun sebagai bangsa. Penguatan akhlak mulia dinilai strategis untuk mengatasi problem moral ditengah kompleksitas kehidupan bermasyarakat. Selain itu akhlak mulia dapat menjadi barometer keshalehan seseorang di hadapan Ilahi dan sesama, karenanya seseorang yang berakhlak mulia akan mendapatkan sebutan dari masyarakat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=573&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhlak mulia menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia, baik dalam posisinya sebagai individu, anggota masyarakat maupun sebagai bangsa. Penguatan akhlak mulia dinilai strategis untuk mengatasi problem moral ditengah kompleksitas kehidupan bermasyarakat. Selain itu akhlak mulia dapat menjadi barometer keshalehan seseorang di hadapan <em>Ilahi </em>dan sesama, karenanya seseorang yang berakhlak mulia akan mendapatkan sebutan dari masyarakat sebagai <em>orang shaleh</em><sup>1</sup><em>.</em></p>
<p>Apakah akhlak itu?  Dan apakah akhlak yang mulya itu?</p>
<p>Menurut Imam Al-Ghazali, akhlak adalah sifat yang tertanam di dalam jiwa seseorang, dari padanyalah terbentuk perbuatan baik dengan mudah. Apabila perbuatan yang terkeluar itu baik dan terpuji menurut Syara’perbuatan itu dinamakan akhlak yang mulia dan begitulah sebaliknya<sup>2</sup>.</p>
<p>Siapakah yang mempunyai akhlak yang mulya? Apa diantara tugas Nabi kita?</p>
<p>QS.68:4. Dan sesungguhnya engkau benar-benar berakhlak yang agung<sup>3</sup>.</p>
<p>QS.68:4. Dan sesungguhnya engkau Muhammad di atas budi akhlak yang luhur<sup>4</sup>.</p>
<p>Sesungguhnya saya diutus untuk menyempurnakan akhlak budi luhur, budi yang utama (Hadis)<sup>4</sup>.</p>
<p>Apa ciri-ciri akhlak mulya itu?</p>
<p>Adapun ciri-ciri orang yang mempunyai akhlak yang mulya itu diantaranya adalah:</p>
<ul>
<li>Merelakan kehidupannya di dunia dan akhirat dan merasa puas hanya dengan Allah.</li>
<li>Tidak pernah memusuhi atau dimusuhi oleh orang lain.</li>
<li>Tidak terpengaruh dengan kejahatan orang lain.</li>
<li>Tidak mempunyai cita-cita selain Allah.</li>
<li>Selalu bermanis muka, berkata jujur, dan setia dalam bersahabat.</li>
<li>Beraut muka yang ramah.</li>
<li>Mudah memaafkan orang lain.</li>
<li>Dapat menahan amarah.</li>
</ul>
<p>(Dari rujukan 3)</p>
<ul>
<li>Dermawan.</li>
<li>Dapat menjaga mulut dan kemaluan.</li>
<li>Dapat meninggalkan dusta meskipun ia bergurau.</li>
<li>Tidak sombong.</li>
<li>Tawaddu’ (merendah diri).</li>
<li>Berilmu ( Al Quran dan Hadis, terumata) dan tidak menyembunyikannya namun mengamalkannya, mengajarkannya.</li>
<li>Menepati  janji.</li>
<li>Amanah.</li>
<li>Istiqamah, tegak dalam pendiriannya tidak merasa takut dan tidak merasa khawatir.</li>
<li>Sabar.</li>
<li>Bersyukur. …. bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu (QS.31:12,14).</li>
<li>Berharap dan takut kepada Allah.</li>
<li>Bertaqwa, malu dan wara’ Wara’ = meninggalkan sesuatu yang tidak berarti<sup>5.</sup></li>
<li>Tawakkal (berserah diri kepada Allah).</li>
<li>Penuh kasih sayang.</li>
<li>Mengutamakan orang lain.</li>
<li>Adil dalam kata dan perbuatan.</li>
</ul>
<p>(Dari rujukan 4)</p>
<p>Rujukan :</p>
<p>1.<a href="http://stain-samarinda.ac.id/rektorat/pena.pdf">http://stain-samarinda.ac.id/rektorat/pena.pdf</a>  Dr. Zurqoni, M.Ag (down load 21-8-2011)</p>
<p>2.<a href="http://www.jpm.gov.my/userfiles/file/Akhlak%20Mulia%20Peribadi%20Terpuji%20-%2016%20Februari%202011.pdf">http://www.jpm.gov.my/userfiles/file/Akhlak%20Mulia%20Peribadi%20Terpuji%20-%2016%20Februari%202011.pdf</a> (down load 21-8-2011).</p>
<p>3.Syekh Abdul Qadir Jaelani, 2010. Bekal yang Cukup Menuju Allah Azza wa Jalla. Cetakan kedua. P.T. Sahara Intisain. Jakarta. hal 518-520.</p>
<p>4.Izzudin Bulyqe, 1987. Pedoman orang Saleh. Cetakan pertama. P.T. Bina Ilmu. Surabaya. hal 300-462</p>
<p>5.<a href="http://ponpesariwani.blogspot.com/2010/01/arti-wara.html">http://ponpesariwani.blogspot.com/2010/01/arti-wara.html</a> (down load 21-8-2011)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/573/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/573/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=573&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/08/22/akhlak-mulya-agung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KUMIS KUCING (Orthosiphon aristatus (B1) Miq.)</title>
		<link>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/08/19/kumis-kucing-orthosiphon-aristatus-b1-miq/</link>
		<comments>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/08/19/kumis-kucing-orthosiphon-aristatus-b1-miq/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2011 00:47:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mohammad Hanafi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obat Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[anti radang]]></category>
		<category><![CDATA[flavonoid]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[java tea]]></category>
		<category><![CDATA[kalium]]></category>
		<category><![CDATA[kencing]]></category>
		<category><![CDATA[kidney tea]]></category>
		<category><![CDATA[kumis kucing]]></category>
		<category><![CDATA[myo inositol.asam urat]]></category>
		<category><![CDATA[Orthosiphon aristatus (B1) Miq]]></category>
		<category><![CDATA[remujung]]></category>
		<category><![CDATA[saluran]]></category>
		<category><![CDATA[saponin]]></category>
		<category><![CDATA[terpenoid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhanafi123.wordpress.com/?p=569</guid>
		<description><![CDATA[Sinonim : O. longiflorum, Ham. O. grandiflorum et aristatum, Bl. O. spiralis, Merr. O. stamineus, Benth. O. grandiflorus, Bold. Clerodendranthus spicatus (Thunb.) C.Y. Wu. Trichostemma spiralis, Lour. Nama lain : Mamang besar (Indonesia); Kutun, mamam, bunga laba-laba (Jawa), giri-giri marah (Sumatera), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan songot koceng (Madura); Mao Xu Cao (China).; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=569&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sinonim :</strong> O. longiflorum, Ham. O. grandiflorum et aristatum, Bl. O. spiralis, Merr. O. stamineus, Benth. O. grandiflorus, Bold. Clerodendranthus spicatus (Thunb.) C.Y. Wu. Trichostemma spiralis, Lour. <strong>Nama lain</strong> : Mamang besar (Indonesia); Kutun, mamam, bunga laba-laba (Jawa), giri-giri marah (Sumatera), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan songot koceng (Madura); Mao Xu Cao (China).; kidney tea plants/java tea (Inggris)<sup>1,2</sup>.</p>
<p><strong>1.Pendahuluan</strong></p>
<p>Tumbuh di dataran rendah dan daerah ketinggian sedang, antara 500 – 900 m apl (di atas permukaan laut, suhu 28 – 34, kelembaban sedang, dan tanah lempung berpasir.</p>
<p>Tanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Australia<sup>1,2</sup>.</p>
<p>Pada umumnya tanaman kumis kucing diperbanyak dengan stek batang atau stek cabang. Pilih batang atau cabang yang tidak terlalu tua, lalu dipotong menjadi stek-stek berukuran panjang 15 cm &#8211; 25 cm atau beruas sekitar 2 buku &#8211; 3 buku<sup>2</sup>.</p>
<p><strong>2.Bagian yang dipakai</strong></p>
<p>Seluruh tumbuhan, basah atau kering (dianginkan dahulu, lalu dijemur di panas matahari).</p>
<p><strong>3.Kandungan kimia</strong></p>
<p>Orthosiphon glikosida, zat samak, minyak atsiri, minyak lemak, flavonoid (sinensitin), terpenoids, saponin, sapofonin, garam kalium, myoinositol<sup>1,2,3,4,5</sup>.<strong></strong></p>
<p><strong>4.Manfaat medis</strong></p>
<p>Sebagai obat tradisional, Kumis kucing bisa untuk:</p>
<p>4.1. Mencegah terjadinya batu dalam saluran kencing</p>
<p>4.2. Menurunkan asam urat</p>
<p>4. 3.Peluruh air seni (Diuretic)</p>
<p>4.4.Menurunkan panas (anti piretik)</p>
<p>4.5.Anti hipertensi (menurunkan tekanan darah tinggi)</p>
<p>4.6.Anti radang (anti inflamasi)</p>
<p>4.7.Radang hepar (hepatitis, sakit kuning)</p>
<p><strong>5.Pemakaian</strong></p>
<p>Sebanyak 30 &#8211; 60 gr. (kering) atau 90 &#8211; 120 gr (basah) direbus, atau yang kering/basah diseduh sebagai teh.</p>
<p><strong>6.Penelitian</strong></p>
<p>Dalam kepustakaan yang nomer 6 dan no.7 terdapat daftar laporan hasil penelitian dari seluruh dunia.</p>
<p>6.1.Penelitian dengan memakai tikus percobaan yang diberi ekstrak campuran air dan metanol dari Kumis kucing menyimpulkan dapat sebagai peluruh seni (diuretik) dan dapat menurunkan asam urat darah<sup>8</sup>.</p>
<p>6.2.Ekstrak etanol Kumis kucing dapat melindungi hepar dari bahan kimia yang meracuni hepar/liver pada tikus<sup>9,10</sup>.</p>
<p><strong>7.Efek samping</strong></p>
<p>Pemakaian yang lama dengan dosis tinggi, menyebabkan menurunnya kadar natrium darah, meningkatnya serum fosfatase alkali (mungkin ada kelainan hepar), dan kelainan anatomi ginjal (hydrocalyx)  pada tikus percobaan<sup>7</sup>.</p>
<p>Untuk kehati-hatian maka dengan ini tidak dianjurkan minum terlalu lama dengan dosis yang melebihi kebutuhan dari rebusan Kumis kucing.</p>
<p><strong>8.Kepustakaan</strong></p>
<p>1.<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kumis_kucing">http://id.wikipedia.org/wiki/Kumis_kucing</a></p>
<p>2.<a href="http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=44">http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=44</a></p>
<p>3.<a href="http://www.warintek.ristek.go.id/pertanian/kumis_kucing.pdf">http://www.warintek.ristek.go.id/pertanian/kumis_kucing.pdf</a></p>
<p>4.<a href="http://www.asiamaya.com/jamu/isi/kumiskucing_orthosiphon%20aristatus.htm">http://www.asiamaya.com/jamu/isi/kumiskucing_orthosiphon%20aristatus.htm</a></p>
<p>5.<a href="http://portal.ics.trieste.it/MAPs/MedicinalPlants_Plant.aspx?id=636">http://portal.ics.trieste.it/MAPs/MedicinalPlants_Plant.aspx?id=636</a></p>
<p>6.<a href="http://www.ema.europa.eu/docs/en_GB/document_library/Herbal_-_List_of_references_supporting_the_assessment_report/2011/05/WC500106883.pdf">http://www.ema.europa.eu/docs/en_GB/document_library/Herbal_-_List_of_references_supporting_the_assessment_report/2011/05/WC500106883.pdf</a></p>
<p>7.<a href="http://www.stuartxchange.org/KablingGubat.html">http://www.stuartxchange.org/KablingGubat.html</a></p>
<p>8.<a href="http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0378874108002080">http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0378874108002080</a></p>
<p>9.<a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3106356/">http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3106356/</a></p>
<p>10.<a href="http://www.phcogres.com/article.asp?issn=0974-8490;year=2009;volume=1;issue=2;spage=53;epage=58;aulast=Chin">http://www.phcogres.com/article.asp?issn=0974-8490;year=2009;volume=1;issue=2;spage=53;epage=58;aulast=Chin</a></p>
<p>(Di download  12 &#8211; 7 s/d 15 &#8211; 8 – 2011 )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhanafi123.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhanafi123.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhanafi123.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhanafi123.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhanafi123.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhanafi123.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhanafi123.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhanafi123.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhanafi123.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhanafi123.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhanafi123.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhanafi123.wordpress.com/569/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhanafi123.wordpress.com/569/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhanafi123.wordpress.com/569/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhanafi123.wordpress.com&amp;blog=11015334&amp;post=569&amp;subd=mhanafi123&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhanafi123.wordpress.com/2011/08/19/kumis-kucing-orthosiphon-aristatus-b1-miq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2058453775c004f6aab360d56da70679?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
